{"id":12240,"date":"2022-10-03T10:14:00","date_gmt":"2022-10-03T03:14:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/?p=12240"},"modified":"2022-09-27T09:08:45","modified_gmt":"2022-09-27T02:08:45","slug":"pengertian-port-jenis-dan-fungsinya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/pengertian-port-jenis-dan-fungsinya\/","title":{"rendered":"Pengertian Port, Jenis, dan Fungsinya"},"content":{"rendered":"\n<p>Ada yang masih asing dengan istilah port? Bukan airport atau airpods, ya. Tenang, bagi yang masih belum tahu apapun tentang port, simak dulu yuk sampai tuntas <strong>Pengertian Port, Jenis, dan Fungsinya<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Pengertian Port<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Port adalah mekanisme yang memungkinkan komputer terhubung dengan beberapa sesi koneksi dengan komputer dan program lainnya dalam jaringan.<\/p>\n\n\n\n<p>Melansir <a href=\"https:\/\/www.cloudflare.com\/learning\/network-layer\/what-is-a-computer-port\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Cloudflare<\/a>, port dalam jaringan komputer adalah sebuah titik di mana koneksi jaringan dimulai dan diakhiri. Port pada jaringan merupakan <em>software <\/em>dan dikelola oleh sistem operasi komputer.<\/p>\n\n\n\n<p>Setiap port dikaitkan dengan proses atau layanan tertentu. Port akan mengidentifikasi aplikasi dan <em>service <\/em>yang menggunakan koneksi di dalam protokol TCP\/IP. Port memungkinkan komputer dapat membedakan antara berbagai jenis trafik, misalnya email yang masuk ke port yang berbeda dari halaman web.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Penomoran Port<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Port sudah memiliki sistem standardisasi di semua perangkat yang terhubung ke jaringan untuk meningkatkan kompatibilitas. Setiap port memiliki identitas dalam bentuk angka 16-bit (dua byte) yang disebut sebagai <strong>Port Number<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>Port number berbentuk rangkaian angka dari dari 0 hingga 65535. Sebagian besar port dicadangkan untuk protokol tertentu, misalnya, semua pesan <em>Hypertext Transfer Protocol <\/em>(<a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/apa-sih-perbedaan-http-dan-https-yuk-cari-tau-di-sini\/\">HTTP<\/a>) masuk ke port 80.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Jenis dan Fungsi Port pada Jaringan Komputer<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Jika dilihat dari terminologinya, jenis port dibedakan menjadi dua, yaitu <em>logical port<\/em> (port nonfisik) dan <em>physical port<\/em> (port fisik). Silakan simak penjelasannya berikut ini:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Logical Port<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Logical port adalah jalur yang digunakan oleh aplikasi untuk menghubungkan dengan komputer lain melalui jaringan TCP\/IP. Salah satu contohnya adalah mengkoneksikan komputer dengan internet. Port ini berperan penting dalam jaringan komputer.<\/p>\n\n\n\n<p>Dilihat dari penomorannya, logical port terbagi menjadi tiga jenis. Ada jenis port yang terdaftar di <a href=\"https:\/\/www.iana.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Internet Assigned Numbers Authority<\/a> (IANA) dan ada yang tidak terdaftar. Berikut pembagian detailnya:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><strong>Well-known port: <\/strong>berkisar dari 0 \u2013 1023. Ini merupakan port yang dikenali atau port sistem. Port ini selalu merepresentasikan layanan jaringan yang sama dan ditetapkan oleh IANA.<\/li><li><strong>Registered port: <\/strong>berkisar dari 1024 \u2013 49151. Port ini diketahui dan terdaftar di IANA tetapi tidak dialokasikan secara permanen sehingga dapat menggunakan port number yang sama.<\/li><li><strong>Dynamically assigned port:<\/strong> berkisar dari 49152 \u2013 65535. Port ini ditetapkan oleh sistem operasi atau aplikasi yang digunakan untuk melayani request dari pengguna sesuai dengan kebutuhan.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Berikut ini beberapa contoh logical port yang sering digunakan beserta fungsinya:<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Port 20 &amp; 21 (FTP)<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Port 20 dan 21 merupakan port untuk <a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/mengenal-apa-itu-ftp-server-dan-fungsinya\/\">FTP <\/a>atau File Transfer Protocol. FTP adalah protokol yang berguna dalam mentransfer data di dalam suatu jaringan.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Port 22 (SSH)<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Port 22 adalah port standar untuk <a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/sshd-vs-ssd\/\">SSH <\/a>(<em>Secure Shell<\/em>). Port ini berfungsi mengirimkan data melalui jaringan dalam bentuk terenkripsi. Dapat digunakan untuk menjalankan fungsi atau tugas yang bisa diakses dari jarak jauh, misalnya menghubungkan ke host atau server.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Port 23 (TELNET)<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Port 23 TELNET adalah port untuk menghubungkan komputer dan server jarak jauh. Fungsinya mirip dengan SSH. Hanya saja port 23 TELNET tidak menggunakan enkripsi pada koneksinya.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Port 25 (SMTP)<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Port 25 berfungsi untuk SMTP (<em>Simple Mail Transfer Protocol<\/em>) yang berfungsi memastikan pengiriman email melalui jaringan dikomunikasikan dengan aman antara sesama SMTP server.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Port 53 (DNS)<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Port 53 adalah jenis port untuk <a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/8-penyedia-dns-dinamis-terbaik-untuk-digunakan-secara-gratis\/\">DNS <\/a>yang berfungsi sebagai penerjemah alamat IP pada setiap host. Port ini mencocokkan nama domain yang dapat dibaca manusia dengan alamat IP yang dapat dibaca mesin. Kalian tak perlu mengetik alamat IP dalam bentuk angka ketika hendak mengunjungi website.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Port 67 &amp; 68 (DHCP)<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Port DHCP atau <em>Dynamic Host Configuration Protocol<\/em> berfungsi untuk menetapkan informasi terkait alamat IP. Port 67 bertugas menerima permintaan alamat dari DHCP dan mengirim data ke server. Sedangkan Port 68 merespon semua request DHCP dan meneruskan data ke klien.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Port 80 (HTTP\/ Web Server)<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Port 80 berfungsi untuk HTTP, yakni memungkinkan <em>browser <\/em>terhubung ke halaman web. Port ini akan menerima permintaan koneksi dari klien. Kemudian setelah koneksi berhasil dibuat, kalian akan mendapat akses ke berbagai halaman web di internet. HTTP\/ web server juga memiliki port alternatif, yaitu port 8080 dan 80.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Port 443 (HTTPS)<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Hampir mirip dengan port 80, port 443 berguna untuk menghubungkan klien ke internet namun dengan fitur keamanan tambahan yang tidak dimiliki port HTTP 80. Port 443 mengenkripsi paket jaringan sebelum mentransfernya.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Port 143 (IMAP)<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p><em>Internet Message Access Protocol<\/em> atau IMAP adalah protokol untuk mengakses email dari server. Kalian bisa mengakses dan mengunduh email asalkan terhubung dengan server. Port ini memastikan data tetap aman saat proses koneksi berlangsung.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Port 8080 &amp; 3128 (Proxy)<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Port 8080 tidak hanya digunakan bagi HTTP tapi juga bagi <em>proxy <\/em>karena masih berjalan pada satu layanan yang sama. Port alternatif lain untuk <em>proxy <\/em>adalah port 3128.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Physical Port<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Okay, mari kita lanjutkan pembahasan tentang port fisik atau <em>physical port<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Port fisik adalah soket, slot atau jack koneksi yang memungkinkan kabel bisa dihubungkan dengan komputer, router, modem, USB, dan perangkat lainnya. Masing-masing soket memiliki bentuk fisik dan fungsi yang berbeda pula. Beberapa port jaringan fisik terdapat pada perangkat keras jaringan komputer.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Physical port<\/em> digolongkan menjadi beberapa jenis. Port serial, paralel, SCSI, dan USB adalah beberapa di antaranya. Nah, biasanya jenis ini sering dikenal sebagai media transmisi data.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Serial port<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Serial port berfungsi untuk mentransmisikan data jarak jauh secara lambat. Sesuai namanya, serial port bekerja secara seri. Jadi, port ini tidak dapat melakukan pemindahan data sekaligus.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Pengertian-Port-1.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"225\" height=\"225\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Pengertian-Port-1.png\" alt=\"pengertian port\" class=\"wp-image-12244\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Penggunaan port serial sudah banyak ditinggalkan dan telah digantikan dengan port USB dan Firewire. Contoh penggunaannya adalah pada keyboard, mouse, monitor, dan modem dial-up.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Paralel port<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Port paralel digunakan untuk mentransmisikan data pada jarak pendek secara cepat. Pemindahan data dapat dilakukan secara bersamaan sehingga informasi yang terkirim lebih banyak dibandingkan serial port.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Pengertian-Port-2.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"500\" height=\"500\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Pengertian-Port-2.png\" alt=\"pengertian port\" class=\"wp-image-12246\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Jenis ini biasa dipakai pada penghubung perangkat printer, disk external, atau tape magnetik.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>SCSI (Small Computer System Interface)<\/strong><\/h4>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Pengertian-Port-3.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"462\" height=\"302\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Pengertian-Port-3.png\" alt=\"scsi\" class=\"wp-image-12245\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Port SCSI berguna untuk mentransmisikan data secara cepat bahkan bisa dipakai untuk menghubungkan tujuh alat sekaligus atau disebut dengan <em>daisy chain<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>USB port<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Sesuai namanya, <em>Universal Serial Bus<\/em> (USB) port adalah jenis port fisik yang dapat digunakan untuk segala keperluan (universal).<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Pengertian-Port-4.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"350\" height=\"350\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Pengertian-Port-4.png\" alt=\"usb port\" class=\"wp-image-12247\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n<p>USB port mampu mentransmisikan data hingga 127 periferal dalam rangkaian <em>daisy chain<\/em>. Banyak <em>hardware <\/em>yang bisa dihubungkan melalui port USB, misalnya media penyimpanan USB flashdisk, printer, scanner, optical disk drive eksternal, dan sebagainya.<\/p>\n\n\n\n<p>Okay, jadi bisa disimpulkan bahwa port adalah salah satu elemen penting dalam jaringan komputer. Dengan port, sebuah komputer bisa terhubung dan melakukan banyak <em>request <\/em>dari penggunanya, termasuk terkoneksi ke jaringan internet. Semoga artikel ini bermanfaat, ya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ada yang masih asing dengan istilah port? Bukan airport atau airpods, ya. Tenang, bagi yang masih belum tahu apapun tentang port, simak dulu yuk sampai tuntas Pengertian Port, Jenis, dan Fungsinya Pengertian Port Port adalah mekanisme yang memungkinkan komputer terhubung dengan beberapa sesi koneksi dengan komputer dan program lainnya dalam jaringan. Melansir Cloudflare, port dalam &#8230; <a title=\"Pengertian Port, Jenis, dan Fungsinya\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/pengertian-port-jenis-dan-fungsinya\/\" aria-label=\"Read more about Pengertian Port, Jenis, dan Fungsinya\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":12243,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"generate_page_header":"","footnotes":""},"categories":[25],"tags":[283,3783,7,3782,3784,3780,3781,3785],"class_list":["post-12240","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info","tag-domain-murah","tag-fungsi-port","tag-hosting-murah","tag-jenis-port","tag-logical-port","tag-pengertian-port","tag-penomoran-port","tag-physical-port","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12240","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12240"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12240\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12248,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12240\/revisions\/12248"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12243"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12240"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12240"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12240"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}