{"id":12909,"date":"2023-01-05T03:33:00","date_gmt":"2023-01-04T20:33:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/?p=12909"},"modified":"2022-12-28T15:57:33","modified_gmt":"2022-12-28T08:57:33","slug":"pengertian-kabel-straight-dan-cara-membuatnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/pengertian-kabel-straight-dan-cara-membuatnya\/","title":{"rendered":"Pengertian Kabel Straight, Urutan, dan Cara Membuatnya"},"content":{"rendered":"\n<p>Kali ini akan dibahas terkait kabel straight, yakni salah satu kabel <em>Unshield Twisted Pair<\/em> (UTP) yang juga bisa ditemukan pada jaringan LAN. Tak usah lama-lama, simak yuk <strong>Pengertian Kabel Straight, Urutan, dan Cara Membuatnya<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Pengertian Kabel Straight&nbsp;<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Tujuan penggunaan kabel straight dan kabel cross pada dasarnya sama saja. Hanya orientasi penggunaannya saja yang berbeda.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Kabel straight punya susunan ujung yang harus sama persis satu sama lain sebab punya fungsi untuk menghubungkan antarperangkat berbeda, seperti komputer dengan switch, komputer dengan LAN pada modem kabel atau DSL, router dengan LAN pada modem cable\/DSL, switch ke router dan hub ke router.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Kabel straight merupakan standar baku dari tipe konfigurasi warna kabel UTP. Meski terdapat dua standar pemasangan yang biasanya digunakan, yakni TIA\/EIA-568A dan TIA\/EIA-568B tapi dalam praktik pembuatan jaringan LAN sehari-hari, TIA\/EIA-568B merupakan standar pemasangan yang paling sering digunakan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Urutan Kabel Straight&nbsp;<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>FYI, kabel straight juga disusun oleh jenis-jenis kabel yang punya warna-warna tertentu. Kabel straight memiliki urutan ujung satu sama lain harus sama persis karena mempunyai fungsi menghubungkan antarperangkat yang berbeda. Berikut kami paparkan urutan warna kabel straight untuk jaringan LAN.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Urutan kabel straight tipe TIA\/EIA-568A&nbsp;<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" type=\"1\"><li>Putih hijau&nbsp;<\/li><li>Hijau&nbsp;<\/li><li>Putih oranye&nbsp;<\/li><li>Biru&nbsp;<\/li><li>Putih biru&nbsp;<\/li><li>Oranye&nbsp;<\/li><li>Putih coklat&nbsp;<\/li><li>Coklat&nbsp;<\/li><\/ol>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Urutan kabel straight tipe TIA\/EIA-568B&nbsp;<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" type=\"1\"><li>Putih oranye&nbsp;<\/li><li>Oranye&nbsp;<\/li><li>Putih hijau&nbsp;<\/li><li>Biru&nbsp;<\/li><li>Putih biru&nbsp;<\/li><li>Hijau&nbsp;<\/li><li>Putih coklat&nbsp;<\/li><li>Coklat&nbsp;<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Itulah susunan kabel straight berdasarkan tipenya, yang mana warna ujung konektor satu dan ujung konektor lainnya memiliki warna yang sama.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cara Membuat Kabel Straight&nbsp;<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Setiap jenis kabel LAN memiliki urutan warna kabel berbeda. Meski kabel LAN terdiri dari berbagai warna tetapi pemasangannya harus urut ya agar kabel LAN berfungsi. Jenis dan urutan warna kabel LAN yang berbeda tentu akan menghasilkan fungsi yang berbeda pula.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Oia, kalian harus memilih urutan kabel yang sama antara ujung kabel satu dengan ujung kabel yang lain jika ingin membuat kabel straight. Pada susunan kabel straight tipe TIA\/EIA-568A dan urutan kabel straight tipe TIA\/EIA-568B, kalian kudu menyamakan urutan antarujungnya lebih dulu, ya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Contohnya, jika menggunakan susunan kabel straight tipe TIA\/EIA-568A pada ujung kabelnya maka ujung kabel yang lain juga harus menggunakan standar urutan kabel straight tipe TIA\/EIA-568A.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Demikian pula jika menggunakan standar susunan kabel straight tipe TIA\/EIA-568B pada ujung kabel satunya maka ujung kabel yang lain juga harus menggunakan standar urutan kabel straight tipe TIA\/EIA-568B.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, kalian dapat menggunakan bagan urutan di bawah ini untuk memudahkan pembuatan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Membuat kabel Straight versi TIA\/EIA-568A&nbsp;<\/strong><\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Pengertian-Kabel-Straight-1.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"457\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Pengertian-Kabel-Straight-1.png\" alt=\"pengertian kabel straight\" class=\"wp-image-12923\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n<p><strong>Ujung Kabel 1 \u2194 Ujung Kabel 2<\/strong>&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Pin 1 \u2192 Putih Hijau \u2192 Putih Hijau&nbsp;<\/li><li>Pin 2 \u2192 Hijau \u2192 Hijau&nbsp;<\/li><li>Pin 3 \u2192 Putih Oranye \u2192 Putih Oranye&nbsp;<\/li><li>Pin 4 \u2192 Biru \u2192 Biru&nbsp;<\/li><li>Pin 5 \u2192 Putih Biru \u2192 Putih Biru&nbsp;<\/li><li>Pin 6 \u2192 Oranye \u2192 Oranye&nbsp;<\/li><li>Pin 7 \u2192 Putih Coklat \u2192 Putih Coklat&nbsp;<\/li><li>Pin 8 \u2192 Coklat \u2192 Coklat&nbsp;<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Membuat kabel Straight versi TIA\/EIA-568B&nbsp;<\/strong><\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Pengertian-Kabel-Straight-2.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"457\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Pengertian-Kabel-Straight-2.png\" alt=\"kabel straight\" class=\"wp-image-12924\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n<p><strong>Ujung Kabel 1 \u2194 Ujung Kabel 2<\/strong>&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Pin 1 \u2192 Putih Oranye \u2192 Putih Oranye&nbsp;<\/li><li>Pin 2 \u2192 Oranye \u2192 Oranye&nbsp;<\/li><li>Pin 3 \u2192 Putih Hijau \u2192 Putih Hijau&nbsp;<\/li><li>Pin 4 \u2192 Biru \u2192 Biru&nbsp;<\/li><li>Pin 5 \u2192 Putih Biru \u2192 Putih Biru&nbsp;<\/li><li>Pin 6 \u2192 Hijau \u2192 Hijau&nbsp;<\/li><li>Pin 7 \u2192 Putih Coklat \u2192 Putih Coklat&nbsp;<\/li><li>Pin 8 \u2192 Coklat \u2192 Coklat<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Okay, jadi itulah pengertian kabel straight, urutan kabel straight, serta cara membuat kabel straight. Semoga bermanfaat dan tunggu info-info menarik lainnya dari kami, ya \ud83d\ude42<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kali ini akan dibahas terkait kabel straight, yakni salah satu kabel Unshield Twisted Pair (UTP) yang juga bisa ditemukan pada jaringan LAN. Tak usah lama-lama, simak yuk Pengertian Kabel Straight, Urutan, dan Cara Membuatnya Pengertian Kabel Straight&nbsp; Tujuan penggunaan kabel straight dan kabel cross pada dasarnya sama saja. Hanya orientasi penggunaannya saja yang berbeda.&nbsp; Kabel &#8230; <a title=\"Pengertian Kabel Straight, Urutan, dan Cara Membuatnya\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/pengertian-kabel-straight-dan-cara-membuatnya\/\" aria-label=\"Read more about Pengertian Kabel Straight, Urutan, dan Cara Membuatnya\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":12922,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"generate_page_header":"","footnotes":""},"categories":[25],"tags":[283,7,4213,4211,4212],"class_list":["post-12909","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info","tag-domain-murah","tag-hosting-murah","tag-membuat-kabel-straight","tag-pengertian-kabel-straight","tag-urutan-kabel-straight","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12909","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12909"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12909\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12925,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12909\/revisions\/12925"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12922"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12909"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12909"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12909"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}