{"id":14722,"date":"2023-10-05T05:41:05","date_gmt":"2023-10-04T22:41:05","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/?p=14722"},"modified":"2023-10-02T15:40:07","modified_gmt":"2023-10-02T08:40:07","slug":"apa-itu-security-operation-center-soc","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/apa-itu-security-operation-center-soc\/","title":{"rendered":"Apa Itu Security Operation Center (SOC), Fungsi, dan Perbedaan SOC dengan NOC"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400\">Di balik strategi keamanan server, ada yang namanya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Security Operation Center<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> (SOC). Bentar deh, ada yang masih bingung dengan istilah SOC? Udah, tak usah lama bingungnya, langsung simak saja yuk <\/span><b>Apa Itu Security Operation Center (SOC), Fungsi, dan Perbedaan SOC dengan NOC<\/b><\/p>\n<h2><b>Apa Itu SOC?<\/b><\/h2>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">Security Operation Center <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">atau SOC adalah pusat komando keamanan siber yang bekerja untuk menjaga server perusahaan dari serangan online. Di dalamnya, ada tim ahli yang sangat paham tentang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">cyber security<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dan memiliki kemampuan khusus yang spesifik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Tim SOC terdiri dari beberapa orang yang memiliki peran berbeda. Ada yang disebut SOC Manager yang bertanggung jawab untuk mengatur semua operasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Selanjutnya ada SOC Analyst, yang dibagi menjadi tiga tingkatan, yaitu Tier 1, Tier 2, dan Tier 3. Mereka yang berada di Tier 1 biasanya menangani pemantauan dan deteksi awal ancaman.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Tier 2 dan Tier 3 lebih fokus pada menganalisis dan mengatasi masalah yang lebih kompleks. Trus, ada juga Security Engineer yang membantu memastikan keamanan infrastruktur teknis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Jika ada tanda-tanda potensi ancaman, SOC Analyst dan Security Engineer segera memberi tahu SOC Manager. Lalu SOC Manager bertanggung jawab mengorganisir respons terhadap ancaman tersebut dan memberi laporan kepada CISO (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Chief Information Security Officer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">) perusahaan.<\/span><\/p>\n<h2><b>Fungsi SOC<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Berikut ini beberapa fungsi dari SOC:\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>Mendeteksi dan merespon ancaman secara akurat<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Tim SOC adalah sekelompok ahli di bidang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">cyber security <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">yang sangat berpengalaman. Mereka memiliki kemampuan khusus untuk mendeteksi potensi ancaman siber dan meresponsnya dengan sangat cepat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Melalui pengetahuan dan keterampilan mereka, kalian dapat merasa aman karena ada tim yang selalu berjaga-jaga untuk melindungi perusahaan kalian dari bahaya siber.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>Langkah preventif menjaga keamanan siber<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Menjaga keamanan siber perusahaan sebelum serangan siber benar-benar terjadi merupakan langkah yang sangat penting. Jika perusahaan kalian tetiba diserang oleh penjahat siber, resiko yang akan dihadapi tentu besar dan merugikan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mencegah serangan siber adalah dengan memiliki <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Security Operation Center<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> atau SOC.<\/span><\/p>\n<h3><b>Melindungi keamanan data pelanggan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Seringnya, data perusahaan menjadi sasaran empuk bagi penjahat siber yang ingin mencuri atau merusaknya, seperti yang sering disebut dengan Data Breach.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Tak usah khawatir karena SOC akan menjaga data perusahaan kalian. Mereka akan melindungi data-data penting, seperti data pelanggan, informasi tentang karyawan, data keuangan, dan masih banyak lagi.<\/span><\/p>\n<h3><b>Mengurangi risiko perusahaan terpapar kejahatan siber<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">SOC bisa mendeteksi dan menghentikan serangan siber sebelum mereka merusak server perusahaan kalian.Selain itu, kehadiran SOC juga membantu para pekerja untuk lebih waspada terhadap keamanan siber.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Tugas dan Peran SOC<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Berikut ini tugas dan peran SOC yang perlu kalian ketahui:<\/span><\/p>\n<h3><b>Mengumpulkan aset perusahaan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">SOC memulai untuk melindungi perusahaan dengan mengumpulkan semua informasi tentang perangkat dan sistem yang digunakan oleh perusahaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Caranya adalah menghitung semua peralatan yang dimiliki di perusaan untuk memastikan semuanya aman dan berjalan dengan baik. Melalui daftar lengkap tersebut, SOC bisa lebih mudah memantau dan menjaga agar semua yang ada di dalam jaringan perusahaan berjalan dengan aman.<\/span><\/p>\n<h3><b>Memantau infrastruktur perusahaan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Tugas penting selanjutnya adalah SOC akan terus-menerus mengawasi semua infrastruktur ini selama 24 jam setiap hari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">SOC juga aktif mencari tanda-tanda aktivitas yang mencurigakan. Jadi, jika ada sesuatu yang aneh atau tidak seharusnya terjadi, SOC akan segera mengambil langkah-langkah untuk mengatasi masalah tersebut.<\/span><\/p>\n<h3><b>Menganalisis log aktivitas<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Tugas lain dari SOC adalah memantau dan menganalisis semua catatan aktivitas dan komunikasi yang terjadi di server perusahaan. Melalui catatan-catatan tersebut, mereka dapat dengan cepat mendeteksi jika ada tanda-tanda ancaman keamanan siber yang mencurigakan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Jadi, saat ada ancaman keamanan yang datang, tim SOC akan segera mengetahui dan segera mengambil tindakan untuk melindungi perusahaan dari serangan tersebut.<\/span><\/p>\n<h3><b>Membuat peraturan dan peringatan keamanan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Salah satu tugas tim <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Security Operation Center<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> (SOC) adalah membuat aturan-aturan khusus yang membantu menjaga sistem agar tetap aman. Mereka juga bekerja untuk membuat peringatan keamanan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Ketika ada aktivitas yang mencurigakan atau kemungkinan ancaman siber, mereka akan menghasilkan peringatan untuk memberitahu semua orang dalam perusahaan bahwa ada potensi masalah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Peringatan tersebut memiliki tingkat bahaya yang berbeda-beda. Artinya, mereka akan menilai seberapa serius ancaman tersebut dan peringatan akan diberi peringkat sesuai dengan tingkat bahayanya.<\/span><\/p>\n<h3><b>Menangani dan menganalisis insiden<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Saat perusahaan mengalami serangan siber, tim di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Security Operation Center<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> (SOC) akan menjadi penyelamat dalam situasi tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Mereka siap untuk menghadapi serangan tersebut dan melakukan segala upaya untuk membatasi kerusakan yang dapat ditimbulkan oleh serangan tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Setelah serangan siber terjadi dan situasi sudah terkendali, tim SOC tidak berhenti di situ, ya. Mereka akan melakukan analisis pasca serangan untuk memahami dengan lebih baik bagaimana serangan tersebut kok bisa terjadi, apa saja yang sudah terkena dampak, dan apa yang dapat dipelajari dari situasi tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Selain itu, tim SOC\u00a0 akan melakukan tindakan preventif. Langkah yang mereka lakukan mencakup pembaruan perangkat lunak, mengubah konfigurasi sistem, atau memberi pelatihan tambahan kepada karyawan agar lebih waspada terhadap ancaman siber.<\/span><\/p>\n<h2><b>Perbedaan SOC dengan NOC<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Berikut ini beberapa perbedaan antara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Security Operation Center<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> (SOC) dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Network Operation Center<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> (NOC)<\/span><\/p>\n<h3><b>Tujuan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pada dasarnya NOC dan SOC bersama-sama menjaga agar jaringan perusahaan berjalan dengan baik, ada perbedaan penting terkait bagaimana mereka melakukannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">NOC (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Network Operations Center<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">) lebih fokus untuk memastikan bahwa jaringan beroperasi dengan lancar selama kondisi normal. Mereka bertanggung jawab untuk menjaga jaringan agar tetap sesuai dengan SLA (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Service Level Agreement<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">) dan mengatasi masalah yang berkaitan dengan gangguan alami, seperti pemadaman layanan atau dampak bencana alam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sedangkan SOC (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Security Operation Center<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">) bekerja keras untuk melindungi jaringan dan operasi bisnis dari ancaman siber. Mereka mengawasi dan mendeteksi aktivitas yang mencurigakan yang bisa menjadi tanda serangan siber dan bertindak untuk mencegah atau menghentikan serangan tersebut sebelum menyebabkan kerusakan serius.<\/span><\/p>\n<h3><b>Adversaries<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">NOC dan SOC memiliki tujuan yang sama, yaitu melindungi jaringan perusahaan dari gangguan tetapi mereka menghadapi musuh yang berbeda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">NOC fokus pada mencegah gangguan yang berasal dari peristiwa alami atau nonmanusia. Sedangkan SOC menghadapi ancaman yang berasal dari manusia, seperti peretas atau penjahat siber.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>Keterampilan yang Dibutuhkan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Analis NOC dan SOC memiliki banyak keterampilan yang sama dalam mengawasi jaringan namun cara mereka menerapkan keterampilan tersebut dan fokusnya, tentu berbeda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Analis NOC menggunakan keterampilan pemantauan jaringan untuk mengatasi masalah yang umumnya berkaitan dengan gangguan alami atau masalah teknis dalam infrastruktur jaringan. Selain itu, analis NOC juga lebih cenderung untuk meningkatkan kinerja jaringan dan perangkat yang digunakan dalam operasi bisnis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Di sisi lain, analis SOC punya tanggung jawab yang fokus untuk melindungi organisasi dari ancaman yang berasal dari manusia, seperti peretas atau penjahat siber.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Mereka harus memiliki kemampuan untuk memahami cara pelaku siber beroperasi dan untuk mengatasi serangan siber yang rumit dan disengaja yang mungkin merusak sistem perusahaan.<\/span><\/p>\n<h2><b>Sudah Paham tentang Security Operation Center (SOC), kah?<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Jadi, bisa disimpulkan bahwa Security Operation Center atau SOC merupakan pusat komando keamanan siber yang bekerja untuk menjaga server perusahaan dari serangan online. Tentunya ada tim ahli yang sangat paham tentang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">cyber security<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Gunakan<\/span><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/cloud-vps\/\"> <span style=\"font-weight: 400\">layanan Cloud VPS<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\"> dari Jetobit, yuk. Cepat, handal, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">scalable,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dan terjangkau untuk setiap inovasi yang kalian bangun dan kembangkan. Jetorbit menyediakan layanan Cloud VPS dengan Storage NVME yang jauh lebih unggul dari<\/span><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/ssd-sata-vs-nvme-vs-m-2-apa-perbedaannya\/\"> <span style=\"font-weight: 400\">SSD<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\"> biasa + RAM yang lebih besar! Jetorbit Cloud VM menggunakan 100% pure NVMe, Intel CPU dan ECC RAM untuk mendapatkan performa terbaik. <\/span><b>Yuk<\/b> <b>Deploy Cloud VPS Kalian Hanya Dalam 35 Detik..!<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Semoga bermanfaat dan tunggu info-info menarik lainnya dari kami, ya \ud83d\ude42<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di balik strategi keamanan server, ada yang namanya Security Operation Center (SOC). Bentar deh, ada yang masih bingung dengan istilah SOC? Udah, tak usah lama bingungnya, langsung simak saja yuk Apa Itu Security Operation Center (SOC), Fungsi, dan Perbedaan SOC dengan NOC Apa Itu SOC? Security Operation Center atau SOC adalah pusat komando keamanan siber &#8230; <a title=\"Apa Itu Security Operation Center (SOC), Fungsi, dan Perbedaan SOC dengan NOC\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/apa-itu-security-operation-center-soc\/\" aria-label=\"Read more about Apa Itu Security Operation Center (SOC), Fungsi, dan Perbedaan SOC dengan NOC\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":14727,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"generate_page_header":"","footnotes":""},"categories":[25],"tags":[750,283,5360,7,5362,5363,752,5361],"class_list":["post-14722","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info","tag-apa-itu-soc","tag-domain-murah","tag-fungsi-soc","tag-hosting-murah","tag-peran-soc","tag-perbedaan-soc-dengan-noc","tag-soc-adalah","tag-tugas-soc","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14722","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14722"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14722\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14797,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14722\/revisions\/14797"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14727"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14722"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14722"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14722"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}