{"id":11627,"date":"2022-08-26T09:42:05","date_gmt":"2022-08-26T02:42:05","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/?p=11627"},"modified":"2022-08-18T15:09:03","modified_gmt":"2022-08-18T08:09:03","slug":"pengertian-navigasi-website-dan-cara-membuatnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/pengertian-navigasi-website-dan-cara-membuatnya\/","title":{"rendered":"Pengertian Navigasi Website, Jenis, dan Cara Membuatnya"},"content":{"rendered":"<p>Siapa nih yang setuju dengan pernyataan website dengan struktur navigasi yang baik bisa membuat pengunjung betah bahkan bisa saja mendorong untuk melakukan konversi? Memang seperti itu faktanya. Navigasi website menjadi bagian penting dari desain web. Ingin tahu contoh struktur dan cara membuatnya? Yuk simak <strong>Pengertian Navigasi Website, Jenis, dan Cara Membuatnya<\/strong><\/p>\n<h2><strong>Pengertian Navigasi Website<\/strong><\/h2>\n<p>Navigasi website adalah bagian dari tampilan web yang membantu pengunjung untuk mengakses halaman lain di website tersebut.<\/p>\n<p>Tentunya dengan adanya navigasi ini, akan memudahkan pengunjung masuk ke halaman yang mereka butuhkan dengan lebih cepat.<\/p>\n<p>Navigasi di website umumnya berupa menu yang berisi <em>link <\/em>ke halaman lain sesuai dengan nama halaman tersebut. Jadi, pengunjung tahu harus klik <em>link <\/em>mana untuk mengakses halaman yang diinginkan.<\/p>\n<p>Misalnya, ketika mengunjungi website Jetorbit, kalian akan melihat baris menu di bagian paling atas halaman utama, seperti hosting, <a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/manfaat-vps-murah-bulanan-dan-cara-memilihnya\/\">VPS<\/a>, dan promo. Jika ingin melihat promo yang sedang berlangsung, kalian cukup klik menu \u201cPromo\u201d<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Pengertian-Navigasi-Website-dan-Cara-Membuatnya-1.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-11630 aligncenter\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Pengertian-Navigasi-Website-dan-Cara-Membuatnya-1-800x62.png\" alt=\"navigasi website jetorbit\" width=\"800\" height=\"62\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Pengertian-Navigasi-Website-dan-Cara-Membuatnya-1-800x62.png 800w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Pengertian-Navigasi-Website-dan-Cara-Membuatnya-1-1160x89.png 1160w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Pengertian-Navigasi-Website-dan-Cara-Membuatnya-1.png 1335w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/a><\/p>\n<h2><strong>Mengapa Navigasi Website yang Baik Itu Penting?<\/strong><\/h2>\n<p>Berikut ini adalah manfaat navigasi website yang baik untuk pengunjung dan pemilik website:<\/p>\n<ol>\n<li>\n<h3><strong> Menurunkan Bounce Rate<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p>61 persen pengunjung pergi karena sulit untuk menemukan yang mereka cari di website kalian. Itulah alasan kalian harus menawarkan navigasi website yang baik untuk membantu mereka.<\/p>\n<p>Tak hanya letak menu website harus mudah ditemukan pengunjung, nama menunya juga harus sesuai dengan isi website yang dituju agar tidak membingungkan.<\/p>\n<p>Kalau pengunjung bisa menemukan halaman yang dituju dengan mudah, mereka tidak akan segera pergi karena kebingungan. Alhasil, <a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/cara-mengurangi-bounce-rate-di-situs-wordpress-anda\/\"><em>bounce rate<\/em><\/a> atau persentase pengunjung yang pergi akan berkurang.<\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li>\n<h3><strong> Meningkatkan Konversi<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p>Di website bisnis, menu yang tertata dengan baik akan membuat halaman website mudah ditemukan sehingga mendorong pengunjung untuk membeli produk atau jasa kalian.<\/p>\n<p>Jika menu website sulit dilihat karena warnanya tidak kontras dengan latar belakang halaman, pengunjung bisa jadi akan kesulitan menemukan produk yang dicarinya.<\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li>\n<h3><strong> Membantu Upaya SEO<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p>Menu website yang baik mampu membantu upaya <a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/17-taktik-untuk-membuat-konten-yang-menarik-dan-ramah-seo\/\">SEO<\/a> kalian, loh. Sebabnya adalah dengan susunan menu yang jelas, <em>crawler <\/em>Google bisa memahami isi dan struktur website kalian dengan mudah dan cepat.<\/p>\n<p>Kalian juga sekaligus meningkatkan <em>user experience<\/em> mereka dengan memudahkan pengunjung website untuk mencari informasi yang mereka butuhkan di website.<\/p>\n<p><em>User experience <\/em>adalah salah satu faktor yang menentukan peringkat website di hasil pencarian. Semakin baik pengalaman pengunjung kalian maka semakin mudah bagi website kalian untuk mendapatkan peringkat tinggi di Google.<\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li>\n<h3><strong> Memungkinkan Website untuk Mendapatkan Sitelink<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p>Jika website memiliki menu yang baik, kalian bisa mendapatkan <em>sitelink <\/em>di hasil pencarian Google.<\/p>\n<p><em>Sitelink <\/em>adalah beberapa link halaman website kalian yang muncul di bawah <em>link <\/em>website kalian. Contohnya seperti berikut ini:<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Pengertian-Navigasi-Website-dan-Cara-Membuatnya-2.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-11631 aligncenter\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Pengertian-Navigasi-Website-dan-Cara-Membuatnya-2.png\" alt=\"sitelink \" width=\"624\" height=\"417\" \/><\/a><\/p>\n<p><em>Sitelink <\/em>menawarkan beberapa manfaat, antara lain website kalian bisa diklik lebih banyak orang. Sebab, <em>sitelink <\/em>hanya muncul untuk website yang berada di peringkat satu dan memakan banyak ruang di layar pengunjung.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, website-website di peringkat kedua dan seterusnya akan terdorong ke bagian bawah hasil pencarian. Dengan begitu, kemungkinan pengguna Google klik website tersebut bisa berkurang.<\/p>\n<h2><strong>Jenis-Jenis dan Contoh Struktur Navigasi Website<\/strong><\/h2>\n<p>Ada beragam jenis struktur navigasi website, antara lain:<\/p>\n<ol>\n<li>\n<h3><strong> Struktur Navigasi Global<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p>Menu pada jenis struktur navigasi ini dibuat sama di semua halaman website, baik letaknya maupun <em>link-link <\/em>di dalamnya.<\/p>\n<p>Struktur navigasi global sangat umum digunakan karena memudahkan pengunjung website untuk mengakses <em>link-link<\/em> penting di halaman apapun. Selain itu, pengunjung akan tahu di mana mereka akan menemukan menu karena lokasinya yang sama di setiap halaman.<\/p>\n<p>Contoh struktur navigasi website global bisa kalian temui di menu <em>header<\/em> website Jetorbit.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Pengertian-Navigasi-Website-dan-Cara-Membuatnya-3.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-11632 aligncenter\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Pengertian-Navigasi-Website-dan-Cara-Membuatnya-3-800x363.png\" alt=\"struktur navigasi \" width=\"800\" height=\"363\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Pengertian-Navigasi-Website-dan-Cara-Membuatnya-3-800x363.png 800w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Pengertian-Navigasi-Website-dan-Cara-Membuatnya-3-1160x527.png 1160w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Pengertian-Navigasi-Website-dan-Cara-Membuatnya-3.png 1323w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/a><\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li>\n<h3><strong> Struktur Navigasi Hirarki<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p>Struktur navigasi hirarki menggunakan <em>link <\/em>menu yang disesuaikan dengan konteks masing-masing halaman website. Contohnya bisa dilihat di website berita seperti The New York Times.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Pengertian-Navigasi-Website-dan-Cara-Membuatnya-4.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-11633 aligncenter\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Pengertian-Navigasi-Website-dan-Cara-Membuatnya-4-800x106.png\" alt=\"navigasi hirarki\" width=\"800\" height=\"106\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Pengertian-Navigasi-Website-dan-Cara-Membuatnya-4-800x106.png 800w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Pengertian-Navigasi-Website-dan-Cara-Membuatnya-4.png 1024w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/a><\/p>\n<p>Menu navigasi di halaman utamanya berisi <em>link <\/em>ke berbagai kategori berita. Namun, ketika kalian akses sebuah kategori, <em>link <\/em>yang tampil akan berbeda.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Pengertian-Navigasi-Website-dan-Cara-Membuatnya-5.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-11635 aligncenter\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Pengertian-Navigasi-Website-dan-Cara-Membuatnya-5-800x98.png\" alt=\"navigasi hirarki\" width=\"800\" height=\"98\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Pengertian-Navigasi-Website-dan-Cara-Membuatnya-5-800x98.png 800w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Pengertian-Navigasi-Website-dan-Cara-Membuatnya-5.png 1024w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li>\n<h3><strong> Struktur Navigasi Lokal<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p>Struktur navigasi lokal bukan berupa menu di <em>header <\/em>tetapi <em>internal link<\/em> di konten halaman. Jenis struktur navigasi website ini umum di website majalah dan blog, yang mana <em>internal link <\/em>berguna untuk mengarahkan pembaca untuk menyimak artikel terkait.<\/p>\n<p>Contoh struktur navigasi website lokal adalah postingan blog Jetorbit berikut ini:<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Pengertian-Navigasi-Website-dan-Cara-Membuatnya-6.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-11636 aligncenter\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Pengertian-Navigasi-Website-dan-Cara-Membuatnya-6.png\" alt=\"navigasi lokal\" width=\"767\" height=\"425\" \/><\/a><\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li>\n<h3><strong> Struktur Navigasi Linear<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p>Jika mengakses website yang menggunakan struktur navigasi linear, kalian tidak akan menemui baris menu seperti pada navigasi global dan hierarki. Di masing-masing halaman website hanya ada satu <em>link <\/em>yang membawa kalian ke halaman berikutnya dengan informasi yang terkait.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, website dengan struktur navigasi linear berfungsi seperti buku. Kalian mesti menyimak isinya secara berurutan dari halaman pertama.<\/p>\n<h2><strong>Tips Merancang Navigasi Website<\/strong><\/h2>\n<p>Ini dia beberapa cara yang perlu dilakukan agar navigasi website baik:<\/p>\n<ol>\n<li>\n<h3><strong> Pastikan Warna Link Berbeda dari Teks Biasa<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p>Warna <em>link <\/em>pada menu dan <em>internal link<\/em> harus berbeda dari teks lain dalam halaman website, ya. Kalau tidak, pengunjung belum tentu bisa membedakan keduanya. Alhasil, mereka bisa kesulitan menemukan menu di website kalian.<\/p>\n<p>Solusinya adalah kalian bisa menggunakan warna yang kontras. Jika ingin menu lebih jelas, kalian juga bisa membuat teksnya tebal, diberi garis bawah, atau menggunakan jenis <em>font <\/em>yang berbeda.<\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li>\n<h3><strong> Beri Link Secukupnya di Menu Navigasi Website<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><em>Link <\/em>di baris menu tidak boleh terlalu banyak ya agar tidak membingungkan pengunjung website. Solusinya bisa dengan membagi <em>link <\/em>ke dalam beberapa kategori dan membuat menu <em>drop-down<\/em> untuk masing-masing kategori tersebut.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Pengertian-Navigasi-Website-dan-Cara-Membuatnya-7.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-11637 aligncenter\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Pengertian-Navigasi-Website-dan-Cara-Membuatnya-7-800x406.png\" alt=\"navigasi website\" width=\"800\" height=\"406\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Pengertian-Navigasi-Website-dan-Cara-Membuatnya-7-800x406.png 800w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Pengertian-Navigasi-Website-dan-Cara-Membuatnya-7.png 806w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/a><\/p>\n<p>Penerapan menu <em>drop-down<\/em> bisa dilihat di website Jetorbit, yang mana jika kalian arahkan kursor ke salah satu <em>link<\/em>, beberapa <em>link <\/em>terkait akan muncul di bawahnya. Misalnya, menu \u201cHosting\u201d menampilkan menu \u201cCloud Hosting\u201d, \u201cUnlimited Hosting, dan jenis layanan hosting lainnya.<\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li>\n<h3><strong> Letakkan Menu Navigasi di Tempat yang Wajar<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p>Anyway, kalian wajib meletakkan menu navigasi di tempat yang umumnya pengunjung ketahui, yaitu <em>header <\/em>(atas halaman), <em>footer <\/em>(akhir halaman), atau <em>sidebar <\/em>(sisi halaman).<\/p>\n<p>Apabila menu website tidak ada di antara tiga lokasi tersebut, pengunjung harus mencarinya terlebih dahulu. Kalian pasti tidak ingin kan, membuat pengunjung pergi karena tidak kunjung menemukan menu navigasi?<\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li>\n<h3><strong> Pastikan Menu Navigasi Website Responsif<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p>Sebagian besar pengunjung mengakses website melalui perangkat <em>mobile<\/em>. Jika desain website kalian belum <a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/7-tips-membuat-website-yang-mobile-friendly\/\"><em>mobile-friendly<\/em><\/a>, tentu tampilan halamannya terlalu besar untuk dimuat di layar <em>smartphone<\/em>.<\/p>\n<p>Akibatnya? Ya menu navigasi mungkin tidak akan terpampang di layar pengunjung sehingga mereka harus <em>scroll <\/em>halaman untuk mencari menu. Wah, itu bisa mengurangi <em>user experience<\/em> dan mendorong pengunjung untuk pergi ke website yang tampilannya ramah perangkat <em>mobile<\/em>, loh.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, pastikan membuat website <em>mobile-friendly<\/em>. Caranya dengan menggunakan tema website yang disesuaikan untuk perangkat <em>mobile<\/em>.<\/p>\n<ol start=\"5\">\n<li>\n<h3><strong> Gunakan Breadcrumbs<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p>Jika website kalian terdiri dari banyak halaman dan kategori halaman, struktur navigasi websitenya perlu didukung dengan <em>breadcrumbs<\/em>.<\/p>\n<p><em>Breadcrumbs <\/em>adalah menu yang menunjukkan letak pengunjung di dalam website. Menu tersebut berupa urutan kategori halaman, dari <em>homepage <\/em>hingga ke halaman yang sedang diakses. Contohnya seperti yang Anda lihat di bawah ini.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Pengertian-Navigasi-Website-dan-Cara-Membuatnya-8.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-11638 aligncenter\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Pengertian-Navigasi-Website-dan-Cara-Membuatnya-8.png\" alt=\"breadcrumbs\" width=\"768\" height=\"216\" \/><\/a><\/p>\n<p>Pada contoh tersebut, <em>breadcrumbs <\/em>menunjukkan bahwa kalian sedang berada di halaman tentang <em>content marketing<\/em> yang masuk dalam kategori <em>digital marketing<\/em>. Jika ingin kembali ke halaman kategori, cukup klik link \u201cDigital Marketing\u201d yang ada di <em>breadcrumbs<\/em>.<\/p>\n<p>Untuk menambahkan <em>breadcrumbs <\/em>ke website, kalian perlu memilih tema website yang menawarkan fiturnya. Atau, jika menggunakan WordPress, bisa menambahkan <em>breadcrumbs <\/em>dengan cara setting Yoast SEO plugin.<\/p>\n<p>Okay, jadi apabila kalian ingin meningkatkan <em>user experience<\/em> pengunjung website, silakan memperbaiki struktur navigasi website karena memang menjadi bagian desain web yang tidak boleh dilupakan.<\/p>\n<p>Kalau navigasi web sudah baik, jangan lupa gunakan layanan hosting yang berkualitas, ya. Sebab, website harus bisa diakses dengan cepat jika kalian ingin pengunjung betah dan melakukan konversi.<\/p>\n<p>Ada kabar gembira nih dari Jetorbit untuk kalian! Sekarang, kami telah meluncurkan produk baru berupa layanan Cloud Hosting yang siap meningkatkan performa website kalian.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/jto.us\/cloudhostingjetorbit\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Layanan Cloud Hosting<\/a> dari Jetorbit ini memungkinkan kalian untuk menangani trafik tinggi. Bagi kalian yang butuh sumber daya untuk proses data yang lebih besar dan lebih cepat juga cocok menggunakan layanan ini.<\/p>\n<p>Selamat mencoba dan tunggu info-info menarik lainnya dari kami, ya \ud83d\ude42<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Siapa nih yang setuju dengan pernyataan website dengan struktur navigasi yang baik bisa membuat pengunjung betah bahkan bisa saja mendorong untuk melakukan konversi? Memang seperti itu faktanya. Navigasi website menjadi bagian penting dari desain web. Ingin tahu contoh struktur dan cara membuatnya? Yuk simak Pengertian Navigasi Website, Jenis, dan Cara Membuatnya Pengertian Navigasi Website Navigasi &#8230; <a title=\"Pengertian Navigasi Website, Jenis, dan Cara Membuatnya\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/pengertian-navigasi-website-dan-cara-membuatnya\/\" aria-label=\"Read more about Pengertian Navigasi Website, Jenis, dan Cara Membuatnya\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":11714,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"generate_page_header":"","footnotes":""},"categories":[25],"tags":[3618,283,7,2241,3616,3617],"class_list":["post-11627","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info","tag-breadcrumbs-adalah","tag-domain-murah","tag-hosting-murah","tag-mobile-friendly","tag-navigasi-website","tag-pengertian-navigasi-website","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11627","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11627"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11627\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11639,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11627\/revisions\/11639"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11714"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11627"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11627"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11627"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}