{"id":11749,"date":"2022-09-02T08:12:00","date_gmt":"2022-09-02T01:12:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/?p=11749"},"modified":"2023-04-26T13:43:26","modified_gmt":"2023-04-26T06:43:26","slug":"pengertian-pop-up-dan-cara-membuatnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/pengertian-pop-up-dan-cara-membuatnya\/","title":{"rendered":"Pengertian Pop Up, Jenis, Fungsi, dan Cara Membuatnya"},"content":{"rendered":"\n<p><em>Pop up <\/em>adalah notifikasi berupa jendela yang biasanya muncul ketika kalian membuka <em>gadget<\/em>. Nah, penggunaan <em>pop up<\/em> ini akan memudahkan sistem mendapat perhatian dari <em>user<\/em>.&nbsp;Okay, tak usah lama-lama, simak yuk <strong>Pengertian Pop Up, Jenis, Fungsi, dan Cara Membuatnya<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apa Itu Pop Up?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Jika dilihat secara teknis, <em><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/mengenal-5-jenis-popup-banner-website\/\">pop up<\/a><\/em> adalah sebuah jendela yang ditampilkan di layar depan antarmuka visual. <em>Pop up<\/em> juga bisa muncul saat sedang menjalankan suatu aplikasi. Kehadiran<em> pop up <\/em>adalah atas pilihan kita sendiri maupun pengaturan yang telah diatur sebelumnya oleh kita sebagai pengguna.<\/p>\n\n\n\n<p>Hadirnya<em> pop up<\/em> di layar <em>gadget <\/em>pengguna dapat terjadi mengikuti tindakan memencet tombol tertentu atau melakukan gerakan yang spesifik. Pada saat layar <em>smartphone <\/em>sedang terkunci, jendela notifikasi pada layar depan itu bisa disebut dengan <em>pop up <\/em>jenis notifikasi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Jenis-Jenis Pop Up<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Pop up<\/em> dalam <em>gadget <\/em>milik pengguna pun memiliki berbagai jenis. Perbedaan jenis ini dikategorikan berdasarkan tujuan dan bentuknya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Pop up aplikasi<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Pop up<\/em> ini dikeluarkan oleh aplikasi yang telah diunduh di <em>gadget <\/em>milik pengguna dan biasanya menggambarkan suatu kegiatan, pesan masuk, keperluan pembaharuan aplikasi maupun iklan. Nah,<em> pop up <\/em>ini umumnya muncul secara otomatis pada layar <em>gadget <\/em>pengguna.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Pop up dialog box<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Tujuan <em>pop up dialog box<\/em> adalah memberitahu pengguna <em>gadget <\/em>untuk mengkonfirmasi sesuatu atau memberikan peringatan. Ketika terdapat kesalahan saat menginput data atau melakukan sesuatu yang tidak benar, <em>pop up dialog box<\/em> akan muncul.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Pop up iklan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Pop up<\/em> iklan merupakan pemberitahuan layanan maupun elemen dalam suatu aplikasi. Biasanya, jenis iklan<em> pop up<\/em> artinya mengandung poster, <em>flyer <\/em>atau infografis untuk memasarkan produk atau jasa dalam aplikasi tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Umumnya, sifat iklan <em>pop up<\/em> adalah aman untuk diklik oleh pengguna. Namun, <em>pop up <\/em>iklan yang muncul pada web-web ilegal, seperti <em>streaming <\/em>film illegal, web berisi <em>cheat software <\/em>maupun alat untuk <em>hacking <\/em>berpotensi memberikan virus pada gadget kalian.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Pop up notifikasi sistem<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Salah satu jenis <em>pop up<\/em> adalah notifikasi sistem yang hadir dengan tujuan untuk memberitahu kondisi sistem pada <em>gadget<\/em>. Jika salah satu fitur pada gadget kalian mengalami <em>error<\/em> maka<em> pop up<\/em> notifikasi sistem akan muncul dalam bentuk jendela pada layar kalian.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>5. Pop up pengaturan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Pop up<\/em> juga bisa muncul pada PC maupun laptop pribadi milik kalian. Pada layar utama kalian, klik kanan dan akan muncul <em>pop up<\/em> untuk mengatur tindakan yang diinginkan. Contohnya pada sistem operasi Windows, tindakan ini akan menghadirkan opsi untuk Sort By, View, Refresh, New, dan sebagainya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-1-pop-up-menu\"><strong>6. Pop Up Menu<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Pop up menu berisi beberapa opsi tindakan di dalam sebuah aplikasi. Contoh pop up ini bisa kalian temui saat mengakses file manager web hosting.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika kalian melakukan klik kanan di sebuah file, akan muncul pop up yang memberikan kalian beberapa pilihan tindakan, seperti download, edit, dan mengubah nama file.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-4-pop-up-chat\"><strong>7. Pop Up Chat<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Pop up chat mirip dengan notifikasi tetapi hanya ditemukan di aplikasi <em>chatting<\/em>. Jenis pop up ini tidak hanya menampilkan pesan yang masuk tetapi juga memberi opsi untuk membalas pesan tersebut dengan lebih mudah.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Fungsi Pop Up<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut ini adalah beberapa fungsi dari pop up:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Alat promosi<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Fungsi pertama yaitu sebagai sarana atau alat promosi. Promosi dibuat dalam bentuk <em>pop up<\/em> iklan yang muncul jika kalian memasang aplikasi dengan elemen atau fitur berbayar di dalamnya. Aplikasi-aplikasi <em>marketplace, <\/em>seperti <a href=\"https:\/\/shopee.co.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\">Shopee<\/a>, <a href=\"https:\/\/www.lazada.co.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Lazada<\/a>, <a href=\"https:\/\/www.tokopedia.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\">Tokopedia<\/a>, dan sebagainya, menggunakan <em>pop up<\/em> untuk memberitahu pengguna terkait promosi yang ada di <em>platform <\/em>mereka.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Sistem peringatan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Pop up<\/em> juga berfungsi sebagai sistem peringatan. Fungsi ini membantu pengguna jika terjadi sebuah masalah pada sistem perangkat. Sehingga, memudahkan pengguna menentukan tindakan apa yang perlu dilakukan.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai contoh, kondisi ruang penyimpanan perangkat milik kalian hampir penuh. Nah, sistem akan memunculkan<em> pop up<\/em> notifikasi berupa peringatan terkait kondisi <em>storage <\/em>perangkat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Notifikasi<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Fungsi <em>pop up <\/em>yang terakhir adalah sebagai notifikasi. Notifikasi yang dimaksud dapat berupa peringatan atau pemberitahuan berisi informasi tertentu. Fungsi<em> pop up<\/em> ini memungkinkan pengguna membuat opsi tindakan dengan cara mengklik jendela <em>pop up<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-1-menampilkan-menu\"><strong>Menampilkan Menu<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Salah satu fungsi pop up adalah memungkinkan kalian untuk berinteraksi dengan perangkat, aplikasi, atau website. Contoh sederhananya adalah menu yang muncul saat kalian klik kanan file di Windows Explorer.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan melakukan klik pada menu-menu yang ada di pop up tersebut, kalian bisa mengelola file yang dipilih tersebut. Sebagai contoh, mengkopi file itu atau menghapusnya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cara Membuat Pop Up<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Bagaimana cara membuat pop up dengan benar? Simak yuk langkah-langkahnya di bawah ini.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cara Membuat Pop Up Notifikasi di WhatsApp<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Berikut ini cara mengaktifkan<em> pop up<\/em> notifikasi di <a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/cara-membuat-akun-whatsapp-bisnis\/\">WhatsApp <\/a>yang bisa dicoba:<\/p>\n\n\n\n<p>1. Buka WhatsApp.<\/p>\n\n\n\n<p>2. Sentuh <strong>tombol menu (titik tiga)<\/strong> di pojok kanan atas dan pilih <strong>Settings<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>3. Sentuh menu <strong>Notifications<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>4. Sentuh menu <strong>Pop up notification<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>5. Ada tiga opsi yang bisa kalian pilih, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><strong>Only when screen \u201con\u201d: <\/strong>menampilkan pop up saat layar menyala<\/li><li><strong>Only when screen \u201coff\u201d:<\/strong> menampilkan pop up saat layar mati<\/li><li><strong>Always show popup:<\/strong> menampilkan pop up baik saat layar menyala maupun mati<\/li><\/ul>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Pengertian-Pop-Up-dan-Cara-Membuatnya-1.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"283\" height=\"420\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Pengertian-Pop-Up-dan-Cara-Membuatnya-1.png\" alt=\"membuat pop up\" class=\"wp-image-11752\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cara Membuat Pop Up Notifikasi di Instagram<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Jika ingin mengaktifkan notifikasi <em>pop up<\/em> di <a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/bagaimana-cara-menggunakan-instagram-reels\/\">Instagram<\/a>, berikut ini langkah-langkahnya:<\/p>\n\n\n\n<p>1. Buka aplikasi Instagram<\/p>\n\n\n\n<p>2. Buka <strong>halaman profil <\/strong>kalian dengan menyentuh ikon di pojok kanan bawah.<\/p>\n\n\n\n<p>3. Sentuh <strong>tombol menu (garis tiga) <\/strong>di pojok kanan atas dan pilih <strong>Settings<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>4. Sentuh menu <strong>Notifications<\/strong>, lalu pilih jenis notifikasi yang ingin kalian aktifkan dan pilih <strong>On<\/strong>.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Pengertian-Pop-Up-dan-Cara-Membuatnya-2.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"681\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Pengertian-Pop-Up-dan-Cara-Membuatnya-2.png\" alt=\"membuat pop up\" class=\"wp-image-11753\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cara Membuat Pop Up Iklan di Website WordPress<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Apabila kalian pemilik website yang menggunakan <a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/langkah-membuat-website-dengan-wordpress\/\">WordPress<\/a>, cara membuat <em>pop up <\/em>iklan sangat mudah, kok. Ikuti langkah-langkah di bawah ini untuk melakukannya:<\/p>\n\n\n\n<p>1. Log in ke Dashboard WordPress<\/p>\n\n\n\n<p>2. Klik menu <strong>Plugins =&gt; Add New <\/strong>di sidebar.<\/p>\n\n\n\n<p>3. Cari dan install plugin <strong>CM Popup<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>4. Klik menu <strong>CM Pop-up banners for WordPress<\/strong> di <em>sidebar<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>5. Klik tombol <strong>Add New Campaign<\/strong> dan isi konten iklan kalian.<\/p>\n\n\n\n<p>6. Tentukan konfigurasi <em>pop up<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>7. Aktifkan pop up dengan klik <strong>Publish<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Si<\/strong>mpulan<\/h2>\n\n\n\n<p>Okay, jadi bisa disimpulkan bahwa<em> pop up <\/em>adalah tampilan grafis <em>interface <\/em>yang muncul saat mengakses fitur di perangkat, baik <em>smartphone <\/em>maupun website. <em>Pop up <\/em>dibuat dengan tujuan mempermudah interaksi antara aplikasi dan pengguna.<\/p>\n\n\n\n<p>Siapa nih yang mau nambah duit jajan? Dapatkan penghasilan melalui<a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/afiliasi\/\"> Afiliasi Jetorbit<\/a>, yuk. Kalian bisa memiliki peluang mendapatkan jutaan rupiah setiap bulan! Asik, kan. Mudah kok pendaftaran dan cara kerjanya. Kalian bisa melakukannya kapanpun, di manapun, dan ke siapapun.<\/p>\n\n\n\n<p>Selamat mencoba dan tunggu info-info menarik lainnya dari kami, ya \ud83d\ude42<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pop up adalah notifikasi berupa jendela yang biasanya muncul ketika kalian membuka gadget. Nah, penggunaan pop up ini akan memudahkan sistem mendapat perhatian dari user.&nbsp;Okay, tak usah lama-lama, simak yuk Pengertian Pop Up, Jenis, Fungsi, dan Cara Membuatnya Apa Itu Pop Up? Jika dilihat secara teknis, pop up adalah sebuah jendela yang ditampilkan di layar &#8230; <a title=\"Pengertian Pop Up, Jenis, Fungsi, dan Cara Membuatnya\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/pengertian-pop-up-dan-cara-membuatnya\/\" aria-label=\"Read more about Pengertian Pop Up, Jenis, Fungsi, dan Cara Membuatnya\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":12099,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"generate_page_header":"","footnotes":""},"categories":[25],"tags":[3641,3645,283,3643,7,3642,3644,3648,3649,3640,3639,3647,3646],"class_list":["post-11749","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info","tag-apa-itu-pop-up","tag-cara-membuat-pop-up","tag-domain-murah","tag-fungsi-pop-up","tag-hosting-murah","tag-jenis-pop-up","tag-membuat-pop-up","tag-membuat-pop-up-iklan","tag-membuat-pop-up-notifikasi","tag-pop-up","tag-pop-up-adalah","tag-pop-up-iklan","tag-pop-up-notifikasi","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11749","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11749"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11749\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13760,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11749\/revisions\/13760"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12099"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11749"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11749"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11749"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}