{"id":14174,"date":"2023-06-18T04:00:00","date_gmt":"2023-06-17T21:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/?p=14174"},"modified":"2023-06-14T16:08:13","modified_gmt":"2023-06-14T09:08:13","slug":"pengertian-zero-day-attack","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/pengertian-zero-day-attack\/","title":{"rendered":"Pengertian Zero Day Attack, Cara Kerja, dan Cara Menghindarinya"},"content":{"rendered":"\n<p>Mengenal <em>zero day attack<\/em> sebaai kejahatan siber itu sangat dibutuhkan, loh. Apakah sebagian dari kalian masih bertanya-tanya, sebenarnya <em>zero day attack<\/em> itu apa dan bagaimana serangan ini dapat mengancam keamanan data serta perangkat lunak? Tak usah pakai lama, langsung simak yuk <strong>Pengertian Zero Day Attack, Cara Kerja, dan Cara Menghindarinya<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Pengertian Zero Day Attack<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Zero day attack <\/em>adalah jenis serangan siber yang dilakukan dengan cara memanfaatkan celah keamanan yang ada pada suatu perangkat lunak, tanpa diketahui oleh si pengembangnya. <em>Hacker <\/em>yang menggunakan metode ini nantinya akan mengeksploitasi kerentanan tersebut sebelum diperbaiki oleh pihak pengembangnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Wait, kenapa diberi nama <em>zero day attack<\/em>? FYI, istilah <em>zero day<\/em> itu sebetulnya merujuk pada waktu penyerangan yang dilakukan sehingga pengembang atau korbannya hanya memiliki waktu nol hari atau tidak memiliki waktu untuk mengatasinya.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam beberapa kasus, kadang <em><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/pengertian-hacker-dan-tips-menghindari-serangan-hacker\/\">hacker <\/a><\/em>sudah tahu lebih dulu bahwa si pengembang akan melakukan perbaikan. Jadi sebelum itu, <em>hacker <\/em>akan melakukan eksploitasi dulu.<\/p>\n\n\n\n<p>Ada banyak kasus yang membuat kejahatan siber <em>zero day<\/em> ini terjadi, yakni saat pengembang sedang mendalami apa saja kekurangan dari aplikasi tersebut dan saat pengembang memang tidak sadar bahwa adanya celah keamanan perangkat lunak yang membuat <em>hacker <\/em>mudah untuk melakukan eksploitasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, penyebab umum terjadinya <em>zero day attack<\/em> ini adalah data yang tidak terenkripsi, algoritma yang sudah rusak, <em>password <\/em>yang tidak kuat lagi, dan lain-lain.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Istilah Dalam Zero Day<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Yuk kenali beberapa istilah yang ada guna membedakan tipe penyerangan yang terjadi:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><strong>Zero Day Vulnerability<\/strong>. Serangan ini menyerang titik kelemahan dalam sebuah perangkat lunak. Peretas atau <em>hacker <\/em>melakukan penyerangan ini atas dasar ketidaktahuan dari pengembang terkait <em>bug <\/em>yang ada pada <em>software<\/em>. Penyerangan ini juga dinilai sering berpeluang sukses karena pengembang tidak bisa mengatasinya.<\/li><li><strong>Zero Day Exploit<\/strong>. Istilah zero day exploit terjadi karena <em>hacker <\/em>melakukan penyerangan ke perangkat lunak, tanpa mengetahui kelemahan dari perangkat lunak itu sendiri. Di sini peretas akan bekerja dengan membobol segala aspek-aspek penting yang ada pada <em>software<\/em>.<\/li><li><strong>Zero Day Attack<\/strong>. <em>Hacker <\/em>melakukan peretasan pada perangkat lunak karena adanya kelemahan tetapi pengembang belum menyadari dengan kelemahan <em>software <\/em>tersebut.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cara Kerja Zero Day Attack<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Zero day attack<\/em> adalah sebuah jenis serangan <em>cyber <\/em>yang bekerja tanpa sepengetahuan pengembangnya. Berikut ini cara kerja <em>zero day attack<\/em> yang perlu kalian ketahui.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Mencari Celah Keamanan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Hacker <\/em>yang melakukan <em>zero day attack<\/em> akan memulai dengan mencari celah keamanan pada perangkat lunak yang dikembangkan oleh para ahli atau pengembang.<\/p>\n\n\n\n<p>Mereka sungguh licin sebab mampu menemukan kelemahan ini sebelum pengembang menyadarinya. Inilah mengapa para pengembang sering terjebak dalam situasi sulit, berusaha mengejar ketertinggalan dari para <em>hacker <\/em>yang mahir.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Membuat atau Menggunakan Kode yang Dibeli<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah menemukan celah keamanan, <em>hacker <\/em>akan melanjutkan dengan membuat atau menggunakan kode yang telah dibeli dari <em>dark web<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Kode-kode ini merupakan senjata mereka untuk mencuri data berharga dan merusak sistem yang telah dibangun dengan susah payah.<\/p>\n\n\n\n<p>Memanfaatkan kelemahan yang ditemukan, <em>hacker <\/em>melancarkan serangannya dengan kemahiran yang mengkhawatirkan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Melakukan Teknik-Teknik Penyerangan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Untuk mencapai kesuksesan, <em>hacker <\/em>menggunakan berbagai teknik <em>zero day attack <\/em>yang licik. Salah satunya adalah <em>phishing<\/em>, yang mana mereka memanfaatkan kecerobohan pengguna dengan mengirimkan pesan atau email palsu yang tampak meyakinkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Melalui <em>phishing<\/em>, <em>hacker <\/em>mengarahkan korban untuk mengakses file yang ternyata berisi <em>malware <\/em>yang berbahaya. Selain itu, <em>hacker <\/em>juga menggunakan<em> social engineering<\/em> untuk memanipulasi dan mempengaruhi korban agar memberikan akses pada data atau sistem yang diinginkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Mereka menggunakan trik psikologis dan informasi yang mereka kumpulkan untuk menciptakan situasi yang menguntungkan bagi serangan mereka.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cara Mengidentifikasi Zero Day Attack<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Zero day attack<\/em> bisa diidentifikasi melalui beberapa teknik dan pendekatan seperti yang akan dijelakan berikut ini:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Teknik Deteksi Berdasarkan Statistik<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Hal ini melibatkan analisis data historis dan pola serangan untuk mengenali kemungkinan adanya serangan <em>zero day attack<\/em> yang sedang terjadi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Teknik Deteksi Berdasarkan Signature<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Hal ini mencakup pemantauan dan pencocokan pola tanda tangan serangan yang diketahui dengan aktivitas yang mencurigakan dalam jaringan. Jika ada kecocokan, serangan dapat terdeteksi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Teknik Deteksi Berdasarkan Perilaku<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Hal ini melibatkan pemantauan aktivitas yang tidak biasa atau mencurigakan dalam jaringan, seperti perilaku anomali pada lalu lintas data atau perubahan yang signifikan dalam pola penggunaan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Teknik Hybrid<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Menggabungkan pendekatan berbasis statistik dan tanda tangan untuk meningkatkan kemampuan mendeteksi <em>zero day attack<\/em>. Dengan kombinasi ini, sistem dapat mencapai tingkat pendeteksian yang baik dan tingkat<em> false alarm<\/em> yang rendah.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cara Menghindari Zero Day Attack<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Selanjutnya, apa yang harus dilakukan untuk menghindarinya? Berikut ini penjelasan lengkap dan informasinya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Penetration testing<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Penetration testing<\/em> adalah kegiatan yang mana seseorang mencoba mensimulasikan serangan yang bisa dilakukan terhadap jaringan organisasi atau perusahaan tertentu untuk menemukan kelemahan yang ada pada sistem jaringan tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan melakukan <em>penetration testing<\/em> ini, kalian bisa menemukan sekaligus mencari kelemahan dalam sistem perangkat sehingga bisa dilakukan perbaikan sesegera mungkin oleh pihak pengembangnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Rutin memperbarui software<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Langkah kedua yang bisa dilakukan untuk menghindari <em>zero day attack<\/em> adalah rutin memperbarui <em>software <\/em>dan sistem operasi yang digunakan. Makanya, tingkat keamanan dalam perangkat bisa terus meningkat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Gunakan aplikasi sesuai kebutuhan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Beberapa orang sering menggunakan aplikasi secara mubazir. Artinya, banyak aplikasi yang diunduh tetapi jarang digunakan. Kondisi ini tentu memicu terjadinya serangan <em>zero day attack<\/em>. Oleh karena itu, silakan coba gunakan aplikasi yang memang sesuai dengan kebutuhan. Dengan begitu, risiko keamanan agar terhindar dari <em>zero day attack <\/em>dapat berkurang.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Menggunakan firewall dan antivirus<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Gunakan <em>Web Application Firewall<\/em> (WAF) yang dapat melindungi perangkat dari berbagai macam serangan. Sebagai informasi, WAF akan melindungi perangkat untuk setiap aktivitas yang digunakannya selama 24 jam nonstop. Nantinya, WAF akan menolak akses saat menemukan lalu lintas yang memiliki indikasi sebagai ancaman pada suatu keamanan website.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Hindari situs yang tidak aman<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Menghindari situs yang tidak aman tidak hanya bermanfaat untuk terhindar dari <em>zero day attack<\/em> tetapi juga terhindar dari jenis-jenis serangan siber lainnya. Untuk memastikan apakah situs yang akan diakses itu aman atau tidak, kalian bisa menandai dengan melihat <a href=\"https:\/\/client.jetorbit.com\/cart.php?gid=8\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">SSL <\/a>pada situs tersebut. Ada baiknya untuk memperhatikan logo gembok yang terdapat pada sudut kiri atas kolom URL.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Contoh Zero Day Attack&nbsp;<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut ini beberapa contoh<em> zero day attack<\/em> yang pernah terjadi pada beberapa perusahaan teknologi kelas dunia.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Google Chrome<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Pada tahun 2021 lalu, website milik Google ini mengalami penyerangan <em>zero day attack <\/em>yang mana menyebabkan websitenya <em>bug <\/em>pada mesin Javascript 8 untuk sementara waktu. Akhirnya, mengatasi permasalahan mereka harus melakukan beberapa pembaharuan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Zoom<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Selanjutnya ada aplikasi <a href=\"https:\/\/zoom.us\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Zoom <\/a>yang juga pernah mengalami <em>zero day attack <\/em>pada tahun 2020. Serangan ini menyerang pengguna <em>Zoom <\/em>yang saat itu masih menggunakan aplikasi <em>Zoom <\/em>dalam versi lama. Sehingga, membuat <em>hacker <\/em>bisa meretas data miliknya secara jarak jauh.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apple iOS<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Apple iOS juga mengalami<em> zero day <\/em>tahun 2020. Masih sama seperti kasus Zoom yang menyerang penggunanya. Anyway, pada apple iOS pun sama, yang mana <em>hacker <\/em>menyerang dari jarak jauh sehingga menyebabkan <em>bug <\/em>karena <em>hacker <\/em>berhasil mengakses <em>smartphone <\/em>pengguna Apple iOS.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Simpulan&nbsp;<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Okay, itulah penjelasan tentang <em>zero day attack<\/em>, serangan siber yang misterius dan berbahaya.<\/p>\n\n\n\n<p>Semoga kalian dapat meningkatkan kewaspadaan dan mengambil langkah-langkah yang tepat untuk melindungi perangkat kalian dari ancaman<em> zero day attack<\/em> ini.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mengenal zero day attack sebaai kejahatan siber itu sangat dibutuhkan, loh. Apakah sebagian dari kalian masih bertanya-tanya, sebenarnya zero day attack itu apa dan bagaimana serangan ini dapat mengancam keamanan data serta perangkat lunak? Tak usah pakai lama, langsung simak yuk Pengertian Zero Day Attack, Cara Kerja, dan Cara Menghindarinya Pengertian Zero Day Attack Zero &#8230; <a title=\"Pengertian Zero Day Attack, Cara Kerja, dan Cara Menghindarinya\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/pengertian-zero-day-attack\/\" aria-label=\"Read more about Pengertian Zero Day Attack, Cara Kerja, dan Cara Menghindarinya\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":14175,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"generate_page_header":"","footnotes":""},"categories":[25],"tags":[4931,4934,283,7,4930,4933,4932,4928,4929],"class_list":["post-14174","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info","tag-cara-kerja-zero-day-attack","tag-contoh-zero-day-attack","tag-domain-murah","tag-hosting-murah","tag-istilah-dalam-zero-day","tag-menghindari-zero-day-attack","tag-mengidentifikasi-zero-day-attack","tag-pengertian-zero-day-attack","tag-zero-day-attack-adalah","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14174","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14174"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14174\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14176,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14174\/revisions\/14176"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14175"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14174"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14174"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14174"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}