{"id":12809,"date":"2022-12-20T11:42:00","date_gmt":"2022-12-20T04:42:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/?p=12809"},"modified":"2022-12-16T08:41:43","modified_gmt":"2022-12-16T01:41:43","slug":"update-wordpress-6-1-1-bawa-50-perbaikan-bug","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/update-wordpress-6-1-1-bawa-50-perbaikan-bug\/","title":{"rendered":"Update Maintenance: WordPress 6.1.1 Bawa 50+ Perbaikan Bug"},"content":{"rendered":"\n<p>Hai, Orbiters! Ada berita penting nih bagi kalian pengguna setia WordPress. WordPress 6.1.1 resmi dirilis dengan membawa 29 perbaikan <em>core <\/em>dan 21 perbaikan <em>bug <\/em>pada <em>block editor<\/em>. Trus, gimana detailnya? Simak sampai kelar yuk <strong>Update Maintenance: WordPress 6.1.1 Bawa 50+ Perbaikan Bug<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>WordPress 6.1.1 Maintenance Update Dirilis<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Pada tanggal 15 November 2022, WordPress merilis versi 6.1.1.&nbsp;<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Update-Maintenance-WordPress-6.1.1-1.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"927\" height=\"592\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Update-Maintenance-WordPress-6.1.1-1.png\" alt=\"update wordpress 6.1.1\" class=\"wp-image-12810\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Update-Maintenance-WordPress-6.1.1-1.png 927w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Update-Maintenance-WordPress-6.1.1-1-800x511.png 800w\" sizes=\"auto, (max-width: 927px) 100vw, 927px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n<p>WordPress 6.1.1 adalah <em>update maintenance<\/em> yang berfokus pada perbaikan <em>bug<\/em>. Okay, versi kali ini WordPress tidak membawa perubahan yang besar maupun fitur baru. Bisa dibilang, WordPress 6.1.1 termasuk <em>update <\/em>berumur pendek. Sebab, versi ini dirilis selang dua minggu setelah WordPress 6.1 diluncurkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, pembaruan WordPress 6.1.1 ini tidak bisa dianggap enteng. Alasannya, <em>update <\/em>ini memperbaiki 29 <em>bug <\/em>pada <em>core <\/em>dan 21 <em>bug <\/em>di <em>block editor<\/em> yang ada di versi WordPress sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Perbaikan Bug WordPress 6.1.1<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Di WordPress 6.1.1 ini, 50+ <em>bug <\/em>pada <em>core <\/em>dan <em>block editor <\/em>yang dilaporkan berhasil diperbaiki. Namun, beberapa perubahan yang menjadi <strong><em>highlight <\/em><\/strong>di versi kali ini adalah:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Peningkatan Performa WordPress 6.1.1<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>WordPress 6.1.1 membawa perubahan untuk meningkatkan performa website, seperti:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Mengganti fungsi <strong>wp_get_theme() \u2192 get_stylesheet()<\/strong> menjadi <strong>get_stylesheet() <\/strong>yang dianggap dapat meningkatkan performa karena mengurangi penggunaan CPU.<\/li><li>Penambahan syarat pada fungsi <strong>wp_max_upload_size() <\/strong>untuk mengurangi penggunaan <em>resource <\/em>dan mempercepat waktu <em>loading<\/em>.<\/li><li>Peningkatan performa <strong>wp_theme_JSON<\/strong> dengan mengurangi pemakaian struktur data tipe <em>array<\/em>.&nbsp;<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Perbaikan Kemunculan Fatal Error Bagi Pengguna Gutenberg Versi Lama<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Dalam beberapa kasus, proses <em>update <\/em>ke WordPress 6.1 berujung pada fatal <em>error <\/em>yang mengakibatkan <em>user <\/em>tidak bisa mengakses <em>front-end <\/em>maupun <em>back-end <\/em>website.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Penyebabnya adalah <em>plugin <\/em>Gutenberg versi 14.1 ke bawah tidak kompatibel dengan WordPress 6.1.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Di update kali ini, WordPress berhasil memperbaiki <em>error <\/em>ini dengan menambahkan sebuah fungsi pada file <strong>update-core.php<\/strong> yang akan menonaktifkan plugin Gutenberg yang masih berada di versi lama.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Perbaikan Bug pada Button + untuk Menambah Block<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Pada versi WordPress 6.1, <strong>button <\/strong>+ yang fungsinya untuk menambahkan <em>block <\/em>dihilangkan.&nbsp;<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Update-Maintenance-WordPress-6.1.1-2.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"940\" height=\"217\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Update-Maintenance-WordPress-6.1.1-2.png\" alt=\"perbaikan bug\" class=\"wp-image-12811\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Update-Maintenance-WordPress-6.1.1-2.png 940w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Update-Maintenance-WordPress-6.1.1-2-800x185.png 800w\" sizes=\"auto, (max-width: 940px) 100vw, 940px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Ternyata, banyak pengguna WordPress yang masih membutuhkan fitur ini. Itulah mengapa, button + dimunculkan kembali di versi WordPress 6.1.1.<\/p>\n\n\n\n<p>Kini kalian juga bisa menggunakan <strong>shortcut \u201c\/\u201d <\/strong>untuk menambahkan sebuah <em>block<\/em>. Sebagai contoh, jika ingin menambahkan <em>block heading<\/em>, kalian tinggal mengetik <strong>\/heading<\/strong> seperti gambar di bawah ini.&nbsp;<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Update-Maintenance-WordPress-6.1.1-3.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"407\" height=\"183\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Update-Maintenance-WordPress-6.1.1-3.png\" alt=\"update maintenance\" class=\"wp-image-12812\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Perbaikan Border pada Tabel<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Pengguna block editor Gutenberg melaporkan ada <em>bug <\/em>yang menyebabkan <em>border <\/em>tabel tidak muncul di tampilan website.&nbsp;<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Update-Maintenance-WordPress-6.1.1-4.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"198\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Update-Maintenance-WordPress-6.1.1-4.png\" alt=\"update wordpress\" class=\"wp-image-12813\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Update-Maintenance-WordPress-6.1.1-4.png 1024w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Update-Maintenance-WordPress-6.1.1-4-800x155.png 800w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Saat itu, <em>bug <\/em>ini berhasil diperbaiki dengan memunculkan <em>border <\/em>di tampilan <em>front-end<\/em> dengan ukuran default 0,5 em. Namun, kini bisa mengatur ukuran <em>border <\/em>sesuai keinginan di Global Style setelah <em>update <\/em>ke versi WordPress 6.1.1.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>5. Penambahan Minimum Font Size pada Fluid Typography<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Fluid typography adalah fitur baru di WordPress 6.1 yang berfungsi untuk menyesuaikan ukuran <em>font <\/em>mengikuti besar kecilnya ukuran layar perangkat yang digunakan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Sayangnya, belum ada aturan minimum ukuran <em>font <\/em>pada file theme.json. Tanpa adanya batasan minimal <em>font size<\/em>, bisa jadi <em>user <\/em>salah mengatur ukuran <em>font <\/em>yang menyebabkan teks sulit terbaca.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Itulah mengapa developer kemudian menambahkan <strong>minimum font size yaitu 14 px<\/strong>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Gimana, ternyata banyak ya yang perlu diperbaiki di WordPress versi sebelumnya? Maka, sebagai <em>user <\/em>perlu <em>update <\/em>WordPress ke versi terbaru untuk mengatasi masalah akibat <em>bug <\/em>yang muncul.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cara Update ke WordPress 6.1.1<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Sebagai pengguna WordPress, kalian pasti sudah tahu bahwa ada berbagai cara <em>update <\/em>WordPress. Mulai dari <em>update <\/em>manual melalui <em>dashboard<\/em>, lewat bantuan <em>plugin<\/em>, dan sebagainya.<\/p>\n\n\n\n<p>Okay, ternyata banyak perbaikan <em>bug <\/em>yang sudah kalian dapatkan saat <em>update <\/em>ke WordPress 6.1.1. Nah, supaya performa website kalian makin oke, silakan kalian bisa mempelajari cara mengelola website yang tepat, ya.<\/p>\n\n\n\n<p>Kabar gembira dari Jetorbit untuk kalian! Sekarang, kami telah meluncurkan produk baru berupa layanan Cloud Hosting yang siap meningkatkan performa website kalian.<\/p>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/jto.us\/cloudhostingjetorbit\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Layanan Cloud Hosting<\/a> dari Jetorbit ini memungkinkan kalian untuk menangani trafik tinggi. Bagi kalian yang butuh sumber daya untuk proses data yang lebih besar dan lebih cepat juga cocok menggunakan layanan ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Selamat mencoba dan tunggu info-info menarik lainnya dari kami, ya \ud83d\ude42&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hai, Orbiters! Ada berita penting nih bagi kalian pengguna setia WordPress. WordPress 6.1.1 resmi dirilis dengan membawa 29 perbaikan core dan 21 perbaikan bug pada block editor. Trus, gimana detailnya? Simak sampai kelar yuk Update Maintenance: WordPress 6.1.1 Bawa 50+ Perbaikan Bug WordPress 6.1.1 Maintenance Update Dirilis Pada tanggal 15 November 2022, WordPress merilis versi &#8230; <a title=\"Update Maintenance: WordPress 6.1.1 Bawa 50+ Perbaikan Bug\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/update-wordpress-6-1-1-bawa-50-perbaikan-bug\/\" aria-label=\"Read more about Update Maintenance: WordPress 6.1.1 Bawa 50+ Perbaikan Bug\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":12829,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"generate_page_header":"","footnotes":""},"categories":[25],"tags":[3346,4132,283,7,3242,4131,3344,4130],"class_list":["post-12809","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info","tag-cara-update-wordpress","tag-cara-update-wordpress-6-1-1","tag-domain-murah","tag-hosting-murah","tag-maintenance-wordpress","tag-perbaikan-bug-wordpress-6-1-1","tag-update-wordpress","tag-update-wordpress-6-1-1","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12809","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12809"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12809\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12814,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12809\/revisions\/12814"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12829"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12809"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12809"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12809"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}