{"id":14201,"date":"2023-07-05T03:12:00","date_gmt":"2023-07-04T20:12:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/?p=14201"},"modified":"2023-06-21T08:54:29","modified_gmt":"2023-06-21T01:54:29","slug":"apa-itu-dhcp-client","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/apa-itu-dhcp-client\/","title":{"rendered":"Apa Itu DHCP Client, Fungsi, dan Cara Konfigurasinya"},"content":{"rendered":"\n<p>DHCP client adalah hal yang sangat penting dalam sistem kerja perangkat terutama dalam koneksi internet. Okay deh, tak usah pakai lama, langsung simak yuk <strong>Apa Itu DHCP Client, Fungsi, dan Cara Konfigurasinya<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Pengertian DHCP Client<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>DHCP <em>client <\/em>merupakan layanan yang menerima pengalokasian alamat IP yang telah diberikan DHCP server. Sehingga, nantinya perangkat yang terhubung bisa terkoneksi ke dalam jaringan dengan mudah.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Fungsi DHCP Client<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>DHCP <em>client <\/em>akan berfungsi dalam memastikan supaya perangkat yang terhubung di sebuah jaringan memperoleh alamat IP sesuai dengan yang diberikan server. Makanya, dapat diketahui bahwa <a href=\"https:\/\/learn.microsoft.com\/en-us\/windows-server\/networking\/technologies\/dhcp\/dhcp-top\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">DHCP <\/a><em>client <\/em>ini bersifat meminta atau <em>request <\/em>kepada DHCP server. Jadi, DHCP <em>client <\/em>tidak akan bisa berfungsi tanpa adanya DHCP server.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Tahapan pada DHCP Server dan DHCP Client<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut ini akan dijelaskan apa yang terjadi pada DHCP server dan DHCP <em>client <\/em>saat bekerja:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><strong>IP least Request. <\/strong>Pada tahapan ini, semua perangkat klien baik itu handphone, komputer, dan yang lainnya akan meminta alamat IP ke server.<\/li><li><strong>IP least offer.<\/strong> Selanjutnya, DHCP server akan memberikan alamat IP ke <em>client <\/em>sesuai daftar yang tersedia.<\/li><li><strong>IP lease selection.<\/strong> <em>Client <\/em>akan melakukan penawaran atau memilih pada server yang pertama diterima dan selanjutnya mengirim <em>broadcast <\/em>berisi pesan <em>client <\/em>telah menyetujui peminjaman atau penawaran IP yang sudah diberikan DHCP server.<\/li><li><strong>IP Lease Acknowledge. <\/strong>Pada tahapan ini, DHCP server akan menerima pesan dari DHCP <em>client <\/em>dan selanjutnya membalas dengan konfirmasi alamat IP serta informasi lain yang dibutuhkan kepada klien yang dinamakan juga dengan paket <em>acknowledge <\/em>atau <em>ACKnowledgment <\/em>(DHCPACK).&nbsp;<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cara Konfigurasi DHCP Client dan Server<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Nah, selanjutnya penting juga untuk mengatur atau melakukan konfigurasinya. Untuk melakukan konfigurasi ini pada dasarnya tidak terlalu sulit, kok. Kalian cukup perlu mengatur angka lalu diterapkan ke jaringan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Pengaturan pada DHCP Server<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Misalnya, akan diterapkan cara pengaturan pada modem ZTE f609. Berikut ini langkah-langkah untuk konfigurasi pada modem atau router:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Ketikanlah alamat IP gateway modem pada browser dan selanjutnya tekan enter.<\/li><li>Berikutnya, <em>login <\/em>memakai <em>username <\/em>serta <em>password <\/em>yang tersedia.<\/li><li>Carilah fitur DHCP server yang terletak pada menu network =&gt; LAN.<\/li><li>Pastikanlah kalian mengaktifkan DHCP server dahulu. DHCP start IP <em>address <\/em>artinya alamat DHCP bisa dimulai dari angka tersebut.<\/li><li>Selanjutnya, End IP address artinya menunjukkan alamat terakhir yang akan dipakai klien.<\/li><li>Bisa juga diatur alamat tersebut contohnya 192.168.2.1 pada LAN IP Address-nya lalu Start IP Address adalah 192.168.2.2 serta End IP Address-nya adalah 192.168.2.253.<\/li><li>Jika sudah, silakan simpan pengaturan.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Pengaturan Pada DHCP Client<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/apa-itu-dhcp\/#perbedaan-dhcp-server-dan-dhcp-client\">Perbedaan DHCP server dan DHCP <em>client<\/em><\/a><em> <\/em>kan sudah kalian ketahui dan pada DHCP client, bisa dilakukan pengaturan berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Masuk ke <em>control panel <\/em>lalu pilih internet <em>network <\/em>yang <em>sharing center<\/em>.<\/li><li>Pilih adapter <em>setting <\/em>dan klik dua kali pada jaringan yang dipakai yaitu nirkabel atau ethernet.<\/li><li>Klik <em>properties <\/em>dan <em>scroll <\/em>sampai menemukan Internet Protocol Version 4 (TCP\/IPv4) dan klik dua kali.<\/li><li>Klik pada Obtain an IP<em> address automatically<\/em> serta pada&nbsp; Obtain DNS server <em>address automatically<\/em>.<\/li><li>Pilih OK.&nbsp;<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Selanjutnya, untuk memastikan apakah sudah berfungsi dapat dicek pada sisi klien dengan cara berikut ini:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Bukalah CMD di Windows.<\/li><li>Ketik ipconfig kemudian tekan enter.<\/li><li>Carilah ipv4 address dan di sini alamat yang diperoleh misalnya 192.168.1.10 kemudian pada DHCP server misalnya 192.168.1.1. Jika <em>network <\/em>sama, artinya sudah berhasil.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Simpulan<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Okay, jadi bisa dibilang bahwa pembahasan tentang DHCP client adalah hal yang penting dan sama pentingnya dengan DHCP server. DHCP tersebut umumnya dikelola <em>network administrator<\/em> jangan mengatur sistem penyewaan serta batas waktu peminjaman IP <em>address<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Semoga bermanfaat dan tunggu info-info menarik lainnya dari kami, ya \ud83d\ude42<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>DHCP client adalah hal yang sangat penting dalam sistem kerja perangkat terutama dalam koneksi internet. Okay deh, tak usah pakai lama, langsung simak yuk Apa Itu DHCP Client, Fungsi, dan Cara Konfigurasinya Pengertian DHCP Client DHCP client merupakan layanan yang menerima pengalokasian alamat IP yang telah diberikan DHCP server. Sehingga, nantinya perangkat yang terhubung bisa &#8230; <a title=\"Apa Itu DHCP Client, Fungsi, dan Cara Konfigurasinya\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/apa-itu-dhcp-client\/\" aria-label=\"Read more about Apa Itu DHCP Client, Fungsi, dan Cara Konfigurasinya\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":14203,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"generate_page_header":"","footnotes":""},"categories":[25],"tags":[4964,4735,283,4962,7,4961,4963],"class_list":["post-14201","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info","tag-cara-konfigurasi-dhcp-client","tag-dhcp-client","tag-domain-murah","tag-fungsi-dhcp-client","tag-hosting-murah","tag-pengertian-dhcp-client","tag-tahapan-dhcp-client","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14201","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14201"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14201\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14205,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14201\/revisions\/14205"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14203"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14201"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14201"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14201"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}