{"id":13950,"date":"2023-05-27T01:59:00","date_gmt":"2023-05-26T18:59:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/?p=13950"},"modified":"2023-05-25T14:13:50","modified_gmt":"2023-05-25T07:13:50","slug":"kalimat-penutup-email-profesional","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/kalimat-penutup-email-profesional\/","title":{"rendered":"Kalimat Penutup Email Profesional? Yuk Simak Cara Menulisnya!"},"content":{"rendered":"\n<p>Pernah di kondisi saat sudah menulis pembuka dan isi email lamaran dengan baik tapi gagal karena kalimat penutupnya? Itulah kenapa penutup email juga penting untuk diperhatikan. Nah, tak usah pakai lama, simak sampai kelar ya <strong>Penutup Email Profesional? Yuk Simak Cara Menulisnya!&nbsp;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Seberapa Pentingkah Kalimat Penutup Email?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Kalian sudah pahamkah bahwa penutup email tidak kalah penting karena merupakan bagian dari komunikasi nonverbal.<\/p>\n\n\n\n<p>Dikutip <a href=\"https:\/\/www.betterup.com\/blog\/how-to-end-an-email\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\">Better Up<\/a>, dalam psikologi ada yang istilah <em>peak-end rule<\/em>. Maksudnya adalah orang-orang memberi penilaian berdasarkan pengalaman terakhir atau kesan yang tertinggal di akhir aktivitas, bukan rangkuman pengalaman keseluruhan.<\/p>\n\n\n\n<p>Teori ini cocok diaplikasikan loh untuk menjelaskan fungsi dari penutup email. Contohnya nih, sudah menulis email balasan untuk klien dengan baik. Email tersebut berisi pembukaan yang menarik dan isi juga informatif. Namun, di akhir email tidak ada salam penutup.<\/p>\n\n\n\n<p>Tentu saja ada yang mengganjal dan klien bisa saja menilai profesionalitas kalian berdasarkan hal tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut ini beberapa manfaat yang bisa didapatkan jika kalian menulis kalimat penutup email yang baik, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Komunikasi yang lebih lancar<\/li><li>Meningkatkan kepercayaan dan profesionalitas<\/li><li>Pesan tersampaikan dengan jelas<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cara Menutup Email dengan Benar<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Okay, berikut ini ada empat cara untuk menutup email dengan benar:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Kenali penerima email<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Nah, siapa yang akan menerima email juga berpengaruh dalam pemilihan kalimat serta bagaimana harus menutup email.<\/p>\n\n\n\n<p>Biasanya, penutup email yang formal digunakan saat mengirim email kepada atasan, manajer, seseorang yang tidak kalian kenal secara personal, maupun klien bisnis. Saat mengirim pesan ke orang-orang tersebut, kalian perlu menunjukkan etika yang baik serta profesionalitas.<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan untuk email informal yang kalian kirim untuk kawan dan saudara misalnya, bisa lebih santuy saat menulis penutup.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Sertakan closing line atau kalimat penutup<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Closing line<\/em> atau kalimat penutup adalah beberapa kalimat sebelum memberi salam penutup pada akhir email.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut <a href=\"https:\/\/www.indeed.com\/career-advice\/career-development\/how-to-end-an-email\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Indeed<\/a>, kalimat ini bukan hanya berfungsi untuk menunjukkan rasa terima kasih namun juga tempat menulis CTA atau <em>call to action<\/em> pada isi email kalian.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, di dunia profesional, penting untuk membuat kalimat penutup yang singkat dan jelas. Berikut ini contoh kalimat yang bisa digunakan:<\/p>\n\n\n\n<p><strong>\u201cTerima kasih atas kesempatannya. Saya tidak sabar untuk bergabung dengan tim sesuai jadwal yang tertera.\u201d<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>\u201cThank you for the opportunity. I can\u2019t wait to join the team as scheduled in the offering letter.\u201d<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Gunakan email sign-off yang profesional<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Ingin terlihat profesional? Pastikan email <em>sign-off <\/em>kalian juga formal, ya.<\/p>\n\n\n\n<p>Email <em>sign-off<\/em> adalah hal terakhir yang akan dibaca oleh penerima email. Makanya,&nbsp; jangan sampai meninggalkan kesan buruk, ya.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut <a href=\"https:\/\/www.grammarly.com\/blog\/how-to-end-an-email\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Grammarly<\/a>, berikut ini beberapa contoh email <em>sign-off <\/em>yang perlu dihindari:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Salam sayang<\/li><li>Trims&nbsp;<\/li><li>\u2013 [nama kamu]<\/li><li>Love&nbsp;<\/li><li>Thx and rgrds<\/li><li>Peace&nbsp;<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Sebaliknya, silakan kalian bisa menggunakan email <em>sign-off<\/em> profesional, seperti:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Salam&nbsp;<\/li><li>Salam hangat<\/li><li>Regards&nbsp;<\/li><li>Kind regards<\/li><li>Best&nbsp;<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Sertakan kontak dalam email signature<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Email signature<\/em> juga punya peran penting loh untuk membentuk kesan penutup email yang profesional dan formal.<\/p>\n\n\n\n<p>Oia, saat membuat <em>email signature<\/em>, pastikan sudah menyertakan beberapa informasi di bawah ini:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Nama lengkap<\/li><li>Pekerjaan saat ini<\/li><li>Nama perusahaan yang dilengkapi hyperlink menuju website<\/li><li>Kontak yang bisa dihubungi seperti nomor telepon atau email alternatif<\/li><li><em>Link <\/em>kepada <em>platform <\/em>media sosial yang berkaitan dengan dunia kerja, seperti <a href=\"https:\/\/www.linkedin.com\/feed\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">LinkedIn<\/a>.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Contohnya:<\/p>\n\n\n\n<p>Nike Ardilla<\/p>\n\n\n\n<p>Content Writer<\/p>\n\n\n\n<p>Jetorbit Teknologi Indonesia<\/p>\n\n\n\n<p>nike.ardilla@jetorbit.com<\/p>\n\n\n\n<p>LinkedIn<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Kesalahan yang Harus Dihindari<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Anyway, saat menutup email juga ada beberapa kesalahan yang harus dihindari, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Tidak mengecek ulang\/proofreading<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Ingat ya, sebelum mengirim email, cek kembali secara keseluruhan hingga penutup email.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, ada beberapa hal kecil yang harus diperhatikan ya, seperti penggunaan tanda baca, huruf kapital, nama, dan kalimat penutup sudah profesional.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Terlalu formal<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Penutup formal memang dibutuhkan. Namun ingat ya, kata-kata penutup jangan terlalu formal.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, berikut ini poin-poin yang justru akan membuat email terkesan tidak wajar dan tidak nyaman untuk dibaca, seperti:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Salam sejahtera<\/li><li>Dengan penuh hormat<\/li><li>At your service<\/li><li>Sincerely yours<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Terlalu informal<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>FYI, penutup yang terlalu informal akan terkesan tidak menghargai dan tidak mengenal penerima email.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, menambahkan emoji atau sapaan yang tidak perlu, seperti:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Sampai jumpa lagi<\/li><li>XOXO<\/li><li>makasih<\/li><li>Peace dude<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Contoh Kalimat Penutup Email yang Baik<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut ini contoh kalimat untuk menutup email dengan berbagai situasi:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Saat diterima kerja<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>\u201cTerima kasih atas kesempatan yang diberikan. Saya sangat menantikan untuk bergabung dengan anggota tim lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Salam hangat,<\/p>\n\n\n\n<p>Vivian&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Thank you for the opportunity and for making the recruitment process enjoyable. I\u2019m really excited to meet the whole team.<\/p>\n\n\n\n<p>Kind regards,<\/p>\n\n\n\n<p>Vivian<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Saat melamar kerja<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca CV dan portofolio saya. Apabila ada pertanyaan lebih lanjut, silakan menghubungi saya melalui email ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Salam,<\/p>\n\n\n\n<p>Shandy Wijaya<\/p>\n\n\n\n<p>Thank you for taking time to review my resume. Let me know if I need to provide any further documentations during the next steps.<\/p>\n\n\n\n<p>Warm regards,<\/p>\n\n\n\n<p>Shandy Wijaya<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Saat meminta bantuan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Tolong beritahu saya jika kamu dan tim membutuhkan informasi lainnya ketika mengerjakan tugas ini. Terima kasiha atas bantuannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Salam,<\/p>\n\n\n\n<p>Hilman<\/p>\n\n\n\n<p>Please let me know if you need any information from my team to complete this task. Thanks for your help.<\/p>\n\n\n\n<p>Best,<\/p>\n\n\n\n<p>Hilman&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Sudah Paham kan Cara Menulis Kalimat Penutup Email?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Okay, jadi itulah cara dan contoh menulis penutup email yang baik dan benar. Jika kalian ingin menjadi profesionalitas di dunia kerja, jangan lupa untuk menerapkan saat mengirim dan membalas email, ya.<\/p>\n\n\n\n<p>Siapa nih yang mau dapat uang jajan tambahan? Wah, kalian mesti&nbsp; gabung ke<a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/afiliasi\/\"> Afiliasi Jetorbit<\/a>. Kalian bisa memiliki peluang mendapatkan jutaan rupiah setiap bulan! Asik, kan. Mudah kok pendaftaran dan cara kerjanya. Kalian bisa melakukannya kapanpun, di manapun, dan ke siapapun.&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pernah di kondisi saat sudah menulis pembuka dan isi email lamaran dengan baik tapi gagal karena kalimat penutupnya? Itulah kenapa penutup email juga penting untuk diperhatikan. Nah, tak usah pakai lama, simak sampai kelar ya Penutup Email Profesional? Yuk Simak Cara Menulisnya!&nbsp; Seberapa Pentingkah Kalimat Penutup Email? Kalian sudah pahamkah bahwa penutup email tidak kalah &#8230; <a title=\"Kalimat Penutup Email Profesional? Yuk Simak Cara Menulisnya!\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/kalimat-penutup-email-profesional\/\" aria-label=\"Read more about Kalimat Penutup Email Profesional? Yuk Simak Cara Menulisnya!\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":13961,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"generate_page_header":"","footnotes":""},"categories":[25],"tags":[4794,4795,4800,283,7,4799,4798,4797,4796,4792,4793],"class_list":["post-13950","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info","tag-cara-menutup-email","tag-cara-menutup-email-yang-benar","tag-contoh-kalimat-penutup-email","tag-domain-murah","tag-hosting-murah","tag-kalimat-penutup-email","tag-kesalahan-menutup-email","tag-menutup-email","tag-menutup-email-yang-benar","tag-pentingnya-penutup-email","tag-penutup-email","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13950","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13950"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13950\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13951,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13950\/revisions\/13951"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13961"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13950"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13950"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13950"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}