{"id":10213,"date":"2022-05-19T01:51:00","date_gmt":"2022-05-18T18:51:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/?p=10213"},"modified":"2022-06-16T15:21:50","modified_gmt":"2022-06-16T08:21:50","slug":"mengenal-kelebihan-javascript","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/mengenal-kelebihan-javascript\/","title":{"rendered":"Mengenal Kelebihan JavaScript, Manfaat, dan Cara Kerjanya"},"content":{"rendered":"\n<p>Siapa nih di antara kalian yang ingin menguasai bahasa pemrograman JavaScript? JavaScript bisa membuat tampilan website terlihat menarik atau mengembangkan game online berbasis web yang populer. Gimana, tertarik untuk mempelajari JavaScript? Okay, tak usah berlama-lama, simak yuk <strong>Mengenal Kelebihan JavaScript, Manfaat, dan Cara Kerjanya<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apa Itu Javascript?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>JavaScript adalah bahasa pemrograman populer yang digunakan untuk membuat situs dengan konten website yang dinamis. Konten dinamis artinya konten dapat bergerak atau berubah di depan layar tanpa perlu me<em>reload<\/em> halaman, seperti fitur <em>slideshow <\/em>foto, gambar animasi, pengisian poling, dan sebagainya.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>JavaScript sendiri sebenarnya biasanya dikolaborasikan dengan HTML dan CSS. HTML digunakan untuk membuat struktur website dan CSS untuk merancang <em>style <\/em>halaman website. Nah, JavaScript berperan menambahkan elemen interaktif untuk meningkatkan <em>engagement <\/em>pengguna.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Oia, JavaScript awalnya adalah bahasa pemrograman yang hanya bekerja dari sisi klien atau <em>front end<\/em>. Artinya proses pengolahan kode hanya akan berjalan di browser.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Saat itu Google membuat bahasa pemrograman ini semakin populer dengan menggunakan AJAX untuk fitur suggestion di kolom pencarian. AJAX alias <em>Asynchronous JavaScript<\/em> <em>and XML<\/em> adalah teknik pembaruan data halaman web tanpa proses <em>reload<\/em>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Seiring perkembangannya, JavaScript tak hanya bisa digunakan di sisi <em>client<\/em> tapi juga di sisi server. Eksekusi bahasa pemrograman ini di sisi server dapat dilakukan dengan memanfaatkan platform framework JavaScript, seperti Node.js, React.js, dan lain-lain.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Fungsi JavaScript yang Perlu Diketahui<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut ini penjelasan detail dari masing-masing fungsi JavaScript:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Membuat Website Lebih Menarik&nbsp;<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>JavaScript mampu membuat website terlihat lebih menarik dan interaktif dengan konten-konten dinamisnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai contoh, <strong>Google Maps<\/strong>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Mengenal-Kelebihan-JavaScript-1.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1160\" height=\"494\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Mengenal-Kelebihan-JavaScript-1-1160x494.png\" alt=\"mengenal kelebihan javascript 1\" class=\"wp-image-10215\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Mengenal-Kelebihan-JavaScript-1-1160x494.png 1160w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Mengenal-Kelebihan-JavaScript-1-800x341.png 800w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Mengenal-Kelebihan-JavaScript-1.png 1326w\" sizes=\"auto, (max-width: 1160px) 100vw, 1160px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>Ketika fitur penunjuk rute diaktifkan, Google Maps dapat terus mengupdate posisi kalian secara <em>realtime <\/em>tanpa perlu melakukan <em>reload<\/em>. Hal ini tentu tak bisa dilakukan tanpa menggunakan JavaScript.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, dengan menggunakan bahasa pemrograman ini, pengunjung tentu akan merasa nyaman berjam-jam menjelajahi website kalian.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Menciptakan Aplikasi Mobile&nbsp;<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Fungsi JavaScript selanjutnya ialah untuk membuat aplikasi mobile. Dulu aplikasi mobile hanya bisa dikembangkan dengan bahasa pemrograman Java untuk Android. Sekarang, bahasa pemrograman ini sudah bisa digunakan dalam mobile API untuk membuat aplikasi mobile.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Pun pembuatan aplikasi mobile juga semakin mudah dengan adanya <em>framework <\/em>JavaScript khusus aplikasi mobile, seperti React Native. Dengan <em>framework <\/em>ini, kalian bisa membuat aplikasi mobile untuk dua sistem operasi sekaligus, yaitu Android dan iOS.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Mengembangkan Game Berbasis Web Browser&nbsp;<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>JavaScript juga dapat berfungsi untuk mengembangkan game online berbasis browser.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk membuat game browser yang menarik, bahasa pemrograman JavaScript bisa dikombinasikan dengan HTML5. Beberapa game populer yang menggunakan JavaScript di antaranya Lord of Ultima dan Flappy Bird.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Pengembangan game berbasis JavaScript ini pun didukung oleh adanya <em>framework <\/em>JavaScript khusus game, seperti Playground.js, Panda.js, dan Quintus.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Menjalankan Web Server&nbsp;<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Seiring perkembangannya, bahasa pemrograman JavaScript tak hanya mampu bekerja di sisi browser saja tapi juga di sisi server dengan menggunakan Node.js.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Node.js ini akan mengeksekusi kode JavaScript pada sisi server sehingga dapat menjalankan situs, aplikasi web, dan game berbasis browser.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Node.js juga lebih mampu menangani banyak proses secara bersamaan tanpa perlu menunggu satu proses selesai terlebih dulu sehingga proses bisa dilakukan lebih cepat.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cara Kerja JavaScript<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Cara kerja JavaScript bisa dilihat dari dua sisi, yaitu dari sisi <em>client <\/em>dan dari sisi server. Dari sisi <em>client<\/em>, JavaScript dapat berperan dalam mengubah tampilan website. Sedangkan dari sisi server, JavaScript dapat digunakan untuk kebutuhan <em>database<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cara Kerja JavaScript di Sisi Client<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Kode JavaScript dapat dibuat dalam satu halaman HTML. Jadi, ketika halaman dibuka, kode akan berjalan secara otomatis. Selain itu, kode bahasa pemrograman ini juga dapat dibuat pada file terpisah dengan ekstensi .js lalu file tersebut disisipkan pada kode HTML<\/p>\n\n\n\n<p>Nantinya kode akan ditulis dengan menggunakan tag &lt;script&gt; dan teks atribut JavaScript. Berikut contohnya:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>&lt;script type = \u201ctext\/javascript\u201d&gt;<\/p>\n\n\n\n<p>Kemudian, agar scriptnya bisa bekerja, masukkan kode JavaScript berikut:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>&lt;\/script&gt;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Di sisi <em>client<\/em>, proses cara kerja JavaScript sebenarnya tidak terlalu rumit. Ketika pengunjung membuka halaman website, script akan terunduh dan mulai dijalankan di browser. Jadi, prosesnya tidak dilakukan di web server.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, karena bekerja dari sisi client atau browser, jika browser pengunjung tidak mendukung JavaScript, tampilan halaman website di perangkat pengunjung bisa berbeda. Pun, fungsi interaktifnya tak dapat dijalankan sebagaimana mestinya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cara Kerja JavaScript dari Sisi Server&nbsp;<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Dari sisi server, JavaScript lebih banyak digunakan untuk kebutuhan <em>database<\/em>. Cara kerjanya pun hampir sama dengan bahasa pemrograman sisi server lainnya, seperti C# atau Java.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, hal yang membedakan adalah JavaScript bekerja secara <em>non-blocking<\/em>. Artinya, ketika program berjalan, program tersebut tak akan berhenti pada satu proses saja. Sistem akan mulai menyiapkan perintah berikutnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Jika proses selanjutnya ternyata diketahui tidak memiliki <em>output<\/em>, proses tersebut bisa langsung dijalankan bersamaan dengan proses yang masih berjalan. Jadi, proses pengolahan data bisa dilakukan jauh lebih efektif.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai contoh cara kerja ini adalah aktivitas <em>streaming <\/em>video atau <em>embed <\/em>YouTube di sebuah website. Selama video berjalan, kalian tetap bisa mengakses informasi lainnya dalam website tersebut.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Kelebihan Javascript yang Disenangi Banyak Developer<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut ini beberapa kelebihannya yang membuatnya populer di kalangan <em>developer<\/em>:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Mudah Dipahami dan Dipelajari&nbsp;<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Bahasa pemrograman memiliki tingkat kesulitannya masing-masing. Nah, JavaScript termasuk salah satu yang mudah untuk dipelajari.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Syntax atau penulisan kodenya sangatlah ringkas sehingga mudah dipahami. Coba saja bandingkan syntax untuk menampilkan Hello World dengan bahasa pemrograman lain berikut:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Contoh Bahasa Pemrograman Javascript&nbsp;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>console.log(&#8216;Hello World!&#8217;)<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Contoh Bahasa Pemrograman C++<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>#include &lt;iostream&gt;<\/p>\n\n\n\n<p>using namespace std;<\/p>\n\n\n\n<p>\/\/ main() is where program execution begins.<\/p>\n\n\n\n<p>\/\/ main() is where program execution begins.<\/p>\n\n\n\n<p>int main() {<\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;cout &lt;&lt; &#8220;Hello World&#8221;; \/\/ prints Hello World<\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp;&nbsp;return 0;<\/p>\n\n\n\n<p>}<\/p>\n\n\n\n<p>Syntax dari JavaScript jauh lebih sederhana dan lebih mudah untuk dipahami, kan?&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Fleksibel Digunakan&nbsp;<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Dulu, basis bahasa pemrograman website kebanyakan menggunakan PHP karena semua logika web dibuat pada sisi server.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, dengan adanya JavaScript, website bisa dibuat dari sisi <em>client <\/em>yang lebih dinamis dan interaktif. Bahkan, seiring perkembangannya bahasa pemrograman ini tak hanya digunakan di sisi <em>client <\/em>atau browser saja tapi juga di sisi server dengan adanya Node.js.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan itu, kalian bisa mengembangkan beragam <em>software, <\/em>seperti server, aplikasi <em>mobile<\/em>, <em>desktop<\/em>, game, dan <em>console<\/em>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Beban Server Lebih Ringan&nbsp;<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Ketika pengunjung mengakses website, script akan terunduh di perangkat klien. Script tersebut lalu diproses di browser klien. Kemudian browser mulai menampilkan halaman website.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Pun, proses kerjanya di sisi server dinilai sangat efisien. Sebab, cara kerjanya yang bersifat <em>non-blocking<\/em>. Artinya, prosesnya tidak akan berhenti satu proses saja. Bahkan, dapat dilakukan bersamaan jika proses sebelumnya tidak membutuhkan <em>output<\/em>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Bisa dibilang, beban kerja server akan jauh lebih ringan jika menggunakan JavaScript.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Bisa Digunakan untuk Semua Kebutuhan&nbsp;<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>JavaScript bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan.Tak hanya untuk <em>front-end<\/em>, bahkan kalian bisa mengelola server (<em>backend<\/em>) dengan menggunakan Node.js.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan menggunakan bahasa pemrograman ini, kalian bisa mengembangkan website lebih efisien. Sebab, kalian tak perlu repot menggunakan bahasa pemrograman lainnya.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>5. Memiliki Komunitas yang Aktif<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Selain mudah dipelajari dan fleksibel, Javascript juga memiliki dukungan komunitas <em>developer <\/em>yang aktif.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan adanya komunitas tersebut, kalian bisa mendapatkan bantuan dari komunitas jika mengalami kendala seperti bug saat mengembangkan aplikasi. Jadi, akan lebih mudah menemukan solusinya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Panduan Belajar JavaScript bagi Pemula<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut adalah panduan belajar JavaScript untuk pemula:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Kenali Aplikasi yang Dibutuhkan&nbsp;<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Sebelumnya kalian membutuhkan beberapa aplikasi berikut untuk mendukung kalian belajar Javascript:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Web browser (Google Chrome, Firefox, atau lainnya).&nbsp;<\/li><li>Teks editor (Atom, Notepad, atau lainnya).<\/li><li>Web server untuk menjalankan kode pemrograman.&nbsp;<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Pahami Aturan Penulisan Kode<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Jika kalian sudah menyiapkan aplikasi di atas, selanjutnya pahami aturan penulisan kode js. Aturan penulisan ini penting diketahui untuk bisa menjalankan program dengan bahasa pemrograman ini. Nah, berikut ada beberapa aturan penulisan kodenya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><strong>Penulisan dengan Embed<\/strong> \u2013 Penulisan dengan Embed ini memanfaatkan tag &lt;script&gt; untuk menyisipkan kode JavaScript ke html, tepatnya dalam tag &lt;body&gt; atau &lt;head&gt;.&nbsp;<\/li><li><strong>Eksternal Line <\/strong>\u2013 Jika sebelumnya penulisan disisipkan dalam HTML, di penulisan jenis ini dibuat di file terpisah yang tersimpan dalam folder web server.&nbsp;<\/li><li><strong>Case Sensitivity<\/strong> \u2013 Penulisannya kode juga harus memperhatikan huruf kapital dan huruf kecil. Sebab, keduanya bisa jadi merupakan variabel yang berbeda.&nbsp;<\/li><li><strong>Penulisan Karakter <\/strong>\u2013 Penulisan kode akan mengabaikan karakter-karakter yang menggunakan spasi, enter dan tab. Namun, akhiran setiap baris terkadang membutuhkan tanda (;) untuk mendapatkan hasil yang diinginkan.&nbsp;<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Ketahui Penggunaan Variabel JavaScript&nbsp;<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Mengenal variabel akan membantu kalian mempelajari bahasa pemrograman. Sederhananya, variabel adalah sebuah nama yang akan mewakili sebuah nilai. Nah, variabel ini bisa diisi dengan berbagai macam nilai.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam JavaScript, membuat variabel dimulai dengan menggunakan keyword var dan diikuti nama variabel dan nilainya. Berikut adalah contoh penggunaan keyword var di JavaScript:<\/p>\n\n\n\n<p>var title = \u201cBelajar Javascript untuk Pemula\u201d;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Pada contoh di atas, dibuat variable bernama title yang berisi nilai berupa teks \u201cBelajar Javascript untuk Pemula\u201d.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Var url = \u201chttps:\/\/jetorbit.co.id\u201d;<\/p>\n\n\n\n<p>var visitor_count = 12345;&amp;nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, contoh di atas, dibuat variabel url dan visitor_count dengan nilai berupa teks dan juga number.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dari contoh-contoh di atas, setiap variabel akan dipisahkan dengan tanda titik koma. Penulisan nama variabel juga tidak menggunakan spasi. Jika menggunakan dua kata bisa menggunakan <em>underscore <\/em>atau huruf besar.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Tipe data JavaScript&nbsp;<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Oia, kalian juga perlu mengenal tipe data yang akan disimpan di variabel, lho. Berikut adalah beberapa contoh tipe data dalam Javascript:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>String atau teks&nbsp;<\/li><li>Integer atau Number berupa bilangan bulat&nbsp;<\/li><li>Float berupa bilangan pecahan&nbsp;<\/li><li>Boolean berupa (true\/false)&nbsp;<\/li><li>Object berupa semua tipe data&nbsp;<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>JavaScript ini sebenarnya bersifat dynamic typing. Artinya, kalian tak harus menuliskan tipe data saat mengisi variable seperti pada bahasa pemrograman lainnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>5. Operator&nbsp;<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Selanjutnya, kalian perlu memahami apa itu operator di JavaScript. Nah, operator di sini maksudnya adalah simbol yang dapat menghasilkan nilai baru. Berikut contoh operator yang bisa digunakan di JavaScript:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><strong>Operator Aritmatika<\/strong> \u2013 Simbol yang digunakan untuk menghitung nilai variabel angka. Terdiri dari simbol <strong>penjumlahan (+), pengurangan (-), perkalian (*), pemangkatan (**), pembagian (\/)&nbsp;<\/strong><\/li><li><strong>Operator Penugasan<\/strong> \u2013 Digunakan untuk memberikan tugas pada variabel, seperti mengisi nilai variabel. Salah satu simbol penugasan yaitu <strong>(=)<\/strong>.&nbsp;<\/li><li><strong>Operator Perbandingan<\/strong> \u2013 Operator relasi atau perbandingan merupakan operator yang digunakan untuk membandingkan dua nilai. Nah, hasil dari perbandingan ini akan menghasilkan nilai boolean \u2018true\u2019 dan \u2018false\u2019. Simbol operator ini diantaranya, <strong>(&gt;), (&lt;), (&gt;=)<\/strong>, dan sebagainya.&nbsp;<\/li><li><strong>Operator Logika<\/strong> \u2013 Terakhir, operator logika. Operator ini digunakan untuk melakukan operasi terhadap nilai boolean. Simbol dari operator ini adalah logika AND (&amp;&amp;), logika OR (||), dan negasi (!)<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Okay, itulah panduan singkat belajar Javascript untuk pemula yang bisa dipelajari. Belajar JavaScript sebenarnya tidaklah terlalu sulit karena memang JavaScript adalah bahasa pemrograman yang mudah untuk dipelajari. Kuncinya adalah kalian giat mempelajari dan terus berlatih. Semangat dan selamat belajar!<\/p>\n\n\n\n<p>Oia, Jetorbit punya<a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/jasa-website-toko-online\/\"> Paket Website Toko Online<\/a>, lho. Kalian bisa menjual apa saja dengan toko online milik kalian sendiri! Mudah digunakan oleh siapa saja yang tentunya disertai dengan dukungan bantuan terbaik yang kalian dapatkan. Tenang, kami juga menyediakan<a href=\"https:\/\/www.jetvm.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> produk VPS<\/a> yang bisa kalian gunakan sesuai kebutuhan kalian tentunya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Siapa nih di antara kalian yang ingin menguasai bahasa pemrograman JavaScript? JavaScript bisa membuat tampilan website terlihat menarik atau mengembangkan game online berbasis web yang populer. Gimana, tertarik untuk mempelajari JavaScript? Okay, tak usah berlama-lama, simak yuk Mengenal Kelebihan JavaScript, Manfaat, dan Cara Kerjanya Apa Itu Javascript? JavaScript adalah bahasa pemrograman populer yang digunakan untuk &#8230; <a title=\"Mengenal Kelebihan JavaScript, Manfaat, dan Cara Kerjanya\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/mengenal-kelebihan-javascript\/\" aria-label=\"Read more about Mengenal Kelebihan JavaScript, Manfaat, dan Cara Kerjanya\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":10675,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"generate_page_header":"","footnotes":""},"categories":[25],"tags":[3140,3137,283,3136,7,3135,3138,3139],"class_list":["post-10213","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info","tag-belajar-javascript","tag-cara-kerja-javascript","tag-domain-murah","tag-fungsi-javascript","tag-hosting-murah","tag-javascript-adalah","tag-kelebihan-javascript","tag-panduan-javascript","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10213","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10213"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10213\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10253,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10213\/revisions\/10253"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10675"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10213"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10213"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10213"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}