{"id":1181,"date":"2019-05-10T07:30:57","date_gmt":"2019-05-10T07:30:57","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/?p=1181"},"modified":"2019-07-01T18:05:15","modified_gmt":"2019-07-01T18:05:15","slug":"responsive-design-apa-sih-itu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/responsive-design-apa-sih-itu\/","title":{"rendered":"Responsive Design? Apa Sih Itu?"},"content":{"rendered":"<p>Beberapa orang mungkin masih awam tentang <em>Responsive Design<\/em> yang sering disebut oleh banyak jasa website.<\/p>\n<p><em>Responsive Design<\/em> adalah sebuah design website yang menyesuaikan tampilan dari berbagai jenis gadget. <em>Web responsive<\/em> sering juga disebut <em>mobile friendly<\/em>. Iya, maksudnya bersahabat dengan handset Anda, seperti tablet, handphone atau ukuran layar laptop Anda.<\/p>\n<p>Web yang responsive akan memudahkan pengunjung melakukan interaksi ke tombol-tombol menu atau ukuran font yang menyesuaikan. Web yang tidak <em>responsive<\/em>, biasanya tidak ada perbedaan antara tampilan layar monitor PC dengan handphone Anda.<\/p>\n<p>Namun ada kalanya beberapa dari pengguna website ada yang tidak menyukai <em>Responsive Design<\/em> karena menghilangkan design utama pada tampilan desktop atau PC.<\/p>\n<p>Singkatnya, <em>responsive<\/em> design berfungsi otomatis menyederhanakan tampilan di handphone atau tablet Anda dan hal ini akan membuat tampilan website akan berubah susunannya. Namun ada juga pemilik website yang sangat menyukai <em>responsive<\/em> design karena fungsi tombol yang mudah untuk disentuh serta diakses di genggaman tangan.<\/p>\n<p>Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Jika Anda memilih <em>responsive<\/em> maka akan kehilangan susunan design pada design tampilan desktop. Jika memilih sebaliknya maka saat Anda memilih untuk meninggalkan sistim responsive maka tampilan website menjadi sangat kecil di layar gadget.<\/p>\n<p>Responsive website dapat memberi pengalaman optimal bagi\u00a0 pengguna dengan <em>resizing<\/em>, <em>scrolling<\/em>, dan <em>panning<\/em> seminimal mungkin. Perkembangan teknologi <em>mobile device<\/em> semakin pesat sehingga memunculkan <em>mobile device<\/em> dengan ukuran layar yang berbeda dengan merek yang begitu variatif. Adanya responsive website menyebabkan website dapat menyesuaikan dengan ukuran <em>viewport device<\/em> pengaksesnya.<\/p>\n<p>Nah, bagi Anda yang ingin memiliki website yang berkualitas maka Anda wajib mengunjungi situs <a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/\">Jetorbit<\/a>. Jetorbit sebagai penyedia hosting yang telah berdiri sejak 2012, menyediakan berbagai macam paket hosting yang bisa Anda gunakan dengan harga terjangkau. Kami menyediakan hosting dengan teknologi SSD dan Webserver Litespeed yang menjamin website Anda lebih cepat diakses, disertai dengan garansi uptime 99,9%, dan cloud backup menjadikan Anda lebih aman dan nyaman dalam beraktivitas pada website Anda.<\/p>\n<p>Selanjutnya, kami juga menyediakan referensi terkait bagaimana membuat website yang mobile friendly di link sebagai berikut <a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/7-tips-membuat-website-yang-mobile-friendly\/\">https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/7-tips-membuat-website-yang-mobile-friendly\/<\/a> .<\/p>\n<p>Semoga artikel ini bermanfaat. Silakan dishare ke kawan-kawan Anda dan sukses selalu untuk Anda ? <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Beberapa orang mungkin masih awam tentang Responsive Design yang sering disebut oleh banyak jasa website. Responsive Design adalah sebuah design website yang menyesuaikan tampilan dari berbagai jenis gadget. Web responsive sering juga disebut mobile friendly. Iya, maksudnya bersahabat dengan handset Anda, seperti tablet, handphone atau ukuran layar laptop Anda. Web yang responsive akan memudahkan pengunjung &#8230; <a title=\"Responsive Design? Apa Sih Itu?\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/responsive-design-apa-sih-itu\/\" aria-label=\"Read more about Responsive Design? Apa Sih Itu?\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1182,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"generate_page_header":"","footnotes":""},"categories":[25],"tags":[131,132,142],"class_list":["post-1181","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info","tag-apa-itu-responsive-design","tag-apa-itu-website-mobile-friendly","tag-cara-membuat-website","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1181","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1181"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1181\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1808,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1181\/revisions\/1808"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1182"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1181"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1181"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1181"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}