{"id":13902,"date":"2023-05-20T01:44:00","date_gmt":"2023-05-19T18:44:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/?p=13902"},"modified":"2023-05-16T16:33:32","modified_gmt":"2023-05-16T09:33:32","slug":"apa-itu-microcopy","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/apa-itu-microcopy\/","title":{"rendered":"Apa Itu Microcopy, Manfaat, dan Cara Membuatnya"},"content":{"rendered":"\n<p>Salah satu entitas terpenting dalam pengembangan sistem atau aplikasi adalah <em>user interface<\/em>. Lebih besar lagi dapat dilihat dalam konteks bidang ilmu Human Computer Interaction (HCI) atau dalam bahasa Indonesia berarti Interaksi Manusia dan Komputer (IMK). Bidang ilmu ini di dalamnya terdapat turunan ilmu yang lebih spesifik, yaitu UI\/UX. <em>Microcopy <\/em>adalah salah satu bagiannya. Yuk baca <strong>Apa Itu Microcopy, Manfaat, dan Cara Membuatnya<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apa Itu IMK?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>IMK adalah studi tentang bagaimana orang berinteraksi dengan komputer dan sejauh mana komputer dikembangkan atau tidak dikembangkan untuk suatu interaksi yang berhasil dengan manusia.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, secara historis <em>developer <\/em>sistem komputer tak terlalu memperhatikan kemudahan useran komputer. Banyak user komputer saat ini berpendapat bahwa pembuat komputer masih belum memberikan perhatian yang cukup untuk membuat produk mereka bisa ramah user.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Bidang Ilmu<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Ada beberapa bidang ilmu turunanan dari IMK. Dua di antaranya yang saat ini sedang populer adalah<em> user interface<\/em> dan <em>user experienc<\/em>e.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>User Interface (UI)<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>UI merupakan tampilan sebuah sistem atau aplikasi. Jika didefinisikan lebih lanjut, UI adalah \u201cjembatan\u201d antara user dan website atau <em>software<\/em>. UI mencakup elemen desain dasar yang memang perlu ada agar user dapat menavigasi website atau <em>software <\/em>dan membuat keputusan di dalamnya.<\/p>\n\n\n\n<p>UI mencakup cara website atau <em>software <\/em>berinteraksi dengan user, desain keseluruhan, dan cara informasi disajikan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>User Experience (UX)<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Sebenarnya UI dan UX merupakan dua hal yang berbeda meski memang memiliki hubungan yang erat satu sama lain.<\/p>\n\n\n\n<p>UI fokus pada teknik dan keindahan desain sebuah website atau <em>software<\/em>. Sedangkan&nbsp; UX berbicara mengenai pengalaman yang diberikan sebuah tampilan website atau <em>software <\/em>kepada user.<\/p>\n\n\n\n<p>Pengalaman yang di sini adalah keseluruhan proses user dalam menyelesaikan tugas (mencapai tujuannya). UX biasanya bertujuan untuk menciptakan efisiensi, efektivitas, dan kepuasan user terhadap website atau <em>software<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apa Itu Microcopy?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Microcopy <\/em>adalah bagian dari UX untuk memberi pengalaman user yang efektif.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut <a href=\"https:\/\/xd.adobe.com\/ideas\/process\/information-architecture\/four-cornerstones-writing-ux-microcopy\/#:~:text=What%20is%20microcopy%3F,the%20way%20you%20do%20business.\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Adobe<\/a>, <em>microcopy <\/em>adalah potongan kecil salinan (kalimat) yang ditemukan di website, <em>software<\/em>, dan produk. Kalimat singkat ini memberitahu user terkait apa yang harus dilakukan, mengatasi masalah user, memberikan konteks pada suatu situasi, dan membantu menceritakan kisah yang lebih luas tentang sesuatu, produk, hingga cara sebuah <em>brand <\/em>menjalankan bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu contoh sederhana dari <em>microcopy <\/em>adalah salinan singkat bertuliskan \u201c<em>Password<\/em> yang kamu masukkan salah\u201d saat salah memasukkan <em>password <\/em>akun saat <em>login <\/em>dalam sebuah website.<\/p>\n\n\n\n<p>Meski terdengar sangat sepele, namun pekerjaan ini tentu tidak dapat diremehkan dan menjadi bagian penting untuk mencapai UX yang&nbsp; efisiensi, efektivitas, dan memiliki tingkat kepuasan user yang tinggi. Menulis <em>microcopy <\/em>adalah hal yang menyenangkan. Menulis mikrokopi adalah seni.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Manfaat Microcopy<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut ini beberapa manfaat dari <em>microcopy<\/em>:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Meningkatkan Kepercayaan user<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Manfaat pertama adalah mendapatkan kepercayaan pelanggan. Ketika kalian melihat teks kecil di bawah tombol yang memberi tahu bahwa data pribadi kalian aman dan mereka tidak akan mengirimi kalian email jika kalian tidak menginginkannya. Nah, secara ajaib kalian pun merasa lebih aman.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Microcopy <\/em>adalah \u201cperusahaan\u201d yang mengambil alih kepercayaan kalian dalam satu detik dan memberitahu bahwa kalian aman.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Meningkatkan Kepuasan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Microcopy <\/em>adalah salinan yang mampu meningkatkan kepuasan user. Secara alami, jika kepercayaan telah meningkat maka kepuasan juga akan meningkat.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, kepuasan user sebenarnya lebih dari itu, loh. Ini tuh tentang memikirkan terkait apa yang diinginkan <em>user <\/em>bahkan sebelum <em>user <\/em>tahu dia menginginkannya. Contoh, saat kalian mendaftar pada sebuah akun aplikasi lalu menemukan kalimat \u201ckami hanya membutuhkan nama dan emailmu\u201d.<\/p>\n\n\n\n<p>Secara tidak sadar nih, kalimat tersebut memberikan user rasa aman dan puas meski awalnya mereka tidak terpikir sama sekali bahwa hanya sedikit biodata yang diminta.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cara Membuat Microcopy<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut ini empat tips tentang cara membuat <em>microcopy <\/em>yang menawan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Tentukan Voice dan Tone Tulisan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Cara membuat <em>microcopy <\/em>yang pertama adalah tentang <em>voice <\/em>dan <em>tone<\/em>. Jika perusahaan atau produk kalian telah menetapkan pedoman suara dan nada, pastikan apa yang ditulis untuk <em>microcopy <\/em>adalah&nbsp; memenuhi standar tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika belum memiliki panduan tersebut, ya tentunya kalian harus membuatnya. Eitss, tak usah khawatir! Itu bukan proses yang rumit, kok. Berikut ini dua langkah sederhananya:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Bayangkan saja <em>brand <\/em>atau produk kalian adalah orang yang sebenarnya. Bagaimana mereka berbicara kepada <em>user<\/em>? Seperti apa sih suara mereka? Apa kepribadian dan hubungan mereka dengan <em>user <\/em>kalian?&nbsp;<\/li><li>Pilih tiga atribut atau kata sifat untuk menentukan suara produk. Contohnya, pintar, ramah. Langsung <em>to-the-point<\/em>.&nbsp;<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Tetap Terlihat Santai<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Saat ini, aplikasi dan situs web tidak terdengar formal atau serius. Mereka ramah dan santai. Nah, <em>microcopy <\/em>memainkan peran besar dalam mengomunikasikan perasaan ini, terutama selama bagian dari pengalaman yang akhirnya dapat membuat <em>user <\/em>tidak nyaman, seperti pesan kesalahan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Jaga Agar Tetap Jelas<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>FYI, <em>microcopy <\/em>yang bagus itu berbicara bahasa <em>user <\/em>kalian. Nah, coba gunakan bahasa sehari-hari, kata-kata sederhana yang akan akrab dengan <em>user<\/em>. Bicaralah dengan <em>user<\/em>, kenali bagaimana mereka berbicara, pelajari jargon mereka, dan modelkan tulisan kalian ke mereka juga.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Berguna<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Cara selanjutnya adalah membuatnya tetap berguna. Ingat ya satu poin penting ini.! <em>Microcopy <\/em>yang baik selalu membantu untuk memandu <em>user<\/em>. Setiap kali kalian menuliskan kalimat atau memberi label CTA, pastikan itu membantu <em>user <\/em>untuk mencapai suatu tempat tujuan mereka dan tidak membuat jalan buntu di dalam produk kalian.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Jadi, Kapan Kalian Akan Membuat User Experience Terbaik?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Jika kalian adalah seorang UX <em>writer <\/em>baru atau calon, <em>microcopy <\/em>adalah keterampilan penting untuk dikuasai, loh. <em>Microcopy <\/em>adalah potongan kecil salinan (kalimat) yang ditemukan di website, <em>software<\/em>, dan produk.<\/p>\n\n\n\n<p>Gunakan<a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/cloud-vps\/\"> layanan Cloud VPS<\/a> dari Jetobit, yuk. Cepat, handal, <em>scalable,<\/em> dan terjangkau untuk setiap inovasi yang kalian bangun dan kembangkan. Jetorbit menyediakan layanan Cloud VPS dengan Storage NVME yang jauh lebih <a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/ssd-sata-vs-nvme-vs-m-2-apa-perbedaannya\/\">unggul<\/a> dari SSD biasa + RAM yang lebih besar! Jetorbit Cloud VM menggunakan 100% pure NVMe, Intel CPU dan ECC RAM untuk mendapatkan performa terbaik. <strong>Yuk<\/strong> <strong>Deploy Cloud VPS Kalian Hanya Dalam 35 Detik..!<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Salah satu entitas terpenting dalam pengembangan sistem atau aplikasi adalah user interface. Lebih besar lagi dapat dilihat dalam konteks bidang ilmu Human Computer Interaction (HCI) atau dalam bahasa Indonesia berarti Interaksi Manusia dan Komputer (IMK). Bidang ilmu ini di dalamnya terdapat turunan ilmu yang lebih spesifik, yaitu UI\/UX. Microcopy adalah salah satu bagiannya. Yuk baca &#8230; <a title=\"Apa Itu Microcopy, Manfaat, dan Cara Membuatnya\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/apa-itu-microcopy\/\" aria-label=\"Read more about Apa Itu Microcopy, Manfaat, dan Cara Membuatnya\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":13921,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"generate_page_header":"","footnotes":""},"categories":[25],"tags":[4760,4763,4766,283,7,4761,4765,4767,4764,2509,4762],"class_list":["post-13902","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info","tag-apa-itu-imk","tag-apa-itu-microcopy","tag-cara-membuat-microcopy","tag-domain-murah","tag-hosting-murah","tag-imk-adalah","tag-manfaat-microcopy","tag-membuat-microcopy","tag-microcopy-adalah","tag-user-experience","tag-user-interface","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13902","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13902"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13902\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13903,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13902\/revisions\/13903"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13921"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13902"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13902"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13902"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}