{"id":13465,"date":"2023-03-18T00:00:00","date_gmt":"2023-03-17T17:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/?p=13465"},"modified":"2023-03-15T13:29:25","modified_gmt":"2023-03-15T06:29:25","slug":"ganti-password-linux","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/ganti-password-linux\/","title":{"rendered":"Mau Ganti Password Linux? Yuk Ikuti Panduan Mudahnya!"},"content":{"rendered":"\n<p>Okay, pada kesempatan kali ini, kami akan menyampaikan cara ganti password root maupun user biasa pada sistem operasi Linux. Tenang, langkah-langkahnya termasuk mudah dan bisa dilakukan secara singkat, loh. Tanpa perlu berlama-lama, simak sampai kelar <strong>Mau Ganti Password Linux? Yuk Ikuti Panduan Mudahnya!<\/strong> Check it out!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cara Ganti Password Linux<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Untuk mengubah password user di Linux, bisa menggunakan <strong>perintah passwd, <\/strong>loh. Simak yuk langkah-langkah mengganti password di Linux (<a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/mengenal-lebih-dekat-tentang-apa-itu-ubuntu\/\">Ubuntu<\/a>, <a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/apa-itu-debian-kelebihan-dan-cara-menggunakannya\/\">Debian<\/a>, <a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/centos-sejarah-centos-mengapa-menggunakan-centos-kelebihan-dan-kekurangan\/\">CentOS<\/a>) untuk user root maupun user biasa:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cara Mengubah Password User Root di Linux<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Sebelum memulai cara mengubah password user root, silakan kalian siapkan perangkat <a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/panduan\/cara-install-cloudpanel-pada-vps-linux\/\">Linux <\/a>lebih dulu. Jika sudah siap, berikut urutan langkah ganti password Linux:<\/p>\n\n\n\n<p>1. Buka aplikasi terminal apapun yang kalian miliki. lalu silakan login ke VPS dengan cara menggunakan <a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/perbedaan-ssh-telnet-dan-rlogin\/\">SSH<\/a>. Berikut ini tampilan jika sudah login:<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Mau-Ganti-Password-Linux-1.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"768\" height=\"340\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Mau-Ganti-Password-Linux-1.png\" alt=\"ganti password linux\" class=\"wp-image-13466\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n<p><strong>FYI, Perintah SSH root diikuti IP address dan port VPS akan membawa pengguna login ke VPS Linux sebagai user root<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>2. Setelah login sebagai root, jalankan <strong>perintah passwd<\/strong> seperti contoh berikut:<\/p>\n\n\n\n<p>passwd<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Mau-Ganti-Password-Linux-2.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"364\" height=\"37\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Mau-Ganti-Password-Linux-2.png\" alt=\"ganti password linux\" class=\"wp-image-13467\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n<p><strong>Perintah passwd dijalankan di terminal Linux untuk mengganti password milik user root<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>3. Command <strong>passwd <\/strong>akan menampilkan dua baris di bawah. Silakan isi keduanya sesuai ketentuan berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><strong>Enter new UNIX password <\/strong>\u2013 Isi password Linux baru kalian.<\/li><li><strong>Retype new UNIX password <\/strong>\u2013 Tulis kembali kata sandi kalian, pastikan sesuai dengan input sebelumnya, ya.&nbsp;<\/li><\/ul>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Mau-Ganti-Password-Linux-3.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"661\" height=\"75\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Mau-Ganti-Password-Linux-3.png\" alt=\"ganti password\" class=\"wp-image-13468\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n<p><strong>Setelah menjalankan perintah passwd, pengguna akan diminta menginput password baru serta memvalidasi input password sebelumnya<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>4. Sistem akan memvalidasi perubahan password Linux kalian. Jika berhasil, output yang muncul di layar adalah:<\/p>\n\n\n\n<p>passwd: password updated successfully<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Mau-Ganti-Password-Linux-4.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"622\" height=\"61\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Mau-Ganti-Password-Linux-4.png\" alt=\"linux\" class=\"wp-image-13469\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n<p><strong>Output passwd: \u201cpassword updated successfully\u201d menunjukkan cara ganti password telah berhasil<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Yeayyy! Akhirnya kalian berhasil mempraktikkan cara ganti password root di CentOS, Debian, dan Ubuntu Linux.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cara Ganti Password Linux untuk User Lain<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Cara ganti password Ubuntu dan distro Linux lain dengan perintah passwd bisa diaplikasikan ke pengguna non root, loh.<\/p>\n\n\n\n<p>Seperti biasa, awali dengan masuk ke sistem VPS sebagai user root. Selanjutnya ikuti langkah-langkah berikut ini:<\/p>\n\n\n\n<p>1. Ketikkan command <strong>passwd <\/strong>diikuti nama user yang ingin diganti passwordnya. Misal, ingin mengubah sandi untuk user <strong>james <\/strong>maka perintahnya adalah:<\/p>\n\n\n\n<p>passwd james<\/p>\n\n\n\n<p>2. Perintah tersebut akan menampilkan dua form pengisian password baru untuk nama user <strong>James<\/strong>:<\/p>\n\n\n\n<p>Enter new UNIX password:<\/p>\n\n\n\n<p>Retype new UNIX password:<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Mau-Ganti-Password-Linux-5.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"724\" height=\"93\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Mau-Ganti-Password-Linux-5.png\" alt=\"unix password\" class=\"wp-image-13470\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n<p><strong>Jika dijalankan, perintah \u201cpasswd james\u201d akan menampilkan dua baris kode guna menginput kata sandi baru untuk user james serta memvalidasinya<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>3. Jika perubahan kata sandi sistem operasi Linux berhasil maka outputnya menjadi:<\/p>\n\n\n\n<p>passwd: password updated successfully<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Mau-Ganti-Password-Linux-6.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"622\" height=\"61\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Mau-Ganti-Password-Linux-6.png\" alt=\"kata sandi\" class=\"wp-image-13471\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n<p><strong>Output passwd: \u201cpassword updated successfully\u201d menunjukkan cara ganti password telah berhasil<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Yess! Password user non root berhasil diganti.!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Tips Memilih Password Linux yang Kuat<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Nah, ini nih tips penting bagi kalian agar Linux lebih aman. Pastikan kalian menerapkan tips membuat password Linux berikut:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Gunakan kombinasi huruf besar-kecil, angka, karakter khusus<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Ketika membuat password akun Linux, manfaatkan kombinasi huruf besar dan kecil, angka, serta karakter khusus, misalnya seperti <strong>@d7v1L1s#@<\/strong>. Trik ini membuat password lebih kuat dan tidak mudah ditebak oleh pihak tak bertanggung jawab.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Hindari menggunakan informasi pribadi sebagai password<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Jangan pernah menuliskan informasi pribadi, seperti nama, tempat dan tanggal lahir, alamat tinggal sebagai kata sandi. Selain itu, hindarilah penggunaan kata-kata yang dikenal secara umum, seperti minuman favorit, hewan peliharaan, artis favorit, dan lain-lain.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Tuliskan password yang panjang<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Tips selanjutnya adalah dengan menuliskan password panjang, setidaknya 12 karakter. Hal ini akan menyulitkan orang-orang tak berwenang membobol sistem kalian. Sebab, kemungkinan mereka mengalami kesalahan input di salah satu karakter menjadi lebih besar.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Simpan password di tempat yang aman<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Selanjutnya ialah jagalah kerahasiaan password Linux dengan tidak memberitahukannya ke orang lain, sedekat apapun.! Selain itu, simpanlah password di tempat yang aman, seperti pada aplikasi password manager terbaik.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>5. Terapkan aturan mengganti password secara berkala<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Hal lain yang perlu dilakukan sebagai administrator Linux adalah menetapkan aturan mengubah password secara berkala. Kebetulan, Linux menyediakan opsi <strong>\u2013expire<\/strong> yang bisa dimanfaatkan agar pengguna lain selalu mengubah kata sandinya dalam jangka waktu yang ditentukan.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai contoh, berikut perintah ganti password dengan opsi <strong>\u2013expire<\/strong> untuk user <strong>james<\/strong>:<\/p>\n\n\n\n<p>passwd &#8211;expire james<\/p>\n\n\n\n<p>Santuy, masih banyak cara menjaga keamanan server VPS Linux yang bisa lakukan. Mulai dari rutin mengupdate sistem, mengkonfigurasi firewall, dan masih banyak lagi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Mudah Kan Cara Mengubah Password Linux?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Okay deh, kalian telah mempraktikkan cara ganti password <a href=\"https:\/\/www.linux.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Linux <\/a>menggunakan perintah passwd. Nah, tutorial tersebut bisa diterapkan, baik untuk user root maupun non root.<\/p>\n\n\n\n<p>Gimana, tertarik mencoba panduan ini? Jika iya, siapkan dulu ya sebuah perangkat Linux, misalnya server VPS. Jika belum punya, tenang, kalian bisa mendapatkannya di penyedia VPS tepercaya seperti Jetorbit.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Okay, pada kesempatan kali ini, kami akan menyampaikan cara ganti password root maupun user biasa pada sistem operasi Linux. Tenang, langkah-langkahnya termasuk mudah dan bisa dilakukan secara singkat, loh. Tanpa perlu berlama-lama, simak sampai kelar Mau Ganti Password Linux? Yuk Ikuti Panduan Mudahnya! Check it out! Cara Ganti Password Linux Untuk mengubah password user di &#8230; <a title=\"Mau Ganti Password Linux? Yuk Ikuti Panduan Mudahnya!\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/ganti-password-linux\/\" aria-label=\"Read more about Mau Ganti Password Linux? Yuk Ikuti Panduan Mudahnya!\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":13497,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"generate_page_header":"","footnotes":""},"categories":[9],"tags":[283,4491,4490,7,4493,4492,4495,4494],"class_list":["post-13465","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tutorial","tag-domain-murah","tag-ganti-password","tag-ganti-password-linux","tag-hosting-murah","tag-memilih-password-linux","tag-password-linux","tag-password-linux-yang-kuat","tag-tips-memilih-password-linux","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13465","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13465"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13465\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13498,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13465\/revisions\/13498"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13497"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13465"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13465"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13465"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}