{"id":12904,"date":"2023-01-03T03:28:00","date_gmt":"2023-01-02T20:28:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/?p=12904"},"modified":"2022-12-29T15:35:55","modified_gmt":"2022-12-29T08:35:55","slug":"pengertian-kabel-cross-dan-cara-membuatnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/pengertian-kabel-cross-dan-cara-membuatnya\/","title":{"rendered":"Pengertian Kabel Cross, Urutan, dan Cara Membuatnya"},"content":{"rendered":"\n<p>Penasaran gimana perangkat komputer dapat terhubung ke dalam jaringan? Jawabannya adalah karena kabel cross, yakni salah satu kabel <em>Unshield Twisted Pair <\/em>(UTP) yang bisa ditemui pada jaringan LAN. Ingin tahu lebih detail tentang pengertian kabel cross? Okay, simak yuk <strong>Pengertian Kabel Cross, Urutan, dan Cara Membuatnya<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Pengertian dan Fungsi Kabel Cross<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Kabel cross punya susunan berbeda di setiap ujungnya, yang berfungsi menghubungkan <em>device <\/em>atau perangkat elektronik serupa, seperti laptop dengan laptop, komputer dengan komputer, router dengan router, hub dengan hub, dan <em>switch <\/em>dengan <em>switch<\/em>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Biasanya, kabel cross hanya digunakan sebagian saja, loh. Artinya, dari delapan kabel yang ada, hanya empat buah kabel saja nih yang sering dipakai. Keempat kabel tersebut punya fungsi untuk menerima dan mengirim paket data antarperangkat.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Kabel cross berfungsi menghubungkan suatu perangkat dengan jaringan secara <em>point to point<\/em> atau <em>peer to peer<\/em>. Biasanya kabel cross digunakan untuk membangun jaringan komputer agar bisa menyuplai kebutuhan jaringan hingga ke pelosok yang belum memiliki sarana Access Point untuk menunjang jaringan wireless.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Trus, gimana secara harga? Membangun jaringan dengan Kabel UTP dan kabel urutan kabel cross memang lebih murah dibanding jaringan <em>wireless<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, membangun jaringan komputer menggunakan kabel punya kelebihan berupa kemampuan mentransmisikan data yang lebih stabil serta tidak terpengaruh cuaca, loh.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Urutan Kabel Cross&nbsp;<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Kabel cross punya urutan warna pin yang berlawanan. Urutan kabel cross punya perbedaan warna pada ujung konektor satu dan ujung konektor yang lain.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut ini paparan urutan warna kabel cross untuk jaringan LAN dari kiri ke kanan:<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Pengertian-Kabel-Cross-1.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"554\" height=\"389\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Pengertian-Kabel-Cross-1.png\" alt=\"kabel cross\" class=\"wp-image-12918\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Ujung Konektor 1&nbsp;<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" type=\"1\"><li>Putih oranye&nbsp;<\/li><li>Oranye&nbsp;<\/li><li>Putih hijau&nbsp;<\/li><li>Biru&nbsp;<\/li><li>Putih biru&nbsp;<\/li><li>Hijau&nbsp;<\/li><li>Putih coklat&nbsp;<\/li><li>Coklat&nbsp;<\/li><\/ol>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Ujung Konektor 2&nbsp;<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" type=\"1\"><li>Putih hijau&nbsp;<\/li><li>Hijau&nbsp;<\/li><li>Putih oranye&nbsp;<\/li><li>Biru&nbsp;<\/li><li>Putih biru&nbsp;<\/li><li>Oranye&nbsp;<\/li><li>Putih coklat&nbsp;<\/li><li>Coklat&nbsp;<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Selain urutan warna kabel cross, masing-masing warna kabelnya punya 3 fungsi utamanya loh:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Penghantar paket data: putih hijau, hijau, putih oranye, dan oranye.&nbsp;<\/li><li>Penghantar paket suara: biru dan putih biru.&nbsp;<\/li><li>Penghantar tegangan DC: coklat dan putih coklat.&nbsp;<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cara Membuat Kabel Cross&nbsp;<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Sebelum membahas cara membuat kabel cross, sebaiknya menyiapkan peralatan untuk membuat kabel cross terlebih dahulu, antara lain:&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" type=\"1\"><li>Tang crimping&nbsp;<\/li><li>Alat pengupas kabel&nbsp;<\/li><li>Kabel UTP&nbsp;<\/li><li>Connector RJ-45&nbsp;<\/li><li>LAN tester&nbsp;<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Setelah menyiapkan beberapa peralatan tersebut, selanjutnya dapat mulai membuat kabel cross dengan urutan sebagai berikut:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" type=\"1\"><li><strong>Kupas ujung kabel<\/strong> kurang lebih 2 cm sampai kabel yang ada di dalamnya terlihat.&nbsp;<\/li><li><strong>Pisahkan kabel-kabel<\/strong> di dalamnya lalu <strong>luruskan<\/strong>.&nbsp;<\/li><li><strong>Susun kabel berdasarkan warna<\/strong>, seperti oranye putih, oranye, hijau putih, biru, biru putih, hijau, coklat putih, dan coklat.&nbsp;<\/li><li><strong>Ambil konektor RJ-45<\/strong> yang terdiri dari 8 pin. Pin 1 dari konektor ini adalah pin yang posisinya paling kiri.&nbsp;<\/li><li><strong>Masukkan kabel-kabel<\/strong> itu hingga bagian ujungnya mentok di dalam konektor lalu <strong>sesuaikan dengan urutan warna kabel<\/strong>.&nbsp;<\/li><li><strong>Gunakan LAN tester<\/strong> lalu masukkan ujung kabel ke alat tersebut.&nbsp;<\/li><li><strong>Nyalakan LAN Tester <\/strong>yang tersambung dengan kabel UTP.&nbsp;<\/li><li>Jika lampu LED pada LAN tester bisa menyala semua, dari nomor 1 hingga nomor 8, artinya telah berhasil menyusun kabel cross.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Okay, jadi gimana, sudah paham kan terkait kabel cross? Selamat mencoba dan tunggu info-info menarik lainnya dari kami, ya \ud83d\ude42<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penasaran gimana perangkat komputer dapat terhubung ke dalam jaringan? Jawabannya adalah karena kabel cross, yakni salah satu kabel Unshield Twisted Pair (UTP) yang bisa ditemui pada jaringan LAN. Ingin tahu lebih detail tentang pengertian kabel cross? Okay, simak yuk Pengertian Kabel Cross, Urutan, dan Cara Membuatnya Pengertian dan Fungsi Kabel Cross Kabel cross punya susunan &#8230; <a title=\"Pengertian Kabel Cross, Urutan, dan Cara Membuatnya\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/pengertian-kabel-cross-dan-cara-membuatnya\/\" aria-label=\"Read more about Pengertian Kabel Cross, Urutan, dan Cara Membuatnya\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":12917,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"generate_page_header":"","footnotes":""},"categories":[25],"tags":[283,4203,7,4205,4202,4204],"class_list":["post-12904","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info","tag-domain-murah","tag-fungsi-kabel-cross","tag-hosting-murah","tag-membuat-kabel-cross","tag-pengertian-kabel-cross","tag-urutan-kabel-cross","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12904","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12904"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12904\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12919,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12904\/revisions\/12919"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12917"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12904"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12904"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12904"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}