{"id":13249,"date":"2023-02-16T10:15:00","date_gmt":"2023-02-16T03:15:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/?p=13249"},"modified":"2023-02-10T11:27:35","modified_gmt":"2023-02-10T04:27:35","slug":"alasan-menggunakan-google-data-studio","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/alasan-menggunakan-google-data-studio\/","title":{"rendered":"7 Alasan Kalian Harus Menggunakan Google Data Studio!"},"content":{"rendered":"\n<p>Ada yang sedang kesulitan membaca dan mengolah data? Kalem, ada Google Data Studio! Yups, Google Data Studio adalah solusi yang bisa kalian manfaatkan. Apakah kalian mulai membutuhkan <em>tools <\/em>ini? Oia, kalau belum paham mengenai Data Studio, kali ini kami akan membahas <em>tools <\/em>milik Google satu ini. Okay, simak yuk <strong>7 Alasan Kalian Harus Menggunakan Google Data Studio!<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apa Itu Google Data Studio?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/datastudio.withgoogle.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Google Data Studio<\/a> adalah <em>tools <\/em>gratis milik Google yang digunakan untuk visualisasi data. Kalian bisa membuat sebuah <em>dashboard <\/em>yang interaktif dan juga menyusun laporan yang mudah dipahami menggunakan <em>tools <\/em>gratis ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Meski gratis, namun <em>tools <\/em>ini punya berbagai fitur keren yang mudah digunakan sehingga semua orang bisa menggunakannya, termasuk pemula.<\/p>\n\n\n\n<p>Tak perlu khawatir, Data Studio bisa dihubungkan dengan banyak <em>platform <\/em>yang lain baik berupa website, layanan pihak ketiga, atau aplikasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Apalagi di era digital saat ini, Data Studio bisa dimanfaatkan untuk mengakses database layanan marketing yang nantinya berguna dalam <em><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/mengenal-apa-itu-omnichannel-digital-marketing\/\">digital marketing<\/a><\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">7 <strong>Alasan Harus Menggunakan Google Data Studio<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Google Data Studio punya berbagai keunggulan dan manfaat yang bisa dimanfaatkan untuk memudahkan dalam pemrosesan data. Lalu, apa saja alasan kalian menggunakan <em>tools <\/em>ini?&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/mengenal-pengertian-google-data-studio-keunggulan-dan-cara-menggunakan\/\">Penjelasan Google Data Studio<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. <strong>Layanan gratis<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Layaknya layanan Google yang lain, <em>tools <\/em>satu ini bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan bisnis dan meningkatkan performa website secara gratis.<\/p>\n\n\n\n<p>Kalian bisa dengan leluasa mengolah data tanpa biaya sepeserpun sehingga tak perlu mengeluarkan biaya tambahan lagi jika menggunakannya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. <strong>Tersedia berbagai template<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Kalian pengguna baru? Tak usah khawatir ya untuk menghabiskan waktu dalam menyusun dan mencari tahu penggunaannya. Sebab, kalian bisa menggunakan banyak <em>template <\/em>yang sudah disediakan secara gratis.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Template <\/em>yang disediakan bisa dipilih sesuai dengan bidang industri yang kalian butuhkan, misalnya saja untuk <em>ecommerce<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. <strong>Mudah untuk digunakan dan dipelajari<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Meski <em>powerfull <\/em>dan punya banyak fitur, ternyata cara menggunakan Google Data Studio itu cukup mudah sehingga mudah untuk dipelajari bagi siapa saja yang ingin menggunakannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Tenang, jika ingin menampilkan data tertentu saja, kalian bisa melakukannya dengan sekali klik saja.<\/p>\n\n\n\n<p>Seperti yang dijelaskan pada poin selanjutnya bahwa tersedia berbagai <em>template <\/em>yang tentunya ini akan memudahkan penggunanya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. <strong>Mudah dibagikan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Laporan yang berhasil dibuat pada Data Studio selanjutnya bisa dengan mudah dibagikan dengan tim kalian, loh. Hal ini tentu mendukung produktivitas dan mempercepat pekerjaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Misal, saat menggunakan Google Docs lalu ada perubahan di dalamnya maka secara <em>realtime <\/em>Data Studio mampu melakukan perubahan.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, semua orang yang memiliki akses bisa ikut berkontribusi langsung dengan melakukan beberapa perubahan data atau input data secara bersamaan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. <strong>Menghasilkan laporan yang mudah dibaca<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>FYI, Google Data Studio dapat diatur sesuai dengan kebutuhan loh sebab <em>tools <\/em>ini memang membebaskan kita dalam membuat laporan penyajian data. Baik dalam hal <em>font<\/em>, warna, <em>layout<\/em>, ukuran, dan tema yang dipilih.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan menghasilkan laporan sesuai kebutuhan otomatis laporan yang dihasilkan akan mudah untuk dipahami dan dibaca oleh siapapun.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. <strong>Mendukung sumber data yang luas<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Alasan selanjutnya adalah <em>tools <\/em>ini mampu melakukan integrasi dan memperoleh data dari berbagai <em>platform <\/em>marketing.<\/p>\n\n\n\n<p>Makanya, kalian dapat memanfaatkan data tersebut untuk membangun strategi bisnis yang cocok dan ampuh.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">7. <strong>Memiliki banyak opsi widget<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Apakah kalian juga salah satu orang yang sering menyangka bahwa Google Data Studio sama dengan <em>tools <\/em>dari Google yang lain, yaitu Google Analytics?<\/p>\n\n\n\n<p>Memang keduanya hampir sama sih namun <em>tools <\/em>ini punya fitur yang lebih lengkap untuk mendukung bisnis kalian karena dilengkapi dengan beragam pilihan <em>widget, <\/em>mulai dari <em>time series graph<\/em>, <em>heat graph<\/em>, <em>pie chart<\/em>, dan masih banyak yang lain.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Bagaimana Cara Menggunakan Google Data Studio?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Cara menggunakan Google Data Studio ini cukup mudah. Penasaran Bagaimana Cara Menggunakan Google Data Studio? Bagaimana pula Cara Mudah Membuat Dashboard dengan Google Data Studio? Simak penjelasannya keduanya yuk <a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/mengenal-pengertian-google-data-studio-keunggulan-dan-cara-menggunakan\/#cara-menggunakan-google-data-studio\">di sini<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Yuk Olah Bisnis Secara Profesional dengan Google Data Studio Sekarang!<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Google Data Studio adalah <em>tools <\/em>gratis milik Google yang bisa dimanfaatkan oleh siapapun untuk mengolah data dalam jumlah besar atau kecil sehingga menghasilkan laporan yang interaktif dan mudah untuk dibaca.<\/p>\n\n\n\n<p>Meski memiliki fitur yang lengkap, cara menggunakan Google Data Studio ini ternyata cukup mudah bahkan bagi pemula, loh.<\/p>\n\n\n\n<p>Selamat mencoba dan tunggu info-info menarik lainnya dari kami, ya \ud83d\ude42<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ada yang sedang kesulitan membaca dan mengolah data? Kalem, ada Google Data Studio! Yups, Google Data Studio adalah solusi yang bisa kalian manfaatkan. Apakah kalian mulai membutuhkan tools ini? Oia, kalau belum paham mengenai Data Studio, kali ini kami akan membahas tools milik Google satu ini. Okay, simak yuk 7 Alasan Kalian Harus Menggunakan Google &#8230; <a title=\"7 Alasan Kalian Harus Menggunakan Google Data Studio!\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/alasan-menggunakan-google-data-studio\/\" aria-label=\"Read more about 7 Alasan Kalian Harus Menggunakan Google Data Studio!\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":13261,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"generate_page_header":"","footnotes":""},"categories":[25],"tags":[4352,4353,283,2609,7,2611],"class_list":["post-13249","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info","tag-apa-itu-google-data-studio","tag-cara-gunakan-google-data-studio","tag-domain-murah","tag-google-data-studio","tag-hosting-murah","tag-menggunakan-google-data-studio","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13249","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13249"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13249\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13269,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13249\/revisions\/13269"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13261"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13249"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13249"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13249"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}