{"id":13537,"date":"2023-03-27T03:09:00","date_gmt":"2023-03-26T20:09:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/?p=13537"},"modified":"2023-03-27T10:50:30","modified_gmt":"2023-03-27T03:50:30","slug":"strategi-backlink-yang-berkualitas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/strategi-backlink-yang-berkualitas\/","title":{"rendered":"Yuk Ketahui 9 Strategi Backlink yang Berkualitas dan Efektif!"},"content":{"rendered":"\n<p>Apakah kalian termasuk orang yang merasa ada tantangan tersendiri kah dalam mencari cara dalam membangun backlink untuk website? Yups, memang dibutuhkan langkah yang tepat untuk melakukannya. Nah, untuk mendapatkan backlink berkualitas kalian perlu simak artikel ini sampai kelar. Simak ya <strong>Yuk Ketahui 9 Strategi Backlink yang Berkualitas dan Efektif!<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apa Itu Backlink?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Dilansir dari <a href=\"https:\/\/backlinko.com\/hub\/seo\/backlinks\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Backlinko<\/a>, <em>backlink <\/em>adalah link atau tautan yang dipasang ke suatu website dan mengarah ke website milik kalian.<\/p>\n\n\n\n<p>Sederhananya sih, <em>backlink <\/em>adalah tautan dari satu website yang mengarah ke website lain. Ia juga punya banyak sebutan: <em>inbound link<\/em>, <em>incoming link<\/em>, maupun<em> one-way link<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cara untuk Mendapatkan Backlink Berkualitas<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Oke, langsung aja ikuti tips cara mendapatkan <em>backlink <\/em>di bawah ini:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Membuat konten unik, orisinal, lengkap dan solutif<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Dengan membuat konten yang unik, orisinal, lengkap dan solutif maka kredibilitas blog juga akan semakin naik karena isinya diminati dan dibaca oleh pengunjung blog.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Pengunjung yang puas dengan konten kalian tentu tak akan segan untuk membagikan artikel tersebut ke platform media sosial mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, konten yang berkualitas bisa dijadikan referensi dan sumber ide oleh orang lain untuk menulis konten serupa. Nah, strategi ini membuat peluang mendapatkan <em>backlink <\/em>juga semakin besar.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Menjadi penulis tamu (guest blogging)<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Menjadi penulis tamu atau <em>guest blogging <\/em>adalah cara yang efektif untuk menjaring audiens dan pembaca baru.<\/p>\n\n\n\n<p>Banyak situs-situs populer yang membuka kesempatan untuk penayangan artikel bagi penulis tamu. Tentunya dengan syarat memenuhi standar yang ditetapkan oleh situs yang bersangkutan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan menerbitkan artikel atau tulisan di website populer, tulisan kalian akan dilihat oleh pembaca situs tersebut. Kesempatan tersebut bisa digunakan untuk menyisipkan tautan atau <em>link <\/em>yang relevan dengan topik artikel, termasuk dengan mengarahkan ke halaman blog kalian.<\/p>\n\n\n\n<p>Pastikan tautan yang dicantumkan masih sesuai dengan topik yang dibahas, ya. Hal ini akan mendorong pembaca untuk menelusuri tautan yang dicantumkan dan mendatangkan <em>traffic <\/em>pengunjung baru.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, <em>link <\/em>atau tautan tersebut akan menjadi <em>backlink <\/em>gratis yang akan memperkuat reputasi blog kalian.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Komentar di website atau blog yang berkualitas (blog walking)<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Cara selanjutnya adalah komentar di website yang populer, seperti portal berita dan blog yang memiliki topik yang sama dengan konten blog kalian.<\/p>\n\n\n\n<p>FYI, lakukan komentar dengan cara yang baik dan beretika. Wahh, bisa dianggap <em>spam <\/em>jika melakukan komentar di banyak website tanpa ada alasan yang jelas. Cobalah untuk berkomentar dengan tujuan membantu orang lain yang memiliki minat serupa.<\/p>\n\n\n\n<p>Di kolom komentar tersebut, kalian bisa menyelipkan tautan yang mengarah ke blog kalian. Tujuannya agar pembaca dapat melihat referensi lain yang mungkin bisa membantu mereka memperoleh informasi yang mereka butuhkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain mendapatkan <em>backlink<\/em>, jumlah kunjungan ke blog atau website kalian menjadi bertambah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Membuat infografis<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Woww, strategi satu ini cenderung lebih mudah dan mengandalkan kreativitas di bidang seni.<\/p>\n\n\n\n<p>Infografis adalah informasi yang dikemas dalam bentuk gambar yang menarik dan berisi konten yang mudah dibaca dengan cepat. Sebagai konten visual, infografis menjadi salah satu jenis konten yang paling banyak dibagikan secara online.<\/p>\n\n\n\n<p>Infografis kudu menarik dan informatif ya sehingga blog dan website lain tertarik menggunakan infografis tersebut untuk menguatkan atau membuat variasi di dalam konten artikel mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Santuy, kalian tak perlu menjadi desainer profesional untuk membuat infografis yang menawan. Ada beberapa <em>tools <\/em>yang biasa digunakan oleh <em>content creator <\/em>untuk membuat infografis dengan mudah, seperti Canva dan Piktochart, yang bisa digunakan secara gratis.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>5. Memberikan testimoni<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Kebanyakan perusahaan membutuhkan testimoni sebagai bukti dan penegasan bahwa produk yang mereka tawarkan disukai banyak orang.<\/p>\n\n\n\n<p>Biasanya mereka akan menampilkan testimoni di halaman depan website atau halaman khusus yang didedikasikan untuk cerita sukses pelanggan yang memakai produk atau jasa mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Peluang ini bisa diterapkan dengan cara memilih produk atau jasa yang digunakan dan membantu menjalankan blog atau bisnis kalian sendiri. Jika merasa puas, coba tawarkan testimoni kepada perusahaan tersebut dan imbal baliknya ya kalian mendapat <em>backlink<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Pastikan memilih website dengan Domain Authority tinggi atau merupakan website dengan reputasi yang baik.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>6. Cari Broken Link untuk Membangun Backlink<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Wait, kalian juga bisa mendapatkan <em>backlink <\/em>dengan menemukan <em>broken link<\/em>, loh. Yups, <em>link <\/em>seperti ini bisa menjadi strategi SEO yang efektif.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Broken link<\/em> biasanya disebabkan karena halaman dihapus, URL diubah, dan nama domain kedaluwarsa.<\/p>\n\n\n\n<p>Kalian bisa mencari <em>broken link<\/em> yang mengarah ke website kompetitor dengan melakukan langkah ini:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Buka <strong>Site Explorer<\/strong> di Ahrefs.<\/li><li>Masukkan alamat website.<\/li><li>Di bagian <strong>Backlink Profile<\/strong>, klik <strong>Broken<\/strong>. Tool ini akan menunjukkan halaman website yang rusak milik kompetitor.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Nah, dengan berbekal informasi ini, silakan hubungi domain yang menaruh <em>link <\/em>ke kompetitor untuk melaporkan <em>broken link<\/em> tersebut lalu berikan saran agar mereka menggantinya dengan <em>link <\/em>konten kalian yang topiknya sama-sama relevan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>7. Bangun Link Melalui Konten Listicle<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Konten <em>listicle <\/em>adalah konten yang mencantumkan sejumlah produk atau <em>brand <\/em>yang disusun dalam daftar sebagai ulasan maupun rekomendasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Cara mendapatkan <em>backlink <\/em>berkualitas melalui konten <em>listicle <\/em>bisa dimulai dengan mencari konten yang tidak mencantumkan website kalian.<\/p>\n\n\n\n<p>Gunakan operator pencarian Google untuk mempersempit hasil pencarian berdasarkan target tertentu dengan menambahkan simbol minus (-) guna mengecualikan <em>brand <\/em>kalian dari hasil.<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah itu, hubungi kreator konten tersebut dan minta mereka agar mencantumkan website kalian dalam daftarnya. Berikan alasan yang menjanjikan dan rasional mengapa <em>brand <\/em>kalian layak untuk turut dimasukkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika <em>brand <\/em>atau website kalian sudah punya banyak audiens, temukan website yang menyebut <em>brand <\/em>kalian dalam kontennya tapi belum menaruh link ke website kalian. Gunakan tool SEO seperti <a href=\"https:\/\/ahrefs.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Ahrefs<\/strong><\/a>:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Buka <strong>Content Explorer<\/strong>.<\/li><li>Cari nama brand Anda dan kecualikan alamatnya. Misalnya: \u201cbrand\u201d -site:websitekalian.com.<\/li><li>Klik <strong>Highlight unlinked<\/strong> dan masukkan nama domain Anda.<\/li><\/ul>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/image.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"768\" height=\"298\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/image.png\" alt=\"strategi backlink\" class=\"wp-image-13540\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Tool ini akan menampilkan semua halaman yang menyebut brand Anda tapi tidak menaruh link ke website Anda. Filter hasil pencarian untuk menemukan peluang yang lebih relevan, kontak penulisnya, lalu minta mereka untuk menyertakan link ke website Anda.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>8. Lakukan Link Gap Analysis<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Selain membuat konten, menganalisis profil kompetitor juga bisa menjadi salah satu cara mendapat <em>backlink <\/em>berkualitas yang efektif. Kalian bisa mengidentifikasi konten yang performanya paling baik, <em>keyword<\/em>, dan sumber <em>traffic <\/em>mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut ini cara melakukan <em>link gap analysis <\/em>untuk mengidentifikasi sumber <em>baclink <\/em>kompetitor:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Di Ahrefs, akses <strong>Site Explorer<\/strong>.<\/li><li>Masukkan nama domain kompetitor.<\/li><li>Di bagian <strong>Backlink Profile<\/strong>, klik <strong>Backlinks<\/strong>.<\/li><li>Pilih <strong>Dofollow <\/strong>dan <strong>New<\/strong>.<\/li><li>Pilih opsi <strong>Live links only<\/strong>.<\/li><\/ul>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/image-1.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"768\" height=\"314\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/image-1.png\" alt=\"strategi backlink\" class=\"wp-image-13539\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Ahrefs akan meyajikan laporan <em>backlink <\/em>yang dimiliki domain pesaing beserta kata kunci dan <em>traffic <\/em>bulanan halaman tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Gunakan data ini untuk mengidentifikasi website <em>high-authority <\/em>apa saja yang ada di niche kalian. Hubungi mereka dan berikan alasan yang masuk akal mengapa konten kalian lebih relevan dan berkualitas dibandingkan milik kompetitor.<\/p>\n\n\n\n<p>Selanjutnya, cari website <em>guest post<\/em> yang digunakan kompetitor untuk mendapatkan <em>backlink <\/em>dan cobalah untuk mempublikasikan artikel kalian di website tersebut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>9. Gunakan Google Search Console<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>FYI, jika sudah dapat <em>backlink<\/em>, tetap perlu memantau kondisi dan performanya, ya. Gunakan <a href=\"https:\/\/search.google.com\/search-console\/about\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\">Google Search Console<\/a> untuk menganalisis profil <em>backlink<\/em>, mengidentifikasi error 404, dan menemukan peluang <em>backlink-building <\/em>baru:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><strong>Laporan Coverage. <\/strong>Cek laporan Coverage secara rutin untuk melihat apakah ada website yang menaruh <em>link <\/em>ke halaman yang sudah dihapus atau rusak di website kalian. Lalu, arahkan <em>link <\/em>eksternal tersebut ke URL yang benar.<\/li><li><strong>Top linking sites.<\/strong> Laporan ini menunjukkan website apa yang paling banyak menaruh <em>link <\/em>ke halaman kalian. Karena sudah menyebut website kalian di halamannya, hubungi website tersebut dan minta mereka memberikan <em>backlink <\/em>tambahan.<\/li><li><strong>Top linked pages. <\/strong>Bagian ini menunjukkan halaman web kalian yang menghasilkan <em>backlink <\/em>terbanyak. Gunakan informasi ini untuk mengidentifikasi jenis konten seperti apa yang paling sesuai dengan strategi <em>link-building<\/em> kalian.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Simpulan&nbsp;<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Oke, demikianlah penjelasan singkat mengenai strategi backlink yang berkualitas. <em>Backlink <\/em>merupakan bagian yang sangat penting dalam strategi SEO kalian. Makin banyak <em>backlink <\/em>yang diperoleh, makin tinggi pula peringkat website kalian di halaman hasil pencarian.<\/p>\n\n\n\n<p>Bagaimana menurut kalian? Sudah siap untuk membuat website dengan kualitas yang tinggi?<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apakah kalian termasuk orang yang merasa ada tantangan tersendiri kah dalam mencari cara dalam membangun backlink untuk website? Yups, memang dibutuhkan langkah yang tepat untuk melakukannya. Nah, untuk mendapatkan backlink berkualitas kalian perlu simak artikel ini sampai kelar. Simak ya Yuk Ketahui 9 Strategi Backlink yang Berkualitas dan Efektif! Apa Itu Backlink? Dilansir dari Backlinko, &#8230; <a title=\"Yuk Ketahui 9 Strategi Backlink yang Berkualitas dan Efektif!\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/strategi-backlink-yang-berkualitas\/\" aria-label=\"Read more about Yuk Ketahui 9 Strategi Backlink yang Berkualitas dan Efektif!\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":13551,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"generate_page_header":"","footnotes":""},"categories":[25],"tags":[122,2837,4531,283,7,4530],"class_list":["post-13537","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info","tag-apa-itu-backlink","tag-backlink-adalah","tag-cara-mendapatkan-backlink-berkualitas","tag-domain-murah","tag-hosting-murah","tag-mendapatkan-backlink-berkualitas","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13537","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13537"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13537\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13568,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13537\/revisions\/13568"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13551"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13537"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13537"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13537"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}