{"id":12496,"date":"2022-11-07T01:29:00","date_gmt":"2022-11-06T18:29:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/?p=12496"},"modified":"2022-10-28T09:30:25","modified_gmt":"2022-10-28T02:30:25","slug":"panduan-seo-youtube-2022-terbaru","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/panduan-seo-youtube-2022-terbaru\/","title":{"rendered":"Panduan SEO Youtube 2022 (Terbaru)"},"content":{"rendered":"\n<p>Ingin memenangkan persaingan di YouTube dan mendatangkan banyak penonton? Ya kalian harus menerapkan SEO YouTube yang tepat! Nah, bagi pemula di <em>social video <\/em>Youtube, kalian mesti simak nih <strong>Panduan SEO Youtube 2022 (Terbaru)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Pengertian SEO YouTube<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>SEO YouTube adalah langkah optimasi dari video yang dibuat dan unggah di YouTube. Tujuan utama optimasi ini adalah membuat video lebih banyak diakses oleh masyarakat. Dengan kata kunci tertentu, video bisa muncul di posisi atas.<\/p>\n\n\n\n<p>YouTube adalah mesin pencari sama halnya dengan Google. Apa saja yang ada di basis datanya bisa ditemukan dengan kata kunci tertentu. Video juga butuh optimisasi loh seperti pemberian kata kunci, tag, atau lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika kalian bisa mengoptimalkan video dengan menerapkan teknik <a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/heading-tag-h1-h2-h3-h6-bagi-ahli-seo\/\">SEO<\/a>, video bisa lebih mudah ditemukan di dalam <em>platform<\/em>. Selain itu, video juga bisa muncul dalam pencarian di YouTube mengingat <em>platform <\/em>ini juga dimiliki oleh Google.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>5 Langkah Optimasi SEO YouTube<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut ini beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk memaksimalkan SEO YouTube yang kalian miliki.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Riset Keyword<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Dalam panduan SEO YouTube, juga ada yang namanya kata kunci atau keyword. Sama halnya dengan konten yang ada pada website, kalian menempatkan kata kunci dengan kerapatan tertentu mulai dari kata kunci utama, turunan, hingga sinonimnya atau LSI.<\/p>\n\n\n\n<p>Kata kunci pada YouTube akan menentukan posisi dari konten yang dibuat. Jika ingin memaksimalkan konten video yang sudah atau akan dipublikasikan, yuk simak panduan riset kata kunci di bawah ini.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>1.1. Temukan Kata Kunci Sesuai Niche<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Poin pertama yang harus dipikirkan dahulu adalah niche atau tema yang kalian kuasai jika ingin menggeluti dunia <a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/cara-membuat-thumbnail-youtube\/\">YouTube <\/a>secara profesional.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Kata kunci ini penting untuk menarik banyak penonton baru jika halaman YouTube kalian masih terbilang baru. Karena masih pemula maka harus kerja cerdas dengan memaksimalkan kata kunci.<\/p>\n\n\n\n<p>Gunakan fitur seperti <a href=\"https:\/\/trends.google.com\/trends\/?geo=ID\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Google Trends<\/a> untuk melihat jenis kata kunci yang dibidik dan frasa turunannya. Dengan alat ini, kalian akan tahu seberapa banyak atau kuat persaingannya. Selain itu, akan terlihat juga berapa kali kata kunci itu dicari setiap bulannya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>1.2. Menganalisis Tren Terbaru<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Coba perhatikan tab trends di YouTube. Pada periode tertentu, video nomor satu seterusnya memiliki tema yang sama. Nah, dari sanalah bisa dilihat kalau YouTube juga berlaku tren dan dari tren itu kalian bisa mendulang <em>viewers <\/em>yang banyak.<\/p>\n\n\n\n<p>Ada dua cara untuk melihat tren yang terjadi pada YouTube. Pertama, dari fitur autocomplete yang ada di kolom pencarian. Kedua, dengan langsung melihat tab trends dan dibarengi melihat Google Trends.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Kalian bisa saja menciptakan tren tersendiri dari apa yang dibuat. Namun, kalian juga bisa memanfaatkan tren itu untuk meningkatkan jumlah penonton dengan cepat.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>1.3. Koleksi Kata Kunci di Google<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Sekitar 20-40% <em>traffic <\/em>yang masuk ke YouTube berasal dari pencarian organik di Google. Mengingat porsi pencarian dari sana cukup besar, kalian juga disarankan menghimpun kata kunci yang banyak digunakan dan sesuai dengan <em>niche <\/em>yang sedang dikembangkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan kata kunci yang tepat dan juga tambahan tren yang sedang terjadi, optimasi bisa dilakukan dengan lebih mudah. Meski demikian, konten orisinal tetap harus dibuat agar kanal YouTube yang dibuat tidak terkesan hanya meniru.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Buatlah Video dengan Kualitas Terbaik<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>FYI, algoritma YouTube juga rumit dan sering berubah. Dengan kata kunci yang sama, bisa saja video kalian pada halaman pencarian kesekian sedangkan milik orang lain berada di daftar paling atas.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam pencarian YouTube, video yang berada di atas adalah video yang dianggap paling sesuai dengan kata kunci atau relevan.<\/p>\n\n\n\n<p>Oia, sebelum melakukan berbagai optimasi mulai dengan melakukan riset kata kunci, sebaiknya ketahui dulu jenis video yang disukai oleh YouTube.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>2.1. Perbaiki Kualitas Editing<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Kualitas <em>editing <\/em>juga menentukan apakah video akan menempati peringkat tinggi atau justru tenggelam di bawah. Jika teknik <em>editing <\/em>video masih buruk, mendapatkan <em>viewer <\/em>banyak akan sulit, kecuali konten di dalamnya memicu viral dan banyak orang penasaran untuk melihatnya.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>2.2. Pastikan Orisinalitas Video<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Membuat konten yang original itu penting meski cukup sulit. Jika melakukan plagiat, YouTube akan mengetahui hal tersebut.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>sebaiknya membuat konten orisinal yang berkualitas, ya. Asal optimasinya baik dan mahir mengaplikasikan langkah SEO YouTube lain, video akan mendapatkan banyak <em>view<\/em>, kok.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>2.3. Perhatikan Durasi<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Durasi dari video menentukan apakah nantinya konten mudah diindeks dengan kata kunci tertentu atau tidak. Beberapa orang yang melakukan monetisasi selalu membuat video di atas 5 menit. Video dengan durasi ini juga sudah memiliki syarat untuk dimonetisasi seperti dimunculkan <a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/yuk-ketahui-cara-daftar-adsense-youtube\/\">Adsense<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>2.4. Buat Thumbnail yang Menarik<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Kemasan dari video harus menarik dan memuat siapa saja yang kebetulan menemukannya penasaran. Kemasan ini mencakup <em>thumbnails <\/em>pada video. Jangan mengunggah video lalu merilisnya tanpa bagian ini, ya. <em>Clickbait <\/em>dalam kata-kata atau hal menarik dari video bisa dimasukkan ke bagian ini, loh.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>2.5. Pertimbangkan Selera Penonton<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>untuk membuat banyak orang suka dan akhirnya mau membagikan atau dilihat beberapa kali, dibutuhkan video yang berkualitas tentunya. Semakin banyak video dilihat oleh pengguna YouTube, indeks dari video ini akan sangat baik. Dengan kata kunci yang sama, video akan mudah tampil pada halaman awal pencarian YouTube.<\/p>\n\n\n\n<p>Semakin besar jumlah <em>subscriber <\/em>yang kalian miliki, semakin besar pula peluang akan muncul di urutan paling atas. Oia, perhatikan juga para penonton ya agar mereka lebih loyal dan akan terus kembali setiap ada konten baru.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Optimasi Metadata<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Apakah kalian maish belum tahu di mana kata kunci itu harus diletakkan? Apakah harus di dalam video atau pada deskripsi, caption, tag, atau sejenisnya?<\/p>\n\n\n\n<p>Pada bagian ini, akan dibahas bagaimana optimasi SEO YouTube itu dilakukan dan di mana saja kata kunci di tempatkan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>3.1. Selipkan Kata Kunci di Judul<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Aturan judul dan kata kunci juga berlaku pada video yang diunggah di YouTube. Kalian harus membuat judul yang memuat kata kunci, turunannya, atau sinonimnya. Kata kunci pada judul akan digunakan sebagai umpan saat melakukan pencarian. Semakin relevan judul dengan kata kunci, kemungkinan besar akan muncul di halaman pertama.<\/p>\n\n\n\n<p>Usahakan sebisa mungkin kata kunci berada di beberapa karakter bagian depan, ya. Umumnya ada batasan sekitar 60 karakter. Jika lebih dari itu, judul akan otomatis terpotong di hasil pencarian YouTube. Hal ini tentu akan sangat disayangkan, apalagi kalau kontennya memang berkualitas.<\/p>\n\n\n\n<p>Usahakan juga judul yang berisi kata kunci relevan dengan isi dari video. Jika tak relevan dan hanya bermain-main dengan <em>clickbait<\/em>, bisa saja video akan diturunkan atau mendapatkan <em>report<\/em>. Kalaupun ada <em>clickbait<\/em>, usahakan tetap relevan dengan konten yang disajikan.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>3.2. Optimasi Deskripsi Video<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Kata kunci yang ditargetkan juga harus muncul pada deskripsi. FYI, jangan biarkan kolom deskripsi yang panjangnya sampai 1.000 karakter ini kosong. Berikan deskripsi sesuai dengan video atau masukkan CTA (<em>call to action<\/em>)<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam membuat deskripsi, usahakan untuk memasukkan kata kunci yang ditargetkan di 100 karakter pertama atau 2-3 baris pertama. Bagian itu akan muncul pada video sebelum penonton melakukan klik pada tulisan \u201cShow more\u201d. Usahakan kata kunci, CTA, atau hal penting lainnya ada pada bagian itu.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>3.3. Masukkan Tag yang Tepat<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Kata kunci tidak hanya dimasukkan pada deskripsi dan juga judul. Optimasi di dalam mesin juga harus dilakukan. Kalian perlu memasukkan kata kunci yang sesuai dengan video dan kata kunci lain yang terkait di tag.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Panduan-SEO-Youtube-2022-1.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"768\" height=\"398\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Panduan-SEO-Youtube-2022-1.png\" alt=\"panduan seo youtube\" class=\"wp-image-12498\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Tag membantu Google dan YouTube untuk memahami konteks video kalian. Apabila kata kunci dimaksimalkan pada dua hal itu, optimasi bisa berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>3.4. Berikan Hashtag yang Sesuai<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Selain tag yang tidak terlihat dari luar, kalian juga harus memasukkan <em>hashtag <\/em>yang sesuai. <em>Hashtag <\/em>ini keluar di bagian atas judul berupa tanda pagar diikuti dengan berbagai kata yang sesuai. Saat tagar diklik, YouTube akan menampilkan video dengan tagar serupa sehingga pencarian jadi lebih spesifik.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>3.5. Buat Thumbnail yang Sesuai dengan Isi Video<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Teknologi dari Google dan turunannya termasuk YouTube sudah sangat canggih dan bisa mengenali objek seperti tulisan di dalam gambar. Maka, kalian disarankan menaruh kata kunci atau yang berhubungan di <em>thumbnail<\/em>. Letakkan secara proporsional dan jangan berlebihan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Promosikan Video<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Poin selanjutnya adalah ada banyak hal yang harus dilakukan untuk menarik banyak penonton video. Cara itu dilakukan dengan melakukan promosi.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>4.1. Gunakan Media Sosial yang Tepat<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Kalian cukup melakukan <em>share <\/em>di media sosial yang kalian miliki, seperti Twitter atau Instagram.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikan <em>link <\/em>dan<em> footage video<\/em> yang berisi ringkasan atau bagian-bagian yang bisa membuat orang penasaran. Dengan melakukan itu, mereka akan tertarik melakukan klik.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>4.2. Buatlah Komunitas<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Kalau channel yang dimiliki sudah besar dan memiliki basis penggemar yang besar, ada baiknya untuk mulai menjalin komunikasi. Kalian bisa memberikan balasan pada kolom komentar. Atau, jika sudah banyak cukup melakukan like sebagai tanda ada interaksi yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>4.3. Iklankan Video&nbsp;<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Kalau video yang dibuat digunakan untuk kampanye produk dengan dana yang besar, tentu dengan posting saja tidak cukup. Maka, di langkah ini iklan bisa diterapkan. Kalian bisa mempromosikan video melalui layanan iklan Google AdSense. Dengan Google AdSense, kalian bisa menentukan di mana iklan akan ditampilkan, salah satunya adalah YouTube.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>5. Evaluasi Video YouTube&nbsp;<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Eitss, jangan lupa untuk evaluasi. Kalian perlu melakukan evaluasi pada semua video yang sudah dirilis.<\/p>\n\n\n\n<p>Tenang, YouTube sudah menyediakan <em>analytics tool<\/em>. Cukup buka Studio YouTube kalian lalu arahkan kursor ke bagian kiri dan klik <strong>Analytics<\/strong>. Kalian akan mendapati gambar seperti ini<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Panduan-SEO-Youtube-2022-2.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"768\" height=\"385\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Panduan-SEO-Youtube-2022-2.png\" alt=\"panduan seo youtube\" class=\"wp-image-12499\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Kalian akan mendapatkan data <em>analytics <\/em>semua video kalian. Dari jumlah view, waktu tonton, jumlah <em>subscriber<\/em>, jangkauan setiap video, hingga <em>engagement <\/em>setiap video.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan adanya data tersebut, kalian bisa menganalisis apa yang perlu Anda tingkatkan pada pembuatan video-video selanjutnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Okay, jadi dengan memaksimalkan SEO pada video YouTube yang kalian miliki, <em><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/mengenal-apa-itu-meta-description-agar-jumlah-traffic-naik\/\">traffic <\/a><\/em>akan naik dan kemungkinan besar meningkatkan Adsense yang didapatkan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Semoga artikel ini bermanfaat bagi kalian yang akan memulai karier di dunia sosial video YouTube, ya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ingin memenangkan persaingan di YouTube dan mendatangkan banyak penonton? Ya kalian harus menerapkan SEO YouTube yang tepat! Nah, bagi pemula di social video Youtube, kalian mesti simak nih Panduan SEO Youtube 2022 (Terbaru) Pengertian SEO YouTube SEO YouTube adalah langkah optimasi dari video yang dibuat dan unggah di YouTube. Tujuan utama optimasi ini adalah membuat &#8230; <a title=\"Panduan SEO Youtube 2022 (Terbaru)\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/panduan-seo-youtube-2022-terbaru\/\" aria-label=\"Read more about Panduan SEO Youtube 2022 (Terbaru)\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":12497,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"generate_page_header":"","footnotes":""},"categories":[25],"tags":[283,7,3954,3953,3955],"class_list":["post-12496","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info","tag-domain-murah","tag-hosting-murah","tag-optimasi-seo-youtube","tag-panduan-seo-youtube","tag-pengertian-seo-youtube","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12496","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12496"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12496\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12562,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12496\/revisions\/12562"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12497"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12496"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12496"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12496"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}