{"id":13578,"date":"2023-04-03T02:34:00","date_gmt":"2023-04-02T19:34:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/?p=13578"},"modified":"2023-03-31T14:48:33","modified_gmt":"2023-03-31T07:48:33","slug":"strategi-seo-untuk-website-baru","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/strategi-seo-untuk-website-baru\/","title":{"rendered":"10 Strategi SEO Jitu untuk Website Baru"},"content":{"rendered":"\n<p>Kalian pemilik bisnis atau website? Pasti harapan kalian adalah muncul di peringkat teratas halaman pertama mesin pencari seperti Google. Namun, jika website masih baru tentu bukan hal mudah. Makanya, perlu strategi SEO yang tepat. Tak usah lama\u2013lama, langsung simak yuk <strong>10 Strategi SEO Jitu untuk Website Baru<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Mengapa SEO penting untuk Website Baru?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Bisa dibilang website baru masih kosong, tidak ada halaman index, tidak ada <em>backlink<\/em>, dan tidak bisa memenuhi kebutuhan <em>user<\/em>. Nah, kalian harus terus mengisi website tersebut supaya semakin mudah dikenal Google.<\/p>\n\n\n\n<p>Teknik mengisi website inilah yang harus diperhatikan. Kalian harus melakukannya dengan strategi SEO yang tepat supaya website anda dapat menjadi andalan secara spesifik.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Strategi SEO untuk Website Baru<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Dengan penerapan SEO yang tetap, lama-lama website bisa terus berkembang bahkan bersaing dengan situs-situs besar lainnya. Yuk tempuh 10 langkah strategi SEO untuk website baru kalian.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Pilih domain yang tepat<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Jika sudah memiliki produk khusus, membuat website atau <em>landing page<\/em> adalah langkah terpenting berikutnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Silakan pastikan memilih <a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/contoh-top-level-domain\/\">domain<\/a> website yang sesuai dengan <em>brand <\/em>sebab kalian tidak bisa mengubah-ubah domain sebebasnya. Dengan domain baru, kalian memulai teknik SEO dari nol.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Pilih provider website hosting yang cepat<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Semisal kalian sudah menerapkan teknik SEO yang tepat dan rajin membuat konten, nih. Nah, permasalahannya adalah semua itu tidak akan berarti jika website bermasalah.<\/p>\n\n\n\n<p>Pastikan website kalian <em>user-friendly<\/em> ya dan dapat melakukan <em>loading <\/em>dengan cepat. Google juga menilai kecepatan website dalam memuat konten. Semakin lambat konten dimuat, Google akan menilai buruk website.<\/p>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/web-hosting\/\">Hosting murah<\/a> bisa didapatkan di Jetorbit tanpa mengurangi kualitas. Jetorbit selalu mengedepankan rasa puas klien dan tercapainya tujuan serta kesuksesan dari website yang ada di dalam Jetorbit. Berbagai macam pilihan web hosting berkualitas bisa kalian coba.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Siapkan Google Search Console<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/developers.google.com\/search\/blog\/2021\/06\/search-console-insights\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Google Search Console<\/a> adalah salah satu fitur yang disediakan Google untuk membantu meningkatkan SEO website. Ada beberapa hal yang bisa dicek, seperti:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Masalah page speed<\/li><li>Organic keyword yang sesuai dengan website Anda<\/li><li>Angka click through rate (CTR)<\/li><li>Sitemap submission<\/li><li>Crawl dan index error<\/li><li>Page performance<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Saat sudah membeli domain, memasang Google Search Console dan memiliki host yang cepat, tandanya kalian sudah mencapai tahap minimal website berkualitas. Selanjutnya, kalian perlu menyiapkan strategi SEO.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Pelajari SEO kompetitor&nbsp;<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Silakan lakukan pencarian di Google untuk produk atau jasa yang kalian sediakan lalu perhatikan website atau iklan yang muncul di halaman pertama.<\/p>\n\n\n\n<p>Perlu lho melakukan riset kecil-kecilan jika ingin bersaing dengan website-website tersebut. Ketika melakukan analisis, silakan jawab pertanyaan-pertanyaan berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Seberapa mirip website tersebut dengan website kalian? Seberapa besar perbedaannya? Perhatikan <em>unique selling points <\/em>mereka.<\/li><li>Topik apa yang ditulis di website tersebut?<\/li><li><em>Keyword <\/em>apa yang berhasil mereka dapatkan <em>ranking <\/em>teratasnya?<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Tentunya tidak semua website menjadi pesaing kalian ya. Jadi, lakukan identifikasi untuk website yang menjual benda atau jasa serupa, menulis konten yang sama, dan mengambil <em>keyword ranking <\/em>yang kalian bidik.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>5. Lakukan riset keyword<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Keyword <\/em>merupakan inti dari strategi SEO. <em>Keyword <\/em>yang menghubungkan kueri pencarian <em>user <\/em>dengan konten yang tersedia di website kalian. Hal ini termasuk salah satu bagian strategi <em>digital marketing<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Cara kerja Google adalah menggunakan <em>keyword <\/em>yang dicari <em>user <\/em>untuk mengidentifikasi dan menyajikan informasi yang paling cocok dengan <em>user<\/em>. Inilah yang disebut <em>search intent<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Kalian harus memastikan bahwa website kalian memang dapat memenuhi <em>search intent <\/em>tersebut. Oleh karena itu, penting melakukan riset <em>keyword <\/em>dengan <em>tools <\/em>yang dapat dipercaya.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika memilih <em>keyword<\/em>, perhatikan beberapa hal berikut ini:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Apakah <em>keyword <\/em>tersebut benar-benar cocok dengan produk atau jasa kalian?<\/li><li>Apakah <em>keyword <\/em>tersebut sesuai dengan pertanyaan yang dilontarkan calon <em>customer <\/em>dalam <em>buying journey<\/em> mereka?<\/li><li>Seberapa tinggi level kesulitan <em>keyword <\/em>atau tingkat persaingan tersebut?<\/li><li>Seberapa besar <em>search volume<\/em> untuk <em>keyword <\/em>tersebut?<\/li><li>Website apa yang muncul di halaman pencarian Google? (blog, <em>landing page<\/em>, atau <em>home page<\/em>)<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>6. Ciptakan kalender konten<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Jika domain dan hosting sudah pas, riset <em>keyword <\/em>juga sudah oke, semuanya tidak akan berarti jika tidak membuat konten secara konsisten.<\/p>\n\n\n\n<p>Google akan semakin menyukai website yang relevan dan terus menyediakan konten yang dibutuhkan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, silakan rancang kalender konten dan penuhi jadwal tersebut. Kalian bisa menulis <em>blog post<\/em> yang sesuai, lakukan secara rutin, optimalkan konten, dan lakukan pelacakan <em>ranking keyword <\/em>tersebut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>7. Struktur URL yang optimal<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>URL juga cukup berpengaruh dalam pencarian Google loh meski tidak terlalu signifikan. Pastikan konten dan URL kalian terletak dengan rapi di website.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>8. Review core web vitals dan page experience<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Membuat konten secara rutin dengan <em>keyword <\/em>yang sesuai mungkin bisa membuat kalian mendapatkan rating tinggi di Google. Eitss, kalian harus terus memastikan bahwa kualitas website kalian memang terjaga.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, silakan lakukan pengecekan secara rutin, gunakan fitur-fitur yang tersedia. Jika menemukan masalah seperti <em>loading page<\/em> terlalu lama atau semacamnya, <em>ranking <\/em>Google bisa kena dampak, loh.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>9. Perhatikan aksesibilitas<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Aksesibilitas adalah level kemudahan <em>user <\/em>dan mesin pencari untuk mengakses informasi di website kalian. Jika informasi makin mudah ditemukan maka kualitas website makin bagus.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut beberapa hal yang bisa kalian lakukan:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Web harus<em> mobile friendly<\/em> karena saat ini hampir semua orang mengakses internet melalui handphone.<\/li><li>Pastikan tampilan website rapi ya.<\/li><li>Gunakan warna dan kontras yang sesuai.<\/li><li>Label setiap elemen dengan sesuai, misalnya tombol-tombol dalam web.<\/li><li>Pastikan ukuran <em>font <\/em>kalian cukup besar dan mudah dibaca.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>10. Promosi dan iklan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Oia, jangan sampai konten website kalian tidak terjamah sama sekali, ya. Jadi, silakan sesekali siapkan <em>budget <\/em>untuk beriklan dan melakukan promosi.<\/p>\n\n\n\n<p>Kalian tak perlu terus-menerus melakukan promosi kok, <em>budget <\/em>yang disiapkan juga tak perlu terlalu besar. Silakan kalian gunakan Google Ads, sesuaikan dengan kebutuhan kalian, dan siapkan iklan yang sesuai.<\/p>\n\n\n\n<p>Gimana, sudah siap untuk mengaplikasikan strategi SEO untuk website baru kalian? Menarik untuk dicoba kan?<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kalian pemilik bisnis atau website? Pasti harapan kalian adalah muncul di peringkat teratas halaman pertama mesin pencari seperti Google. Namun, jika website masih baru tentu bukan hal mudah. Makanya, perlu strategi SEO yang tepat. Tak usah lama\u2013lama, langsung simak yuk 10 Strategi SEO Jitu untuk Website Baru Mengapa SEO penting untuk Website Baru? Bisa dibilang &#8230; <a title=\"10 Strategi SEO Jitu untuk Website Baru\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/strategi-seo-untuk-website-baru\/\" aria-label=\"Read more about 10 Strategi SEO Jitu untuk Website Baru\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":13603,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"generate_page_header":"","footnotes":""},"categories":[25],"tags":[283,7,1312,2250,4554,4553],"class_list":["post-13578","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info","tag-domain-murah","tag-hosting-murah","tag-landing-page","tag-strategi-seo","tag-teknik-seo","tag-website-baru","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13578","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13578"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13578\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13584,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13578\/revisions\/13584"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13603"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13578"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13578"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13578"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}