{"id":13052,"date":"2023-01-25T03:21:00","date_gmt":"2023-01-24T20:21:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/?p=13052"},"modified":"2023-01-25T10:59:13","modified_gmt":"2023-01-25T03:59:13","slug":"pengertian-long-tail-keyword-dan-cara-risetnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/pengertian-long-tail-keyword-dan-cara-risetnya\/","title":{"rendered":"Pengertian Long Tail Keyword dan Cara Risetnya"},"content":{"rendered":"\n<p>Kalian sudah paham dong ya bahwa kita ini wajib menggunakan <em>keyword <\/em>untuk memaksimalkan SEO agar bisa muncul di halaman hasil mesin pencari. Salah satu jenis agar bisa menemukan <em>keyword <\/em>yang tepat adalah<em> long tail keyword<\/em>. Nah, yang masih bingung seputar long tail keyword, simak yuk sampai kelar <strong>Pengertian Long Tail Keyword dan Cara Risetnya<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Pengertian Long Tail Keyword<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Long tail keyword<\/em> adalah frasa pencarian yang biasanya terdiri dari 3 sampai 5 kata dan relatif spesifik terkait topik yang dicari oleh pengguna.<\/p>\n\n\n\n<p>Meskipun volumenya tidak terlalu banyak, pembaca memakainya guna mencari informasi yang tepat untuk tujuan konversi.<\/p>\n\n\n\n<p>Artinya, meski tak sering digunakan untuk mencari website, <em>long tail keyword <\/em>kemungkinan besar dimaksudkan secara khusus terkait tindakan yang ingin dilakukan oleh pengunjung.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>FYI, jenis <em>keyword <\/em>ini juga bisa menjadi cara efektif untuk meningkatkan konversi dalam jangka panjang, loh.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cara Riset Long Tail Keyword<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Ada beberapa cara untuk riset <em>long tail keyword<\/em>. Saran kami, silakan kalian mencoba semua metode di bawah ini untuk menemukan berbagai <em>keyword <\/em>yang bisa digunakan untuk memaksimalkan performa artikel atau konten kalian.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Gunakan Tool Riset Long Tail Keyword<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Untungnya, kebanyakan <em>tool <\/em>riset <em>keyword <\/em>juga bisa digunakan untuk menemukan<em> long tail keyword<\/em>. Cukup kalian pilih <em>keyword <\/em>yang terdiri lebih dari dua kata lalu gunakan <em>keyword <\/em>tersebut jika cocok dengan <em>intent <\/em>website atau konten kalian.<\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa rekomendasi untuk kalian terkait <em>tool <\/em>riset <em>long tail keyword<\/em> adalah:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><a href=\"https:\/\/www.semrush.com\/lp\/sem-aeoy\/en\/?kw=semrush&amp;cmp=AA_SRCH_Brand_Semrush_EN&amp;label=brand_semrush&amp;Network=g&amp;Device=c&amp;utm_content=530563961938&amp;kwid=kwd-12358836513&amp;cmpid=13706571056&amp;agpid=129528617212&amp;BU=Brand_Semrush&amp;extid=&amp;adpos=&amp;gclid=Cj0KCQiAlKmeBhCkARIsAHy7WVucf38EyMQfXpBeFBkaSUxX7wfipHMbEZuhpZW7SWAQAGnwre3bblcaAmt1EALw_wcB\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Semrush<\/a><\/li><li>Software marketing SEO Hubspot<\/li><li><a href=\"https:\/\/trends.google.com\/trends\/?geo=ID\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\">Google Trends<\/a><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Setiap <em>tool <\/em>di atas tentunya memiliki fitur khususnya sendiri yang mungkin akan berguna, tergantung pada kebutuhan dan topik yang kalian cari. Namun, jika dilihat dari segi tujuan utamanya, semuanya sudah cukup bagus untuk menemukan <em>long tail keyword<\/em> yang efektif.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cek Hasil Pencarian Google<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Cara selanjutnya untuk menemukan <em>long tail keyword<\/em> adalah dengan mengecek hasil pencarian Google. Cukup masukkan <em>keyword <\/em>ke kolom pencarian Google lalu <em>scroll <\/em>ke bawah untuk melihat saran tambahan:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><strong>Orang juga bertanya (people also ask).<\/strong> Bagian ini ada di area atas SERP, biasanya di bawah hasil pencarian pertama dan sebelum daftar hasil lainnya.<\/li><\/ul>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Pengertian-Long-Tail-Keyword-1.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"741\" height=\"258\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Pengertian-Long-Tail-Keyword-1.png\" alt=\"pengertian long tail keyword\" class=\"wp-image-13053\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><strong>Penelusuran terkait (<em>related searches<\/em>).<\/strong> Bagian ini berada di bawah halaman hasil pencarian.<\/li><\/ul>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Pengertian-Long-Tail-Keyword-2.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"726\" height=\"310\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Pengertian-Long-Tail-Keyword-2.png\" alt=\"long tail keyword\" class=\"wp-image-13054\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><strong>Saran penelusuran Google atau isi otomatis. <\/strong>Saran ini akan muncul ketika mengetikkan istilah yang dicari pada kolom pencarian Google.<\/li><\/ul>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Pengertian-Long-Tail-Keyword-3.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"750\" height=\"411\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Pengertian-Long-Tail-Keyword-3.png\" alt=\"pengertian long tail keyword\" class=\"wp-image-13055\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Meskipun dari segi volume pencarian maupun <em>ranking <\/em>terbilang kurang populer namun tetap saja <em>long tail keyword<\/em> adalah teknik SEO yang harus diterapkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Oia, kalian juga bisa memaksimalkannya untuk mendapatkan <em>featured snippet <\/em>agar <em>traffic <\/em>makin melonjak.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi gimana, sudah paham kah seputar<em> long tail keyword<\/em> dan cara risetnya? Nah, kalian bisa mulai riset dan menggunakan <em>long tail keyword<\/em> dalam upaya memaksimalkan SEO website kalian.<\/p>\n\n\n\n<p>Yuk segera kalian buat daftar long tail keyword yang potensial untuk ditambahkan ke website atau konten kalian.!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kalian sudah paham dong ya bahwa kita ini wajib menggunakan keyword untuk memaksimalkan SEO agar bisa muncul di halaman hasil mesin pencari. Salah satu jenis agar bisa menemukan keyword yang tepat adalah long tail keyword. Nah, yang masih bingung seputar long tail keyword, simak yuk sampai kelar Pengertian Long Tail Keyword dan Cara Risetnya Pengertian &#8230; <a title=\"Pengertian Long Tail Keyword dan Cara Risetnya\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/pengertian-long-tail-keyword-dan-cara-risetnya\/\" aria-label=\"Read more about Pengertian Long Tail Keyword dan Cara Risetnya\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":13104,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"generate_page_header":"","footnotes":""},"categories":[25],"tags":[283,7,4278,4279,4277,4280],"class_list":["post-13052","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info","tag-domain-murah","tag-hosting-murah","tag-long-tail-keyword","tag-long-tail-keyword-adalah","tag-pengertian-long-tail-keyword","tag-riset-long-tail-keyword","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13052","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13052"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13052\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13056,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13052\/revisions\/13056"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13104"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13052"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13052"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13052"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}