{"id":12888,"date":"2023-01-02T03:07:00","date_gmt":"2023-01-01T20:07:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/?p=12888"},"modified":"2022-12-29T15:36:15","modified_gmt":"2022-12-29T08:36:15","slug":"alasan-wordpress-itu-seo-friendly","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/alasan-wordpress-itu-seo-friendly\/","title":{"rendered":"Ketahui 6 Alasan WordPress Itu SEO Friendly..!"},"content":{"rendered":"\n<p>Mitos gak ya jika WordPress SEO <em>friendly<\/em>? Apakah sebenarnya ada fakta yang bisa menunjukkan bahwa <em>platform <\/em>ini memang lebih unggul dibanding CMS lain? Tak usah lama-lama, langsung simak yuk <strong>Ketahui 6 Alasan WordPress Itu SEO Friendly..!<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>6 Alasan WordPress Itu SEO Friendly<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut ini alasa kenapa WordPress SEO <em>friendly<\/em>:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Kemudahan Menata Struktur Konten<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Menurut Google, struktur konten yang rapi memudahkan mesin pencari menjelajahi isi konten.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, hasilnya adalah konten bisa berpeluang lebih besar untuk meranking di hasil pencarian atau SERP pada kata kunci yang relevan dengan informasi tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>WordPress menyediakan sederet fitur untuk membantu menata struktur konten. Mulai dari judul, subjudul atau heading, tag, kategori, dan masih banyak lagi.<\/p>\n\n\n\n<p>Semuanya bisa ditemukan dengan mengakses editor bawaan WordPress, baik saat membuat halaman maupun postingan blog baru.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/6-Alasan-WordPress-Itu-SEO-Friendly-1.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"768\" height=\"300\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/6-Alasan-WordPress-Itu-SEO-Friendly-1.png\" alt=\"alasan wordpress seo friendly\" class=\"wp-image-12890\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Oia, kalian bisa menambahkan heading baru, mulai dari H2, H3, dan seterusnya sesuai kebutuhan topik yang dibahas.<\/p>\n\n\n\n<p>Kalian juga bisa menambahkan <strong>tag <\/strong>artikel dengan mudah dan ada juga opsi untuk menempatkan artikel sesuai <strong>kategorinya<\/strong>.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/6-Alasan-WordPress-Itu-SEO-Friendly-2.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"340\" height=\"695\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/6-Alasan-WordPress-Itu-SEO-Friendly-2.png\" alt=\"wordpress seo friendly\" class=\"wp-image-12891\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Singkatnya, konten website dengan adanya penataan heading dan kategori membuat mesin pencari lebih paham isi konten. Dari segi <em>user experience<\/em>, pengunjung pun lebih mudah dalam mencari konten yang dibutuhkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Ini nih poin keunggulannya. Sebab, di beberapa CMS lain, kudu repot membongkar coding HTML untuk sekadar mengatur heading atau tag konten.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Ramah Rich Content<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>WordPress adalah <em>platform <\/em>serba bisa untuk membuat <em>rich content<\/em>. Sesuai namanya, <em>rich content<\/em> tidak hanya berisi teks tapi juga elemen multimedia, seperti gambar, video, embed code, dan lain-lain.<\/p>\n\n\n\n<p>Bagi pengunjung,<em> rich content <\/em>jauh lebih nyaman dinikmati dibanding konten yang hanya berisi teks (<em>plain content<\/em>). Faktanya, konten dengan rich media 13% lebih menarik untuk diklik calon pengunjung, dibandingkan konten plain. Nah, lama-kelamaan, performa SEO website dengan <em>rich content <\/em>jadi meningkat.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, kalau di WordPress, bisa menambahkan berbagai elemen ke konten cukup bermodalkan editor bawaan. Mau gambar, video, audio, button, sampai kode bahasa pemrograman, semuanya ada.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/6-Alasan-WordPress-Itu-SEO-Friendly-3.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"429\" height=\"579\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/6-Alasan-WordPress-Itu-SEO-Friendly-3.png\" alt=\"ramah rich content\" class=\"wp-image-12892\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Jika menginstall plugin tambahan seperti <strong>Yoast SEO<\/strong> maka semakin banyak elemen yang bisa ditambahkan, seperti contoh di bawah:<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/6-Alasan-WordPress-Itu-SEO-Friendly-4.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"429\" height=\"410\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/6-Alasan-WordPress-Itu-SEO-Friendly-4.png\" alt=\"yoast seo\" class=\"wp-image-12893\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Sedangkan untuk jenis kontennya sendiri, ada banyak, loh. Kalian bisa mengikuti cara memasang <em>rich snippet<\/em> untuk masing-masing konten yang ingin dibuat. Caranya mudah kok, asalkan Yoast SEO sudah terpasang ke WordPress.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika membuat konten berita, silakan pilih <strong>News Article<\/strong> untuk jenis <em>schema<\/em>, yang nantinya ikut menentukan tampilan konten di hasil pencarian utama.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/6-Alasan-WordPress-Itu-SEO-Friendly-5.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"768\" height=\"666\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/6-Alasan-WordPress-Itu-SEO-Friendly-5.png\" alt=\"alasan wordpress seo friendly\" class=\"wp-image-12894\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Nah, konten beritanya bisa nangkring di pencarian, utamanya di section News sesuai schema yang ditentukan tadi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Kemudahan Optimasi Gambar<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Kalian pasti sudah tahu bahwa dengan menambahkan gambar, akan membuat artikel tambah menarik. Eitss, jangan lupa optimasi gambar sebagai upaya image SEO. Untungnya di WordPress, fitur optimasi gambarnya sudah cukup lengkap kok.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan mengakses <strong>Media Library<\/strong>, bisa mengetahui ukuran dan format gambar, loh. Tentunya hal ini untuk memonitor apakah gambar tersebut terlalu besar atau sudah teroptimasi dengan baik.<\/p>\n\n\n\n<p>Kalian bisa menambahkan <strong>Alt Text, Title<\/strong>, dan <strong>Caption<\/strong> agar gambar lebih mudah dipahami oleh mesin pencari.<\/p>\n\n\n\n<p>Oia, WordPress juga sudah mendukung format gambar generasi baru, yaitu <strong>Webp<\/strong>. Format Google Webp ini mampu mengkompres ukuran gambar jadi jauh lebih kecil, tanpa mengubah kualitasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika masih belum cukup juga, WordPress juga menyediakan berbagai plugin kompresi gambar otomatis, seperti <a href=\"https:\/\/wordpress.org\/plugins\/wp-smushit\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\"><strong>Smush<\/strong><\/a>, <a href=\"https:\/\/wordpress.org\/plugins\/imagify\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong>Imagify<\/strong><\/a>, <a href=\"https:\/\/wordpress.org\/plugins\/shortpixel-image-optimiser\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\"><strong>ShortPixel<\/strong><\/a>, dan masih banyak lagi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Kebebasan Mengatur Permalink<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Permalink <\/em>adalah istilah lain dari URL suatu halaman website. Penggunaan <em>permalink <\/em>yang tepat ternyata cukup berpengaruh bagi upaya SEO.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut Google Search Central, <em>permalink <\/em>merupakan cara mesin pencari mengetahui isi konten ketika konten tersebut belum pernah di-<em>crawling<\/em> sama sekali.<\/p>\n\n\n\n<p>Perhatikan ya, jangan sampai ngasal bikin <em>permalink <\/em>seperti berikut:<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/6-Alasan-WordPress-Itu-SEO-Friendly-6.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"728\" height=\"442\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/6-Alasan-WordPress-Itu-SEO-Friendly-6.png\" alt=\"mengatur permalink\" class=\"wp-image-12895\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Berhubung WordPress SEO <em>friendly<\/em> namun memberi kebebasan untuk mengatur <em>permalink <\/em>sesuka hati, loh. Opsi <em>permalink <\/em>ini juga sudah tertanam sebagai fitur bawaan, kok.<\/p>\n\n\n\n<p>Sekedar saran sih, silakan pilih opsi <strong>Post name<\/strong> sebab yang paling ringkas dan deskriptif sehingga bagus untuk SEO.<\/p>\n\n\n\n<p>Kadang, <em>permalink <\/em>yang dihasilkan masih terlalu panjang karena kan menyesuaikan judul halaman atau postingan, ya. Tenang, kalian masih bisa mengatur custom slug untuk masing-masing halaman. Cukup gunakan Yoast SEO dan isilah kolom slug sesuai kebutuhan.<\/p>\n\n\n\n<p>Intinya, bisa menciptakan <em>permalink <\/em>sebaik mungkin deh sehingga tak mudah dimengerti oleh mesin pencari dan calon pengunjung.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>5. Fitur SEO Lanjutan Lengkap<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Satu hal yang membuat WordPress SEO <em>friendly <\/em>adalah ketersediaan banyak plugin SEO untuk optimasi tingkat lanjut. Dengan begitu, Anda tak akan kesulitan mengkonfigurasi optimasi SEO dengan lebih mudah.<\/p>\n\n\n\n<p>Kalian bisa mengatur <strong>SEO title<\/strong> dan <strong>meta description <\/strong>dengan bantuan plugin <strong>Yoast SEO<\/strong>, loh.<\/p>\n\n\n\n<p>Mengatur SEO title dan meta description sangat penting, loh! Menurut Google, keduanya berguna untuk membantu mesin pencari dan pengguna agar lebih mudah memahami topik konten.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan Yoast, kalian sudah cukup melakukan upaya optimasi SEO lebih cepat. Namun, masih ada plugin SEO lain yang juga menjanjikan kok, yaitu <a href=\"https:\/\/wordpress.org\/plugins\/seo-by-rank-math\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\">Rank Math<\/a>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Keistimewaan plugin ini adalah kemampuan menganalisis kualitas konten menurut standar SEO. Salah satu keunggulan Rank Math adalah memudahkan untuk memantau tren pencarian <em>keyword <\/em>berkat integrasinya dengan Google Trends.<\/p>\n\n\n\n<p>Integrasi yang mudah dengan Google merupakan sebuah keuntungan loh meski pengecekan tren bisa dilakukan manual.<\/p>\n\n\n\n<p>Terkait kinerja website nih, setelah mengoptimasi berbagai aspek SEO, tentu ingin tahu hasilnya sudah sesuai harapan atau belum. Makanya, menghubungkan website WordPress dengan berbagai tools Google sangatlah membantu.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>6. Kebebasan Memilih Hosting Terbaik<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Pengaruh hosting untuk SEO itu cukup besar. Mengingat WordPress membebaskan untuk memilih hosting sendiri, silakan pilih layanan hosting dengan server yang sudah teruji kualitasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Alasannya, kualitas server hosting berdampak langsung pada kecepatan dan <em>uptime <\/em>website. Nah, <em>uptime <\/em>dan kecepatan merupakan dua faktor Google ranking yang dominan.<\/p>\n\n\n\n<p>Di beberapa CMS lain, ternyata tidak bisa berganti hosting seenak kalian. Sebab, mereka umumnya menawarkan <em>platform <\/em>dan hosting dalam satu paket.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini jadi merepotkan, jika suatu ketika server platform tersebut mengalami kendala yang cukup lama. Berbeda dengan WordPress, Anda bisa menggunakan berbagai layanan hosting sesuai kebutuhan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Bukti Konkrit SEO WordPress Lebih Baik dari CMS Lain<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Kita cari tahu yuk, apakah SEO WordPress memang lebih baik dibanding <em>platform <\/em>sejenis!<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>WordPress vs Blogger: Pengaturan Schema Markup<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Website WordPress bisa menampilkan hasil pencarian yang lebih menarik karena kemudahan mengatur <em>schema markup<\/em>. Tak cuma teks, elemen visual seperti gambar dan rating juga bisa ikut tampil di SERP, loh.<\/p>\n\n\n\n<p>Jenis website apapun seperti blog, toko online, atau website review bisa mendapatkan keuntungan dari kemudahan mengatur <em>schema markup<\/em>.&nbsp;<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/6-Alasan-WordPress-Itu-SEO-Friendly-7.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"768\" height=\"453\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/6-Alasan-WordPress-Itu-SEO-Friendly-7.png\" alt=\"wordpress vs blogger\" class=\"wp-image-12896\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Bagi pemilik website <em>ecommerce<\/em>, tampilan tersebut lebih menarik minat calon pengunjung untuk mampir ke website, loh.<\/p>\n\n\n\n<p>Tahu kah bahwa di WordPress tak butuh kemampuan teknis untuk membuat<em> rich schema<\/em>? Cukup bermodalkan plugin Yoast, tinggal pilih <em>schema <\/em>yang sesuai dengan jenis halaman seperti di bawah ini:<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/6-Alasan-WordPress-Itu-SEO-Friendly-8.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"768\" height=\"710\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/6-Alasan-WordPress-Itu-SEO-Friendly-8.png\" alt=\"blogger\" class=\"wp-image-12897\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Sementara di <strong>Blogger<\/strong> yang mana <em>platform <\/em>blog buatan Google, memang bisa mengatur rich result ini, sih. Namun, prosesnya jauh lebih rempong dan melibatkan keterampilan teknis.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Kalian perlu membongkar script HTML lalu menuliskan kode <em>schema <\/em>di tempat yang spesifik.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/6-Alasan-WordPress-Itu-SEO-Friendly-9.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"768\" height=\"770\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/6-Alasan-WordPress-Itu-SEO-Friendly-9.png\" alt=\"blogger\" class=\"wp-image-12898\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Khawatirnya hal ini bisa menyebabkan website error jika salah ketik <em>script <\/em>atau menempatkan <em>schema <\/em>di posisi yang tak seharusnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>WordPress vs Ghost: Integrasi Tools Google<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Hal lain yang membuat SEO WordPress menonjol dibandingkan CMS lain adalah kemudahan integrasinya dengan berbagai tools Google.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Di WordPress, cukup gunakan satu plugin bernama <strong>Google Site Kit<\/strong> untuk enam <em>tools <\/em>berbeda. Proses konfigurasinya mudah, kok. Tanpa keluar <em>dashboard<\/em>.!<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/6-Alasan-WordPress-Itu-SEO-Friendly-10.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"768\" height=\"379\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/6-Alasan-WordPress-Itu-SEO-Friendly-10.png\" alt=\"wordpress vs ghost\" class=\"wp-image-12899\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Trus di platform lain gimana? Meski bisa dilakukan, proses integrasi website ke <em>tools <\/em>Google butuh <em>effort <\/em>lebih keras.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>WordPress vs Shopify: Pembuatan Konten Blog<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>WordPress adalah platform CMS multifungsi. Kalian bisa membangun toko online sembari membuat konten blog sebagai upaya <em>content marketing<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Kalian pasti sudah paham bahwa jika konten blog menduduki posisi puncak pencarian, reputasi website juga meningkat, dan potensi penjualan bisa ikut terdongkrak. Makanya cara menulis artikel SEO <em>friendly <\/em>itu sangat penting.<\/p>\n\n\n\n<p>Kalem, ada plugin Rank Math yang bisa memandu selama membuat artikel. Plugin berbasis AI ini akan menilai kualitas konten berdasarkan beberapa metrik.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Jika ada satu aspek yang belum oke, plugin ini akan memberi saran bagian mana yang harus diperbaiki.<\/p>\n\n\n\n<p>Kalau di CMS lain, kemudahan semacam ini belum tentu didapatkan, loh. Di Shopify, aspek <em>blogging <\/em>jadi agak terpinggirkan. Sebab, CMS ini terlalu berfokus pada pengelolaan website <em>ecommerce<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Memang bisa membuat konten blog tapi tidak ada fitur untuk mengetahui apakah konten sudah oke atau belum menurut standar SEO.<\/p>\n\n\n\n<p>Yeayy! Akhirnya, tetap terbukti kan bahwa WordPress itu adalah platform yang memang SEO friendly? Dibandingkan dengan beberapa CMS lain, SEO WordPress masih jauh lebih unggul, apalagi jika dioptimasi dengan plugin WordPress.<\/p>\n\n\n\n<p>Luncurkan website berbasis<a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/wordpress-hosting\/\"> WordPress<\/a> kalian dengan Jetorbit yuk, dengan fitur yang membuat web jadi cepat serta gratis Theme Premium! Lebih cepat menggunakan WordPress Hosting untuk keperluan website Berita, Portal, Toko Online, dan Blogging berbasis WordPress.<\/p>\n\n\n\n<p>Selamat mencoba dan tunggu info-info menarik lainnya dari kami, ya \ud83d\ude42<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mitos gak ya jika WordPress SEO friendly? Apakah sebenarnya ada fakta yang bisa menunjukkan bahwa platform ini memang lebih unggul dibanding CMS lain? Tak usah lama-lama, langsung simak yuk Ketahui 6 Alasan WordPress Itu SEO Friendly..! 6 Alasan WordPress Itu SEO Friendly Berikut ini alasa kenapa WordPress SEO friendly: 1. Kemudahan Menata Struktur Konten Menurut &#8230; <a title=\"Ketahui 6 Alasan WordPress Itu SEO Friendly..!\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/alasan-wordpress-itu-seo-friendly\/\" aria-label=\"Read more about Ketahui 6 Alasan WordPress Itu SEO Friendly..!\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":12889,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"generate_page_header":"","footnotes":""},"categories":[25],"tags":[4199,283,4200,7,4198,38,4201,4197],"class_list":["post-12888","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info","tag-blogger","tag-domain-murah","tag-ghost","tag-hosting-murah","tag-rich-content","tag-seo-wordpress","tag-shopify","tag-wordpress-seo-friendly","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12888","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12888"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12888\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12931,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12888\/revisions\/12931"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12889"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12888"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12888"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12888"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}